
King Alexandro Brown adalah pria Arogan dan sangat sombong. Diusianya yang baru 25 tahun dia sudah di percaya memegang perusahaan BROWN CORP--perusahaan penghasil coklat terbesar di dunia. Selain itu, King juga sulit disentuh oleh wanita. Sikapnya sangat persis seperti Daddy-nya saat muda dulu. Diusianya yang ke 25 tahun dia belum pernah merasakan pacaran. Padahal banyak wanita yang mengejar dan tergila-gila kepadanya, akan tetapi King tidak pernah memedulikan mereka.
Tapi, ada satu gadis yang mencuri perhatiannya selama ini yaitu Alessia, seorang wanita cantik, lemah lembut dan dewasa. Namun, sayangnya wanita tersebut sudah bertunangan dengan pria lain. Rasa suka King langsung layu sebelum berkembang, dan dia harus memendam perasaannya itu sedalam mungkin.
"King!!!"
"King!!!!" teriak ibunya dari ambang pintu kamar. Membangunkan putranya yang masih terlelap di atas ranjang dengan posisi tengkurap.
"Shut up, Mom!" King mengambil bantal untuk menutupi kedua telinganya. Suara teriakan ibunya mengganggu tidur nyenyaknya di hari minggu pagi itu.
"Oh My God! Kau berani mengumpati ibumu sendiri! Dasar anak nakall!" amuk Quen lalu bergerak mendekati putranya. Satu cubitan keras mendarat di bo*kong King.
"Oh, shiit!!" umpat King seraya mengelus bokongnya lalu mendudukkan diri, menatap ibunya dengan sebal.
"Apa?!!" teriak Quen sambil berkacak pinggang, melotong horor.
__ADS_1
"Nothing," balas King mengalah, karena melawan ras terkuat di bumi itu dia tidak akan menang.
"Bangun, dan segera mandi, setelah itu antarkan adikmu ke rumah Aunty Arra!" titah Quen sambil menghela nafas kasar.
Mendengar perintah ibunya, kedua matanya yang masih mengantuk langsung terbuka lebar. Dia langsung loncat dari tempat tidur, dan menuju kamar mandi. Dia akan rumah Aunty Arra, itu tandanya dia akan bertemu dengan Alessia--wanita yang selama ini dia sukai.
"Oh, ya ampun!" Quen geleng-geleng kepala saat melihat tingkah putranya, kemudian ia membereskan ranjang putranya yang terlihat berantakan.
*
*
Visual King ya 😍
__ADS_1
"Kamu pakai parfum satu liter ya?!" celetuk Adiknya yang bernama Kaisar.
Kaisar adalah pemuda berusia 22 tahun, dan masih kuliah di Universitas ternama di Kota New York. Sifatnya sangat baik, ramah, dan humoris. Sifatnya sangat berbanding terbalik dengan sifat King yang sangat dingin dan arogan.
Kaisar masih mengendus di sekitar badan King. Dia mencium aroma parfum yang sangat menusuk hidung.
"Menjauh dariku!!!!" King mendorong kepala adiknya dengan jari telunjuknya. Dia seolah jijik, langsung mengusapkan ujung jarinya itu di pundak Kaisar.
Kaisar mengerucutkan bibirnya kesal, melihat sikap King yang selalu seperti itu kepadanya.
"Cepatlah lulus kuliah, agar kau tidak menyusahkan aku lagi!" geram King, seraya berjalan mendahului adiknya menuju halaman rumah, di mana mobilnya sudah terparkir di sana.
Kaisar pernah mengalami kecelakaan mobil saat usianya masih 18 tahun. Dan semenjak saat itulah Kaisar tidak pernah di izinkan membawa mobil sendiri, dan kemana pun dia pergi harus di antarkan oleh kedua orang tuanya dan King.
"Baik ... baik, aku akan meminta Daddy dan Mommy untuk mencarikanku sopir pribadi!" kesal Kaisar sambil mengikuti King dari belakang.
__ADS_1