
Area Bahaya. Himbauan untuk para jomblo agar menepi, biar nggak kena sawan.🤪
***
Suara decapan demi decapan terdengar memenuhi kamar hotel mewah bernuansa putih. Pengantin baru yang sudah sah beberapa jam yang lalu bergumul di atas tempat tidur. Tubuh keduanya sudah polos tanpa sehelai benang. Bibir keduanya bertaut, sedangkan kedua tangan mereka bergerilya, menyentuh tubuh pasangannya, memberikan rangsangan dan juga kenikmatan.
Alessia tersentak kaget ketika menggenggam milik suaminya yang berukuran jumbo, panjang, kekar dan berurat.
"Super Big," bisik Alessia di sela ciuman mereka.
King mengulas senyum, saat mendengar ucapan polos istrinya. "Dia akan mencabik-cabikmu sampai pagi," balas King, ketika tautan bibir mereka terlepas. King menatap istrinya dengan dalam. Dia tersenyum lalu mengecup bibir manis itu sekilas.
"Aku jadi tidak sabar ingin merasakannya. Ayo, lakukan sekarang." Alessia sudah tidak takut lagi, justru kini dia malah menggoda suaminya. Alessia kembali menggenggam milik suaminya, lalu mengerakannya ke lembah sensitifnya yang sudah basah dan licin.
"Al. kau tahu jika semua ini tidak akan mudah?" tanya King menghentikan aksi istrinya.
Alessia mengangguk sebagai jawaban, "aku tidak sepolos itu, King."
King tersenyum lalu dengan penuh keyakinan, dia kembali mencium bibir istrinya dengan penuh kelembutan, lalu membuka kedua kaki istirinya lebar, selebar pinggulnya. Dia memegang senjatanya yang sudah sangat keras, kemudian mulai menghujamkannya ke lembah istrinya yang masih tersegel.
__ADS_1
"Ach!" Alessia memekik disela ciuman lembut itu. Dia merintih kesakitan saat tubuhnya seperti di belah menjadi dua.
Senjata besar dan panjang milik suaminya semakin menekan, menghujam dan sudah tertanam sempurna di dalam lembahnya. Alessia mencengkram kedua bahu suaminya yang lebar, saat rasa sakit dan perih semakin mendominan. Dia hanya bisa merintih, tanpa menolak atau pun menghentikan aksi suaminya, Karena dia tahu semua ini sudah menjadi tugas dan kewajibannya melayani King yang sudah menjadi suaminya.
"Love you," bisik King dengan suara seraknya, menatap Alessia dengan penuh cinta. Malam ini Alessia telah resmi menjadi miliknya seutuhnya. Dia adalah pria pertama untuk istrinya. Dia sangat bahagia tiada terkira.
"Me too," jawab Alessia, meringis sakit ketika suaminya mulai bergerak pelan di atas tubuhnya.
"Apa kau baik-baik saja?" tanya King, khawatir melihat istrinya yang terlihat tidak nyaman.
"I'm ok!" Alessia tersenyum lalu menarik tengkuk suaminya, agar meyakinkan King kalau dirinya baik-baik saja, dan tetap ingin melanjutkan permainan pertama mereka.
Malam ini sepertinya akan menjadi malam panjang untuk keduanya.
*
*
15 menit kemudian.
__ADS_1
"Ahh ah." Suara desaahan Alessia menggema di setiap sudut kamar tersebut. Rasa sakit yang dia rasakan kini tergantikan dengan rasa nikmat yang tidak terkira dan sulit di jelaskan dengan kata-kata.
Alessia berada di atas tubuh suaminya, bergerak naik turun. King mengerang seraya memejamkan mata, ketika rasa nikmat itu seolah memenjarakannya yang membuatnya sulit untuk keluar dari sana. King ingin merasakan kenikmatan ini lagi dan lagi, tidak ingin berhenti. Kedua tangan King meremass dua bukit kembar istrinya, kemudian dia sedikit mengangkat kepalanya, memasukkan pucuk bukit kembar itu ke dalam mulutnya secara bergantian.
King mendekap pinggang istrinya dengan erat, kemudian dia berkata, "MOVE," seraya merubah posisi bercibta, tanpa melepaskan penyatuan mereka. Kini Alessia berada di bawah kungkungan suaminya. Dia mendessah, dan melenguh ketika suaminya terus menghujamnya dengan kasar dan cepat.
King terlihat sangat sexy jika berada di atasnya. Alessia meraba dada bidang suaminya, lalu sentuhannya itu turun menyentuh perut suaminya yang sixpack seperti roti sobek.
"Kau sangat sexy, jangan berhenti King. Ini sangat nikmat," racau Alessia, penuh permohonan.
King tersenyum dan menuruti keinginan istrinya.
"Kalau begitu, jangan meminta ampun, jika aku tidak bisa berhenti!" desis King seraya mengangkat kedua kaki istrinya lalu meletakkan di kedua pundaknya. Lalu mulai bergerak maju mundur, dengan tempo cepat, membuat Alessia terus mendesaah di bawah kendalinya.
****
Panas nggak ya kira-kira.
Kalau kurang panas, bacanya sambil makan bakso mercon aja biar tambah hot jeletot🤣🤪
__ADS_1