
Senyuman di bibir King sejak tadi tidak pudar. Dia seolah mendapatkan jackpot besar hari ini. Bahkan pria tampan yang gagah dan penuh dengan pesona itu saat ini sedang bersenandung, mematut diri cermin kamarnya seraya menyisir rambutnya sampai klimis.
"Perfect," gumam King, merasa puas melihat ketampanannya bak dewa yunani yang tidak pernah pudar. Tidak lupa dia menyemprotkan parfum di sekitar leher dan tubuhnya untuk menunjang kesempurnaannya.
Setelah selesai bersiap, King menyambar ponsel, dompet dan kunci mobilnya yang tergeletak di atas nakas, kemudian dia keluar dari kamarnya sambil bersenandung berjalan menuju tangga.
Girls Like You By Maroon 5 adalah lagu yang sedang disenandungkan oleh King dengan penuh kebahagiaan. Lagu tersebut seolah mewakili perasaannya saat ini.
🎶
   🎶
Spent 24 hours
Telah kuhabiskan 24 jam
I need more hours with you
Aku butuh lebih banyak waktu bersamamu
You spent the weekend
Kamu habiskan akhir pekanmu
__ADS_1
Getting even, ooh ooh
Untuk menggantinya
We spent the late nights
Kita habiskan larut malam
Making things right, between us
Untuk memperbaiki semua ini, di antara kita
But now it's all good baby
Quen yang sedang duduk di atas pangkuan suaminya di ruang tengah, sontak menoleh kearah tangga, ketika mendengar suara putranya bernyanyi dengan suara fals-nya.
"Lihat putra kita, terlihat bahagia sekali," bisik Quen di dekat telinga Mike.
"Biarkan saja, Honey. Hari ini fokusmu hanya untukku," jawab Mike seraya mengalihkan wajah cantik istrinya yang berpaling menatap King.
"Sayang, kenapa hari ini kau manja sekali sih?" omel Quen pada suaminya yang sejak tadi terus seperti anak ayam yang terus menempelinya. Bahkan dirinya ingin beranjak dari pengkuan suaminya pun tidak diperbolehkan sama sekali.
"Aku manja? Benarkah?" Mike tidak mau mengakuinya, seperti biasa pria tampan yang sudah tidak muda lagi itu selalu terlihat datar dan dingin pada siapa pun, termasuk istrinya sendiri. Mike hanya akan bersikap manis dan romantis kalau di atas ranjang saja. Dan sepertinya sikap Mike menurun pada King.
__ADS_1
Obrolan mereka terhenti saat King mendekat ke arah mereka berdua.
"Kenapa Mommy seperti anak katak?" tanya King menatap ibunya yang duduk di atas pangkuan ayahnya dan saling berhadapan.
"Dasar berandal! Berani sekali kau berkata seperti itu pada Mommy-mu!" omel Mike pada putranya karena tidak terima istrinya di katai seperti anak katak.
"Kau menghujat Mommy?!" kesal Quen pada putra sulungnya itu.
"Terserah apa kata kalian. Aku sengaja mengganggu kalian bermesraan karena mau pamit ke rumah sakit," jawab King datar, lalu segera pergi dari sana, tapi baru beberapa langkah dia langsung menghentikan langkahnya, dan balik badan, seraya menatap kedua orang tuanya yang akan berciuman.
"Mom ... Dad ... jangan bilang kalau kalian ingin mempunyai bayi lagi?!" King menatap tajam dan penuh waspada.
Mike menggeram kesal, karena kemesraannya dengan sang istri diganggu oleh putranya.
"Ya, Daddy dan Mommy akan membuat bayi 10 untuk kalian berdua! Sana pergi, mengganggu saja!!" jawab Mike dengan asal, lalu mengusir putranya itu.
"Mike, kau tidak serius 'kan?" Quen terkejut dengan penuturan suaminya.
Mike baru saja akan menjawab pertanyaan istrinya, tapi dia langsung meng-urungkannya saat mendengar King protes.
"BIG NO! Dad, Mom! Aku tidak mau punya adik! Cukup Kai saja yang menjadi adikku!" protes King pada kedua orang tuanya dengan tegas, lalu segera beranjak keluar dari rumah tersebut dengan perasaan kesal luar biasa.
***
__ADS_1
King kebakaran jengggot, lagian emak sama bapaknya iseng banget sih🤣