
“Kau dari mana saja, King? Kenapa baru pulang?!”
King baru memasuki rumah tapi sudah di sambut dengan pertanyaan dari ibunya yang berdiri di dekat pintu rumah.
Quen tampak marah pada putranya yang semalaman tidak pulang. Sebagai seorang ibu tentu saja dia sangat mencemaskan putra sulungnya itu.
“Aku dari rumah sakit, Mom,” jawab King jujur.
“Rumah sakit? Siapa yang sakit? Atau kau yang sakit?” Quen melontarkan berbagai pertanyaan, seraya menelisik badan putranya dengan teliti, takut kalau putranya terluka.
“Bukan aku, tapi Alessia.” King menjawab sembari menguap lebar, bertanda kalau dia sangat mengantuk, karena kurang tidur. Sepertinya hati ini dia akan libur bekerja.
“Alessia?” beo Quen menatap putranya serius, seolah meminta penjelasan.
“Alessia habis mengalami kecelakaan tunggal,” jelas King pada ibunya yang tampak terkejut bukab kepalang.
“Kenapa kau baru mengatakannya kepada Mommy? Lalu bagaimana keadaannya sekarang? Dan di rumah sakit mana dia di rawat. Arra dan Carlos saat ini pasti sangat sedih.” Lagi-Lagi Quen melontarkan banyak pertanyaan membuat King bingung menjawabnya.
“Alessia ada di rumah sakit X, Mommy jenguk saja dia biar tahu keadaannya,” jawab King lalu melanjutkan langkahnya menuju kamarnya yang di lantai atas. “Mom, hari ini aku libur kerja, aku ingin beristirahat, jadi jangan menggangguku sampai sore nanti!” ucap King yang sudah berada di tengah tangga pada ibunya yang masih berdiri di dekat pintu rumah.
__ADS_1
“Libur? Selelah apa pun, biasanya kau tidak pernah mengambil libur. What's wrong with you!” sahut Quen menatap putranya cemas.
Bagaimana tidak cemas, kalau putranya yang seorang workaholic tiba-tiba ingin libur kerja.
“Aku hanya lelah itu saja, dan kurang tidur,” jawab King lalu kembali melangkahkan kedua kakinya menaiki tangga tersebut.
Quen sedikit lega, setelah mendengar jawaban putranya, kemudian dia berjalan menuju kamar untuk menemui suaminya yang sedang bersiap bekerja.
“Mike.” Panggil Quen ketika membuka pintu kamar. Dia melihat suaminya sedang memasang dasi.
“Ada apa, Darling? Kau ingin lagi?” tanya Mike menoleh pada istrinya yang berjalan kearahnya. Tatapannya begitu mesum saat Quen sudah berada di hadapannya.
“Aww!” Mike memekik, pura-pura sakit, padahal pukulan dari istrinya tidak terasa sama sekali.
“Kita harus ke rumah sakit sekarang, Mike,” ucap Quen seraya merapikan dasi suaminya yang terlihat miring.
Mike mendongakkan kepala seraya memeluk pinggang ramping istrinya dengan mesra.
“Ke rumah sakit? Apakah kau ingin program hamil?” tanya Mike menggoda istrinya yang setiap malam terus minta jatah enak-enak.
__ADS_1
“MIke! Aku belum selesai bicara!” kesal Quen seraya berdecak, karena suaminya sejak tadi terus saja menggodanya.
“Oke, lanjutkan bicaramu. Aku akan menjadi peendengar yang baik,” jawab Mike seraya mengecup bibir istrinya sekilas saat Quen sudah selesai merapikan dasinya.
“Alessia mengalami kecelakaan, dan sekarang dia di rumah sakit X,” jelas Quen pada suaminya.
“Kenapa kau tidak bilang sejak tadi?! Dan Carlos juga tidak mengabariku. Mereka benar-benar keterlaluan!” Mike terlihat terkejut dan juga sedikit kesal, kemudian dia menggandeng tangan istrinya keluar dari kamar tersebut.
Sementara itu King yang berada di dalam kamar malah tidak bisa tidur. Dia terus memikirkan sesuatu yang membuat otaknya tidak bisa berpaling.
Hayoo, mikirin apa King? Jangan nakal deh ...
“Arghh! Sial!” umpat King seraya mendudukkan diri di atas ranjang mewahnya. Di dalam kamar tersebut dirinya hanya memakai boxer saja, memperlihatkan tubuhnya yang sangat sexy dan berotot, membuat wanita manapun akan terpesona padanya.
Visual King lagi duduk di atas ranjang.
Stttt 🤫 jangan ngiler🤣🤣🤣
__ADS_1