
"Maaf semuanya, kalian pasti lama menunggu kami." Clarie berkata kepada kedua orang tuanya dan juga ibu Mike dengan lemah lembut.
"Tidak apa-apa, sayang." Cecilia menjawab dengan senyuman ramah lalu memegang tangan Clarie dan membawa gadis itu agar duduk di sofa. "Mike kenapa masih berdiri di sana, sini duduk dengan Clarie!" titah Cecilia kepada putranya.
"Malam ini aku ingin menyampaikan sesuatu sebelum acara pertunangan di mulai," ucap Clarie seraya menatap satu persatu orang yang ada di sana, dan tatapannya berhenti pada Mike yang memberikan kode anggukan kepala.
"Sebelumnya aku meminta maaf kepada Aunty, Mommy And Daddy. Maaf, aku tidak bisa menerima perjodohan ini," lanjut Clarie seraya menghela nafas panjang, jantungnya saat ini tidak aman ketika mendapatkan tatapan tajam daro Cecilia.
"Why? Apakah ada yang salah dari Mike?" tanya Ayah Clarie dengan kening yang berkerut, Dia merasa malu sekali Cecilia.
"Katakan dengan jujur, apakah Mike menekanmu agar kamu tidak mau menerima perjodohan ini?" Cecilia berkata dengan nada dingin dan datar, tatapan tajamnya tertuju pada Clarie dan juga Mike.
Clarie ketakutan saat melihat Cecilia yang sepertinya mempunyai temperamen yang sangat buruk. Dan sepertinya keputusannya menolak perjodohan itu sudah tepat, karena dia juga tidak mau mempunyai mertua yang seperti itu.
"Mike sama sekali tidak ada kaitannya dengan keputusanku! Tapi, karena aku sudah mempunyai kekasih yang sangat aku cintai. I'm sorry Aunty." Sesal Clarie kepada Cecilia dan kedua orang tuanya.
"Clarie!!!" bentak Ayahnya penuh emosi, dia benar-benar merasa malu dan marah karena ulah putrinya. Situasi di ruang keluarga itu menjadi tegang dan juga terasa panas.
__ADS_1
"Sayang, kenapa tidak katakan sejak awal kalau kamu sudah mempunyai kekasih?" tanya ibunya dengan nada pelan, tapi dalam hatinya tengah menahan emosi.
"Apakah kalian memberikan kesempatan kepadaku untuk berbicara? Tidak 'kan?" Clarie berkata dengan kesal, lalu segera keluar dari rumah mewah itu.
"Maaf, Cecilia atas semua kekacauan ini." Pria paruh baya itu benar-benar meminta maaf kepada Cecilia, akan tetapi Cecilia diam tidak menjawab, karena wanita kejam itu tengah menahan emosinya.
"Uncle, aku minta izin untuk berbicara kepada Clarie." Mike beranjak lalu segera mengejar Clarie setelah mendapatkan izin.
*
*
"Clarie, thank you." Mike sangat berterima kasih kepada wanita yang duduk dibalik kemudi itu.
"Apa kamu pikir ini semua gratis?!" Clarie tersenyum miring sambil menatap Mike yang duduk di kursi penumpang, tepat di sampingnya.
Tentu saja Clarie akan memanfaatkan kedaaan. Dia juga tidak mau rugi, apalagi Mike adalah pria yang selama ini sangat ia sukai.
__ADS_1
"Apa maksudmu?!" Mike mengepalkan kedua tanganya dengan kuat, kedua matanya menatap tajam pada wanita itu. Ia tidak menyangka kalau Clarie akan meminta imbalan darinya.
"Kiss me." Clarie menatap Mike dengan dalam.
"Hanya itu?" Mike bertanya dengan nada dingin.
Dasar wanita licik! Mike mengumpat di dalam hati, akan tetapi dia harus bersabar menghadapinya karena Clarie sudah menyelamatkannya dari perjodohan itu.
"Yes ..." Clarie mengangguk sambil tersenyum tipis. Ia memejamkan kedua matanya Mike mulai mendekatkan wajahnya.
Jantung Clarie berdetak sangat cepat, saat merasakan deru nafas hangat Mike menerpa pipi mulusnya.
CUP!
***
Hayoloh ... hayoloh ....
__ADS_1
Like, dan dukungan lainnya jangan lupa bestie ....