DANCE FOR RICH MAN

DANCE FOR RICH MAN
S2 - King - Patah Hatinya Alpha


__ADS_3

"Bagaimana, King? Apa kamu setuju?" tanya Quen pada putranya yang masih asyik berbaring di atas tempat tidur.


"Apakah Mommy memaksaku?" tanya King seraya mendudukkan diri lalu membenarkan selimut yang menutupi badannya, karena dia hanya memakai boxer saja, merasa malu bila dilihat oleh ibunya sendiri.


"Ya, Mommy memaksamu, jadi apakah kamu mau menikah dengan Alessia?" jawab Quen sekaligus bertanya sekali lagi tentang perjodohan itu pada putranya.


"Aku mau menikah dengannya, tapi kalau dia juga mau menikah denganku," jawab King menatap ibunya dengan serius, tapi dalam hatinya saat ini sedang berbunga-bunga karena wanita pujaannya dijodohkan dengannya. Rasanya King ingin berteriak senang dan berguling-guling di atas lantai, tapi hal itu tidak akan dilakukan dihadapan ibunya, bisa hancur image-nya bila melakukan tindakan konyol seperti itu.


"Oke, intinya kau setuju 'kan," ucap Quen.


"Yes, Mom." jawab King tersenyum tipis.


"Good Boy! Mommy akan membicarakannya dengan daddy dan keluarga besar kita, serta keluarga besar Alessia," ucap Quen seraya beranjak berdiri dari tepian tempat tidur putranya, keluar dari kamar tersebut.


"Oke!" jawab King.


Setelah memastikan ibunya sudah keluar dari kamar, dan menutup pintu. King langsung menyibakkan selimut yang menutupi badannya, lalu loncat-loncat di atas tempat tidur seperti anak kecil yang baru saja mendapatkan mainan spesial.


"Yesss!!!" seru King masih loncat-loncat di atas tempat tidur sambil mengepalkan kedua tangannya di udara, seolah sedang selebrasi kemenangan.

__ADS_1


Tuhan itu maha adil, setelah sekian lama memendam perasaannya pada Alessia, akhirnya Tuhan memberikan jalan untuk mendapatkan Alessia.


*


*


Sementara itu, di rumah sakit. Arra baru saja selesai berbicara dengan Quen melalui sambungan telepon. Dia sangat senang mendengar kabar kalau King menerima perjodohan itu.


"Alessia, King sudah setuju, sekarang giliranmu," ucap Arra pada putrinya dengan nada lembut.


Alpha yang sedang membaca buku kuliahnya langsung menoleh, kemudian meletakkan bukunya di atas meja, karena merasa penasaran dengan topik pembicaraan ibunya yang membawa nama 'King'.


"Ada apa Mom? Kalian membicarakan apa?" tanya Alpha penasaran menatap ibunya lalu beralih menatap Alessia yang duduk di atas tempat tidur dengan kondisi kaki masih di pasang gips.


Namun berbeda dengan Arra yang penuh semangat menceritakan perjodohan tersebut pada Alpha.


"Maafkan Mommy karena baru memberitahumu," ucap Arra pada Alpha.


"Kalian menjodohkan Alessia dan King?" tanya Alpha dengan suara yang nyaris tercekat dan dada terasa sesak.

__ADS_1


"Iya, mereka sangat cocok Alpha. Bagaimana menurutmu?" tanya Arra tanpa menyadari kalau putri bungsunya tengah patah hati.


Alpha menoleh pada Alessia yang menundukkan kepala, gadis itu mengeraskan rahangnya, tatapannya kian menajam saat Alessia tidak mengatakan apa pun kepadanya.


"Aku setuju saja kalau Alessia bahagia!" jawab Alpha dengan suara pelan tapi terdengar sangat datar.


"Aku permisi, Mom. Ada tugas kuliah!" bohong Alpha seraya menyambar tasnya yang tergeletak di atas sofa, keluar dari ruang rawat tersebut dengan perasaan yang tidak karuan.


Alessia benar-benar merasa bersalah, tapi dia tidak berbuat apa pun. Rasanya ingin mengejar adiknya, tapi kondisinya tidak memungkinkan.


"Mom, apakah Alpha marah kepadaku?" tanya Alessia pada ibunya,


"Marah? Marah kenapa?" Arra balik bertanya dengan bingung dan alis kening berkerut.


"Sebenarnya Alpha menyukai King," jelas Alessia pada ibunya. "Apakah perjodohan ini bisa di batalkan?" lanjut Alessia penuh harap pada ibunya.


"Al, adikmu masih kecil, perasaan yang dia rasakan saat ini hanyalah sebatas kagum saja pada King, jadi jangan terlalu dipikirkan," ucap Arra yang beranggapan kalau Alpha sedang dalam fase merasakan cinta monyet yang mula ceritanya hanya didasarkan pada kekaguman serta obsesi semata.


"Sekarang kamu fokus saja pada kesehatanmu, agar cepat sembuh dan segera menikah dengan King! Mommy tidak menerima bantahan darimu!" lanjut Arra dengan tegas.

__ADS_1


***


Komentar, like dan vote-nya😘


__ADS_2