DANCE FOR RICH MAN

DANCE FOR RICH MAN
Malangnya Nasib Mike


__ADS_3

Setelah pertemuannya dengan Quen beberapa hari yang lalu, Cecilia memerintahkan anak buahnya untuk mencari tahu tentang Quen. Entah kenapa dia begitu penasaran dengan wanita itu.


"Bagaimana? Kalian sudah bisa mendapatkan informasi tentang wanita itu?" tanya Cecilia kepada salah satu anak buahnya yang ingin memberikan laporan kepadanya.


"Maaf, Nyonya, kami sudah berusaha keras untuk mencari wanita yang Anda maksud akan tetapi kami tidak berhasil. Bahkan hacker handal kami pun kesulitan untuk mencari identitas Quen Smith, sepertinya wanita itu bukan orang sembarangan," jelas pria berjas hitam dan berjambang lebat itu.


Cecilia mengetatkan rahangnya, seraya menatap anak buahnya itu tajam. "Bukan ini yang mau aku dengar!!! Dasar bodoh!"


"Maaf."


"Maaf? Aku membayar kalian mahal tapi hasil kerja kalian sangat mengecewakan!" geram Cecilia, kedua matanya masih menatap tajam.


"Beri kami kesempatan lagi, kami berjanji tidak akan gagal lagi," pinta pria tersebut dengan penuh permohonan.


"Aku beri waktu kalian 2 hari! Jika kalian tidak berhasil, maka kalian tahu 'kan konsekuensinya seperti apa!" Cecilia memberikan ultimatum kepada anak buahnya itu. "Sana pergi!" usir Cecilia seraya mengibaskan salah satu tangannya dengan gaya angkuh.

__ADS_1


*


*


*


Ruang Keluarga di rumah Carlos.


"Kau yakin ingin pindah dari sini?" tanya Arra lalu menggelendot ke lengan kekar Mike. Rasanya dia tidak rela jika Mike yang sudah ia anggap sebagai kakaknya sendiri akan pergi dari rumahnya. Hatinya sangat sedih.


"Iya," jawab Mike dengan datar. Mike sebenarnya sudah punya rumah sendiri yang tidak kalah mewah dengan rumah Arra dan Carlos. Akan tetapi karena dulu dia sendirian menempati rumahnya, jadi akhirnya ia memutuskan untuk tinggal bersama pasangan suami istri itu.


"Mau bagaimana lagi karena tidak selamanya aku akan tinggal di sini bersama kalian, aku sudah mempunyai istri dan sebentar lagi kami juga akan punya baby," jelas Mike seraya mengelus perut istrinya yang masih rata.


Quen tersenyum dan mengangguk, lalu menggenggam tangan suaminya dengan sangat erat.

__ADS_1


"Dasar bucin!" balas Carlos seraya mencebik.


"Hei! Aku tidak bucin!" sanggah Mike namun dia langsung terdiam saat merasakan aura mencekam disekitarnya. Ia juga merasakan kalau ada tatapan mengerikan yang juga tengah menatapnya. Mike mencoba menoleh ke sisi kanan, dan betapa terkejutnya dia saat melihat istrinya sudah seperti singa betina yang siap menerkam mangsa.


Arra langsung beranjak dari sisi Mike, lalu berpindah ke sofa seberang di mana suaminya duduk di sana. Ia dan Carlos terkekeh geli saat melihat Quen marah kepada Mike.


Mike mengerjapkan kedua matanya lalu menyentuh salah satu pundak Quen dengan lembut, tapi sayangnya istrinya itu langsung menepisnya.


"Jangan menyentuhku!" kesal Quen seraya beranjak dari duduknya, berjalan menuju kamar. "Dan jangan tidur di kamar malam ini!" seru Quen saat sampai di depan pintu kamar.


Mike tercengang mendengarnya, tapi kedua matanya menatap ke arah tangannya yang baru saja di tepis oleh Quen.


Oh My God! Rasanya dunia Mike akan runtuh!


"Akhirnya kau akan merasakan tidur di luar, ha ha ha ha." Carlos tertawa puas, bahkan pria itu sampai mengeluarkan air mata, tidak pernah dia tertawa seperti ini. Ternyata mengerjai Mike lebih seru dari pada nonton stand-up comedy. Begitu pula dengan Arra ikut menertawakan Mike, rasa sedihnya mendadak sirna saat melihat drama rumah tangga asisten suaminya itu.

__ADS_1


"Sialan!" umpat Mike pada Carlos, lalu segera mengikuti istrinya, tapi sayangnya pintu kamarnya di kunci dari dalam, membuatnya tidak bisa masuk.


"Sayang ... Quen ..." Mike mengetuk pintu berulang kali akan tetapi Quen tidak kunjung membukanya.


__ADS_2