DANCE FOR RICH MAN

DANCE FOR RICH MAN
Tangis Cecilia


__ADS_3

Cecilia sangat murka ketika mengetahui kalau putranya tidak kembali ke rumah, Dan yang ia salahkan adalah Clarie yang telah membantu Mike melarikan diri.


“Kenapa aku yang di salahkan? Aku di sini juga hampir menjadi korban keegoisan, Aunty!” Clarie tidak taku sama sekali pada wanita iblis yang baru saja membentaknya itu,


“Clarie!” bentak ayahnya, agar sadar diri dan tidak melawan Cecilia.


“Apa? Kenapa kalian menjadi takut kepada wanita seperti dia!” Clarie marah sambil menunjuk Cecilia penuh emosi.


“Asalkah Daddy dan Mommy tahu jika Mike sudah menikah dan istrinya saat ini sedang mengandung. Ibu macam apa dia ini karena sudah tega berbuat jahat kepada anaknya sendiri!” geram Clarie melampiaskan emosinya, lalu segera meninggalkan rumah mewah tersebut dan diikuti oleh ibunya.


Cecilia terdiam sesaat, ketika mendengar ucapan Clarie tentang Mike.

__ADS_1


“Maaf, Nyonya, saya rasa perjodohan ini tidak perlu dilanjutkan atau dipaksakan. Anda sama saja menginjak harga diri kami karena ingin menjodohkan Mike yang sudah beristri dengan putri kami!” Ayah Clarie langsung pergi dari hadapan Cecilia setelah mengatakan hal itu semua.


Jika dia tahu kalau Mike sudah mempunyai istri, ia tidak akan menyetujui perjodohan itu.


Cecilia mendadak pusing ketika mendengar kenyataan ini, bahwa istri Mike sedang hamil. Rasanya dunianya ingin runtuh seketika.


“Nyonya, Anda baik-baik saja?” tanya Josep sang kepala pelayan kepada Cecilia yang tertunduk sambil memegangi kepala.


“Apakah menurutmu, aku adalah wanita yang jahat?” Cecilia balik bertanya tanpa menjawab pertanyaan Josep.


Cecilia yang mendengar pertanyaan Josep pun menjadi sangat kesal dan langsung melemparkan bantal sofa kepada pria berkulit putih itu.

__ADS_1


“Jujur! Katakan dengan jujur!” teriak Cecilia penuh emosi.


Josep berdehem pelan sebelum bersuara, ia harus menyiapkan mental kuat jika berkata jujur kepada Cecilia, karena sudah pasti wanita itu akan sangat murka jika mendengar kejujurannya yang merupakan sebuah kenyataan yang tidak bisa dibantah atau diganggu gugat.


“Anda selama ini bersikap layaknya seorang wanita iblis yang baru keluar dari neraka, dan selalu menyiksa putra Anda secara mental. Saya membenarkan Tuan Mike yang kabur dari rumah, karena jika saya berada di posisinya akan melakukan hal yang sama. Anda bukan jahat lagi, Nyonya, akan tetapi sangat kejam dan tak berperasaan! Terlebih lagi, suami Anda juga tidak mau tinggal serumah dengan Anda meski kalian sudah rujuk kembali, karena Tuan Besar tidak tahan dengan sikap Anda yang sangat ambisi seperti iblis!” ucap Josep jujur, dan panjang kali lebar. Ia segera memundurkan langkahnya, mengambil ancang-ancang, takutnya Cecilia menyerangnya, akan tetapi dugaannya salah, wanita itu justru memberikan respon di luar pikirannya.


Apakah wanita itu sedang kerasukan Jin? Pikir Josep.


“Kamu boleh pergi, terima kasih sudah berkata jujur.” Cecilia berkata dengan nada lirih, seraya mengibaskan salah satu tangannya, mengusir Josep dari hadapannya.


Josep segera membungkukkan setengah badannya, lalu pamit undur diri sebelum wanita itu berubah pikiran.

__ADS_1


“Sepertinya akan ada badai,” gumam Josep sambil terus berjalan menjauhi ruang keluarga, akan tetapi langkahnya terhenti saat mendengar Cecilia menangis kencang dan histeris.


Josep menghela nafas panjang, lalu segera memasang headset di kedua telinganya, mendengarkan musik lebih baik, dari pada harus mendengar suara tangis Cecilia yang begitu memekakkan telinganya.


__ADS_2