DANCE FOR RICH MAN

DANCE FOR RICH MAN
Posesif-nya Quen


__ADS_3

KROMPYANG!


Carlos dan Arra yang sedang bercinta di ruang keluarga sangat terkejut mendengar suara benda jatuh dari arah dapur. Sontak saja mereka berdua dengan terpaksa melepaskan penyatuan, dan segera memakai pakaian, takut kalau ada yang melihat aksi mereka. Kemudian pasangan suami istri itu berjalan menuju dapur, dan melihat sesuatu yang terjadi, kedua mata mereka melotot lebar saat melihat Mike berada di sana.


"Mike!" seru Carlos sangat kesal kepada pria tersebut.


Mike yang sedang asik membuat telur ceplok menoleh dan tersenyum ke arah pasangan suami istrinya yang terlihat kesal.


"Hai, aku sedang membuat makan malam." Mike tersenyum semakin lebar seraya memperlihatkan teflon yang dipegangnya.


"Jadi kau yang menjatuhkan benda tadi?" tuduh Carlos.


"Apa? Aku hanya tidak sengaja menjatuhkannya." Mike menjawab dengan santainya. "Ada masalah? Kenapa wajah kalian terlihat memerah seperti itu, apakah kalian habis melakukan sesuatu?" Mike bertanya sambil menahan tawa.


Sungguh pria itu usil sekali.


"Daddy, ayo kita tidur saja." Arra langsung menarik tangan suaminya agar segera keluar dari area dapur menuju kamar mereka, wajah Arra kian memerah.


Carlos berjalan mundur mengikuti istrinya, seraya menunjuk kedua matanya dengan jari tangannya, lalu beralih menunjuk Mike sambil menatap tajam, seraya berkata, "awas, aku juga akan mengawasimu!"

__ADS_1


MIke menaikkan kedua bahunya bersamaan, ia tidak takut dengan ancaman Carlos, justru sebaliknya, dia merasa geli sendiri. Membuat makan malam sudah selesai, Mike segera kembali ke kamar sambil membawa dua piring makan malam yang akan di santap bersama istrinya.


*


*


Pagi harinya.


Quen dan Mike sudah bersiap dengan pakaian rapi. Pagi itu mereka akan pergi ke rumah sakit untuk periksa kandungan.


"Kenapa kamu terlihat tampan sekali?" Quen menatap suaminya dengan sewot.



Gimana Quen nggak posesif kalau suaminya kayak gini, hot jeletot level 50. 🤣


"Pakai ini!" Quen menyerahkan dua benda tersebut.


"Quen, kenapa aku harus memakai dua benda ini?" Mike protes.

__ADS_1


"Banyak tanya! Cepat pakai!" Quen tak sabaran dan kesal.


Mike menghela nafas kasar, dengan terpaksa memakai dua benda tersebut. "Sudah!"


Quen menatap suaminya sambil berdecap kesal, Mike sudah memakai masker dan kaca mata hitam, tapi kenapa suaminya itu semakin terlihat sangat tampan.


"Sebenarnya ibumu dulu mengidam apa sih? Kenapa bisa melahirkan anak setampan ini?" Quen menjadi gemas sendiri pada suaminya, kemudian ia berjalan menuju ruang ganti mencari topi untuk suaminya, dan dia mendapatkannya, lalu kembali ke kamar, menyerahkan topi tersebut kepada suaminya.


"Sayang, sebenarnya kau ini kenapa?" Mike heran dengan sikap istrinya pagi itu.


"Pakai saja topi itu, dan jangan sampai melepaskannya, begitu pula dengan masker dan kaca mata itu!" Quen memberikan ultimatum kepada suaminya.


"Memangnya kenapa?" Mike menuntut penjelasan.


"Karena aku tidak ingin orang lain melihat wajah tampanmu itu! Aku tidak rela jika harus berbagi dengan mereka, kamu hanya milikku! You're Mine Forever!" jawab Quen, terdengar sangat posesif, tapi Mike suka.


Mike tersenyum lalu menarik pinggang ramping istrinya, merapat ke tubuhnya, kemudian ia menurunkan masker dan mencium bibir istrinya dengan sangat rakus. Quen mengalungkan kedua tangannya ke leher kokoh itu, ia memejamkan kedua mata, membalas ciuman suaminya tak kalah rakus.


****

__ADS_1


Pagi hari yang manis, jangan lupa berikan Like dan komentarnya, bestie.


__ADS_2