
"aku yang depan." cahyo langsung menghidupkan motornya.
dalam hati rifky memang hancur. sakit yang terus bertubi. terasa sejenak berbunga namun sejenak lagi layu. sejenak merasakan indah namun kemudian mendung telah di belakangnya.
cinta terasa hanyalah membuatnya mati. cinta yang dalam novel selalu membuat melayang pada nyatanya hanyalah kiasan majas saja yang ada dalam novel dan tak pernah nyata adanya. cinta yang dalam film film romansa itu dramatis ternyata yang ada hanyalah sadis dalam dirinya.
"ahhhh biarlah" desah rifky dalam hati. tekatnya sekarang hanyalah ingin berkarir dan membahagiakan orang orang yang perlu ia bahagiakan. dia lelah tentang asmara. seperti tak mau mengenal asmara.
"sudah siap berangkat besok boy?" ucap rifky di tengah jalan.
"siap dong. tapi kamu yakin boy?" jawab cahyo berbalik tanya.
"aku tak mau terlalu larut. pekerjaan sudah menanti ku di sana. aku akan lebih terhibur dengan pekerjaanku." jawab rifky mantap.
"baiklah bos siap." sahut cahyo sambil mengacungkan jempolnya.
malam harinya.
"pak, mbk, besok rifky berangkat lagi. takut kalau terbengkalai kalau rifky tinggal terlalu lama." ucap rifky sehabis makan malam.
"yang penting jangan lupa sholat. tetap rendah hati dan selalu saling menyayangi. jangan sewenang wenang. ingat itu nak" nasehat pak sholeh mengingatkan rifky.
" njih pak selalu rifky pegang ucapan bapak." sahut rifky.
" jaga kesehatanmu dik. jangan terlalu lelah. sering sering tengok rumah." ingat putri.
__ADS_1
"iya mbk. titip bapak ya. semoga juga usaha mbk lancar kalau perlu apa apa telpon saja mbk." ucap rifky.
"siap." jawab putri padat.
setelah itu mereka beranjak untuk tidur. sementara itu, rifky nampak mengemasi semuanya yang akan di bawa besok. nampak foto manis tak luput di masukkan dalam tasnya.
"selamat jalan kasih. cintamu telah menguburku. cintamu telah membawaku pergi." lirih rifky sebelum memasukkan foto itu dalam tas.
setelah itu rifky menatap langit dari jendela. dengan senyum tulus seolah dia sedang bercakap pada bintang di atas sana.
"dia telah pergi untuk selamanya dari hidupku. menyisakan keindahan yang di tinggalkannya. aku harus tetap tersenyum untuk kebahagiaannya. dia tetap hidup dalam hatiku." guma rifky yang telah menganggap ningsih nya sudah meninggal.
"dia akan bahagia, dia akan bahagia. aku yakin itu. tidak lama mungkin aku juga akan menyusulnya. biarlah hati ini tetap ku jaga untuknya dan hanya untuknya. sampai nanti bertemu di pintu akhirat." lanjutnya sambil tersenyum.
cinta aku mencintaimu
tetap ada dalam hatiku meski nanti tak bersamaku
karena hati ini telah dimiliki mu
kini nanti dan sampai akhirat labuhan ku
tenanglah rindu ini tetap untukmu
cinta ini tetap milik mu
__ADS_1
meski nanti bidadari turun menggodaku
dia tak kan pernah lebih sempurna darimu
selamat malam cinta di hatiku
bayangmu menemaniku
menjadi semangat dalam hidupku
tersimpan indah dalam jiwaku
tidurlah yang lelap
dalam dekapan ku
meski semu
percayalah aku selalu di sampingmu
meski duniaku duniamu tak lagi satu.
rifky terbang dalam lantunan melodi tidurnya. bait bait yang terpendam muncul untuk membuka gerbang alam bawah sadarnya. diapun telah menari dalam mimpi yang indah. walau kenyataannya pahit tak tertawar lagi.
bersambung.
__ADS_1