DANCE FOR RICH MAN

DANCE FOR RICH MAN
Aroma yang berbeda


__ADS_3

Mike menatap tajam Quen yang duduk di hadapannya, tepat di atas ranjang.


Pria tersebut mengusap lengannya yang terasa sakit karena digigit oleh istrinya sendiri, bekas gigitan Quen pun meninggalkan luka memar di lengannya.


“Kenapa menatapku seperti itu?!” protes Quen tidak mau di salahkan.


“Masih tanya kenapa? Gunakan otakmu untuk berpikir!” kesal Mike pada istrinya yang melotot kepadanya.


“Kau yang harus menggunakan otakmu untuk berpikir! Dasar menyebalkan, berhari-hari tanpa kabar, dan sudah membuatku cemas setengah mati!” Quen meluapkan kekesalan dan juga rasa rindunya dengan cara marah-marah kepada suaminya.


Bukannya marah atau membalas saat di marahi istrinya, Mike justru terkekeh pelan ketika melihat Quen kesal kepadanya. Wanita hamil itu sangat menggemaskan jika sedang marah.


“Kenapa kamu tertawa? Ada yang lucu?!” Omel Quen lagi sambil berkacak pinggang menatap sebal suaminya.


“He-em, kau sangat lucu,” jawab Mike seraya merentangkan kedua tangannya, berharap di peluk oleh istrinya. “Kau tidak merindukan aku?” tanya Mike.


“Tidak sama sekali! Turunkan tanganmu, lagi pula siapa yang ingin memelukmu!” ketus Quen seraya mencebik, padahal dalam hati ia sangat ingin menubruk dada bidang itu, dan memeluk suaminya dengan erat, tapi rasa gengsi di hatinya membuatnya enggan untuk melakukannya.

__ADS_1


“Yakin?”


“Baiklah kalau kau memaksa!” Quen langsung memeluk suaminya dengan sangat erat, seraya mengirup aroma tubuh suaminya yang sangat dia rindukan. Sebuah kenyamanan dan bahagia yang di rasakan oleh Quen saat berada di dekapan suaminya.


Mike tersenyum, ia memeluk istrinya tidak kalah erat, seraya mengecup kening istrinya dengan penuh kerinduan.


Quen memicingkan kedua matanya, lalu mengendus aroma tubuh suaminya yang terasa berbeda.


“Tunggu dulu!” Quen melepas pelukan itu dengan paksa, lalu mengendus tubuh suaminya lagi seperti seekor kucing yang sedang mencium bau ikan asin.


“Ada apa?” tanya Mike heran, seraya mengerutkan keningnya ketika melihat tingkah istrinya yang aneh.


“A-apa? Itu tidak mungkin,” jawab Mike gugup lalu terkekeh pelan.


Sial, kenapa dia menjadi takut begini kepada istrinya?


Kenapa Quen mempunyai indra penciuman yang sangat kuat? Dia seolah seperti suami yang kepergok selingkuh oleh istrinya.

__ADS_1


“Oh, benarkah?!” Quen memicingkan kedua matanya ke arah suaminya yang terlihat berbohong kepadanya.


Mike menghela nafas panjang lalu menjelaskan semua kejadian yang ia alami saat di rumah orang tuanya kepada istrinya tanpa ada yang terlewat sama sekali. Penjelasan berlanjut membahas Clarie yang menolongnya keluar dari rumah orang tuanya.


Quen merasa sedih saat mendengar penjelasan suaminya yang begitu tersiksa bersama ibunya. Tapi, emosinya kembali naik saat Mike menjelaskan kalau Clarie sempat memeluk suaminya itu tanpa persetujuan dari Mike sendiri.


“Cih! Aku rasa wanita yang bernama Clarie itu menyukaimu, tidak mungkin dia memelukmu begitu saja! Alasan clasic! Jika bertemu dengannya aku akan memenggal kepalanya, karena sudah berani menyentuh milikku!” geram Quen seraya mengepalkan kedua tangannya dengan erat.


GLEK!


Mike menelan ludahnya dengan kasar seraya memegang lehernya, sambil menatap istrinya yang terlihat sangat mengerikan.


“Kenapa dia menjadi mengerikan seperti ini?” ucap Mike namun hanya di dalam hati.


*


*

__ADS_1


Ciee ... yang berharap ada adegan anu-anu ternyata zonk, wk wk wk wk wk😜


Jangan lupa like, komentar dan kopinya.


__ADS_2