DANCE FOR RICH MAN

DANCE FOR RICH MAN
S2. King - Mau Lagi?


__ADS_3

Kai mencium bibir Alpha dengan penuh gairah, kemudian salah satu tangannya meremas dua gunung kembar itu secara bergantian.


"Ahhh." Alpha mendesaah ketika sebuah rasa aneh menguasai tubuhnya. Rasa nikmat yang sulit untuk di jelaskan.


Kai mencium dan mencumbu Alpha dengan buas. Salah satu tangannya itu merambat turun ke bawah perut Alpha lalu menyusup masuk ke dalam underware yang dikenakan oleh Alpha. Jari-jari tangannya bergerak dan bermain di lembah milik Alpha yang sudah terasa basah.


"Kau sudah basah," bisik Kai yang sudah di selimuti dengan gairah yang membara. Kai bergerak cepat, melepaskan semua kain yang menempel di tubuh keduanya. Dan selanjutnya penyatuan terjadi pada malam hari itu. Suara rintihan sakit dan nikmat beradu menjadi satu di dalam kamar mewah tersebut.


*


*


Pagi harinya, di kamar pengantin baru. King menerima telepon dari asisten pribadinya sambil menoleh pada istrinya yang masih terlelap di atas tempat tidur. Bibirnya mengulas senyum bahagia ketika mengingat percintaan panas mereka yang berlangsung semalam suntuk. King mengapit ponselnya di telinga kiri dengan pundaknya, sementara dia memakai boxer-nya.


"Kau mengganggu waktuku!" desis King pada asistennya di ujung telepon sana.

__ADS_1


"Sorry, Tuan. Ini Urgent," ucap asistennya terdengar panik dan cemas.


"Apa? Jangan berbelit!" Suara tegas dan dingin itu terdengar sangat menakutkan, bagi siapa pun yang mendengarnya, termasuk asistennya yang berada di seberang sana.


"Begini, Tuan, terjadi ..." ucapannya terjeda ketika mendengar King memotongnya.


"Masalah perusahaan untuk sementara waktu, aku serahkan pada Daddy-ku. Jangan menggangguku sampai baats waktu yang belum di tentukan!" tegas King tanpa mau di bantah, lalu segera mematikan ponselnya dan meletakkannya di atas meja. Dia bergegas naik ke atas ranjang ketika melihat istrinya menggeliat dan mencari keberadaannya.


"I'm here," bisik King, seraya memeluk istrinya dengan erat, lalu mencium bibit Alessia dengan mesra.


Alessia tersenyum sambil mengelus dada bidang suaminya. "Aku pikir kau pergi meninggalkan aku," ucap Alessia pelan, lalu kembali memejamkan mata, merasakan kehangatan dalam dekapan suami tampannya yang super hot. Alessia jadi tersipu malu ketika mengingat percintaan panas mereka.


"King, jangan membuatku tergila-gila padamu!" kesal Alessia ketika suaminya ini meraba perutnya seraya mencium bibirnya dengan penuh kelembutan.


"Sudah seharusnya begitu 'kan," jawab King penuh percaya diri, menatap wajah cantik istrinya yang selalu membuatnya tergila-gila. "Kau masih lelah?" tanya King seraya membelai gundukan sabun giv kesukaannya.

__ADS_1


"Sedikit, apakah kau mau lagi?" tanya Alessia.


"Iya, tapi ..."


"Tidak apa-apa, ayo lakukan!" Alessia dengan sigap menyibakkan selimut tebal yang menutupi tubuhnya yang di penuhi dengan jejak kepemilikan dari suaminya.


"Wah! Kau menantangku rupanya! Dan lihat ini, aku sangat pandai membuatnya, bukan," ucap King seraya menyentuh tanda merah yang bertebaran di gunung kembar istrinya.


"Ck! Mau lagi atau tidak? Kalau tidak, aku mau tidur lagi!" ucap Alessia kesal, sekaligus menahan malu karena sikap konyol suaminya.


Bruk!


Tanpa basa-basi lagi, King langsung menggagahi tubuh istrinya dan mulai penyatuan di pagi hari yang indah itu.


"I love you" bisik Alessia sambil merasakan hentakan demi hentakan yang di berikan oleh suaminya.

__ADS_1


***


Like komentar dan vote, serta tonton iklan jika mau memberikan gift buat emak otor 😘


__ADS_2