DANCE FOR RICH MAN

DANCE FOR RICH MAN
Berakhir bahagia


__ADS_3

Cecilia baru teringat kalau wanita cantik yang ada di hadapannya ini adalah wanita di rumah sakit itu. Quen ... ya, wanita itu adalah Quen. Dia juga pernah mencari tahu tentang wanita tersebut akan tetapi tidak berhasil, dan akhirnya dia memilih melupakan dan menyerah, maka dari itu dia menjadi sedikit lupa dengan Quen.


"Quen," ucap Cecilia.


Quen tersenyum dan mengangguk, lalu meraih salah satu tangan Cecilia dengan lembut. "Aunty apa kabar?" Quen mengulangi pertanyaannya.


"Baik, aku sangat baik. Hanya saja sedikit bingung, kenapa kamu ada di sini? Di rumah putraku?" tanya Cecilia dengan raut wajah terkejut dan penuh tanda tanya.


"Ayo masuk. Aunty akan menemukan jawabannya." Quen menuntun Cecilia masuk ke dalam rumah, tidak lupa dia juga mempersilahkan Josep masuk ke dalam rumahnya.


Cecilia menoleh ke belakang, kedua matanya melotot lebar saat baru mengetahui kalau Josep sejak tadi telah mengikutinya.


Di dalam rumah tersebut ramai suara anak-anak Carlos yang sedang berebut mainan sambil kejar-kejaran mengitari ruang tamu dan ruang tengah. Di susul dengan tangisan Baby King dan Baby Alpha yang sepertinya sedang haus dan lapar.

__ADS_1


Cecilia terpaku saat melihat pemandangan tersebut. Apalagi saat melihat putranya menggedong bayi mungil yang sangat menggemaskan. Putranya itu juga terlihat sangat bahagia, membuat hati Cecilia saat itu bagai di hantam batu besar, terasa sesak saat sebuah rasa penyesalan menyeruak naik ke permukaan. Ya, sebuah penyesalan yang sangat besar saat ini dia rasakan karena selama ini dia menjadi ibu yang egois dan jahat kepada putranya sendiri.


Melihat kebahagiaan putranya, hati Cecilia tersentuh bahkan dia sampai meneteskan air mata.


Semua orang dewasa di ruangan tersebut pun terdiam saat melihat kehadiran Cecilia. Mereka menatap waspada, takut kalau Cecilia membuat ulah. Begitu pula dengan Mike sendiri yang langsung mendekap putranya dengan sangat erat.


"Ah, maaf, karena aku sudah mengganggu waktu kalian," ucap Cecilia saat menyadari kalau semua orang di sana menghindarinya.


"Tentu saja tidak. Ayo, apakah Anda tidak ingin melihat cucumu yang sangat tampan?" Quen tersenyum dan terus menggandeng tangan Cecilia dengan erat, menghampiri suaminya yang menggendong Baby King.


"Tapi, Sayang ..." Mike tampak ragu, akan tetapi saat melihat istrinya meyakinkan dirinya, ia langsung memindahkan Baby King ke gendongan istrinya.


"Tunggu dulu! Jadi kalian ..." Cecilia sangat terkejut mendengar Mike dan Quen saling memanggil dengan sebutan 'sayang', emudian ia menatap kedua orang itu secara bergantian, seolah menuntut penjelasan.

__ADS_1


"Quen istriku, Mom. Dan yang kecil ini adalah cucu Mommy," jawab Mike menatap ibunya dengan lekat.


"Oh My God." Cecilia sangat senang dan juga sangat terharu sampai membekap mulutnya dengan kedua tangannya, kemudian ia menatap Quen dengan tatapan yang sulit diartikan.  "Kenapa baru mengatakan kalau Mike adalah suamimu, Quen? Mommy merasa berdosa karena pernah ingin memisahkan kalian," lirih Cecilia penuh penyesalan.


"Maaf, saat itu aku juga tidak tahu kalau Anda adalah ibu mertuaku," jelas Quen lalu memberikan Baby King ke gendongan Cecilia.


"Panggil Mommy, Quen, karena aku ibu mertuamu. Dan ini .... cucuku ini sangat tampan persis seperti Mike kecil." Cecilia menatap Quen lalu beralih menatap cucunya yang sangat tampan.


Mike tersenyum sembari merengkuh pundak istrinya dengan mesra. Sedangkan Quen sangat senang lalu menyadarkan kepalanya di pundak suaminya, sembari menatap Cecilia yang terlihat sangat bahagia menggendong Baby King.


Semua orang di sana merasa lega dan senang karena kisah ini berakhir bahagia.


🍃TAMAT🍃

__ADS_1


Jangan sedih dulu, karena masih ada extra part-nya. He he he he.


__ADS_2