DAWAI KEHIDUPAN

DAWAI KEHIDUPAN
PERJALANAN KEMBALI KE JAWA TIMUR BERSAMA DEWI


__ADS_3

"baik." sahut cahyo singkat namun langsung terlaksana.


dewi yang masih terbawa suasana hanya mengikuti saja tanpa membantah. dia hanya menangis meratapi nasibnya.


rifky yang melihat dewi di penuhi trauma itu hanya diam. dia membiarkan dewi agar lebih tenang. walaupun tanda tanya mengelilingi otaknya namun dia mengurungkan semuanya dan menunggu dewi sampai tenang.


sesampainya di hotel rifky langsung mengantar dewi menuju kamarnya. meyakinkan bahwa semua sudah berakhir dan akan baik baik saja.


"bersihkan dirimu, mandilah aku tunggu di ruang tamu." ucap rifky yang di balas anggukan oleh dewi.


rifky berlalu menuju ruang tamu menghampiri cahyo yang tengah menonton tv.


"bagaimana keadaanya sekarang boy?" tanya cahyo sambil menggeser duduknya.


"sepertinya masih syok boy jadi biarlah tenang dulu." jawab rifky sambil merebahkan badan di sofa.


"terus apa rencananya setelah ini?" tanya cahyo lagi.


"mungkin kita bawa saja ke jatim. disana akan lebih tenang dia. nantinya kita pikirkan pekerjaannya." jawab rifky yang di sambut anggukan cahyo.

__ADS_1


setelah itu, nampak dewi ikut bergabung di ruang tamu. bersamaan dengan itu datang juga pelayan hotel dengan makanan yang sudah cahyo pesan. mereka pun makan lagi.


di akhir makan malam itu ningsih bertanya," mas kenapa menolongku?"


"sewajarnya manusia saja. ketika bisa ku bantu pasti ku bantu." sahut rifky datar.


"aku ini wanita hina mas tak pantas di tolong." ucapnya dengan linangan air mata yang mulai mengalir.


"pertolongan itu tidak mengenal siapa yang di tolong." sahut rifky datar juga."haruskah orang yang menurutmu tidak hina yang harus ku tolong?" rifky berbalik tanya dan hanya di sambut dengan isak tangis yang semakin menjadi.


"seperti apapun kamu sebelum kenal aku, aku tidak perduli." lanjut rifky.


"terimakasih mas," lirih dewi.


dewi tidak menjawab namun anggukannya menandakan kalau dia setuju.


"sekarang tidurlah, besok pagi kita berangkat." lanjut rifky.


"baiklah terimakasih mas. biarkan saya yang tidur di sini. mas mas saja yang tidur di kamar." ucap dewi sambil menunduk.

__ADS_1


"kami lelaki kami lebih kuat jadi kamu saja yang tidur di dalam. udara luar tak baik untuk perempuan." ucap rifky yang tetap meminta dewi yang tidur di dalam. dewi hanya mengangguk dan berlalu masuk ke kamar meninggalkan rifky dan cahyo.


malam pun berlalu membawa manusia beranjak waktu dan malam yang panjang itu berlalu sangat cepat. membuat manusia bangun dari tidurnya.


"sudah siap?" tanya rifky


"sudah mas" jawab ningsih.


"okelah ayok kita jalan." serobot cahyo yang sudah berada di dalam mobil. rifky dan dewi pun masuk kedalam mobil. perjalanan kembali ke jatim pun di mulai.


di sepanjang perjalanan rifky banyak bertanya ke dewi. sementara cahyo mendengarkan sambil fokus mengendara. jalanan yang tenang membuat perjalanan mereka lancar tanpa hambatan.


jam menunjukkan pukul 1 siang. mereka telah tiba di mojokerto. mereka sempat singgah sejenak untuk makan kemudian melanjutkan perjalanan. dari mojokerto kini giliran rifky yang mengendarai. sementara cahyo istirahat sejenak.


nampak dewi mulai terlelap begitu juga dengan cahyo. menyisakan rifky yang masih fokus berkendara.


"sungguh gadis yang malang" guma rifky menatap dewi dari kaca mobil.


*******

__ADS_1


banyak cerita dewi yang menarik namun author tidak ceritakan disini. sebab takut merusak inti cerita novel ini. di lain kesempatan author akan bungkus sendiri cerita dewi dalam novel yang berbeda.


bersambung.


__ADS_2