Dendam Menjadi Cinta

Dendam Menjadi Cinta
EP 39 Perasaan tidak enak Gustian


__ADS_3

"Apa yang harus Vian lakukan sekarang,Papa..Vian yakin Papa bukan Dokter yang tidak bertanggung jawab seperti yang Gustian katakan..Sebenarnya apa yang terjadi pada saat itu.." Batin Viany ketika sudah kembali ke kamar Gustian dan berdiri di balkon menatap ke atas langit yang sudah gelap.


"Kakak tidak tahu, karena kakak tidak bisa memaafkan ayahnya."


Mengingat Gustian mengatakan ia tidak bisa memaafkan ayahnya dan menurut Viany Gustian yang sebenarnya tidak mencintainya ,apa yang harus viany lakukan lagi di sini.Apakah ia harus menembus kesalahan yang telah ayahnya lakukan terhadap orang tua Gustian.Tapi bagaimana menembusnya... Apakah Viany masih pantas berdiri di depan adik beradik itu..Malah keberadaannya akan mengingatkan adik beradik itu ia adalah anak dari pembunuh orang tua mereka dan membuat mereka tidak bisa melupakan bagaimana orang tua mereka meninggal dan apa yang mengakibatkan orang tua mereka meninggal.Masih pantaskah Viany berada di sini,berada di dalam rumah yang ayahnya mengakibatkan Tuan rumah ini meninggal.


Terlalu dalam memikirkan semua itu ,tanpa di sadari oleh Viany, Gustian sudah berdiri di belakangnya sedang menatapnya dengan sedih.


Gustian tahu Viany kecewa terhadapnya, Gustian juga tahu Viany benar-benar mencintainya dan selama ini Viany berusaha menjadi istri yang baik dan patuh kepadanya, sekarang Viany tahu tujuan Gustian mendekatinya bukan karena mencintainya lalu apakah Viany sekarang masih tetap akan seperti biasanya berusaha menjadi istri yang baik untuknya dan apa yang akan Viany rencanakan mengenai hubungan mereka selanjutnya.Apakah Viany akan memintanya untuk menceraikannya lagi seperti dulu.


Gustian tidak tahu harus bagaimana, sekarang ia mencintai Viany tetapi ia tidak bisa memaafkan ayahnya dan juga merasa bersalah jika ia mencintai Viany karena Viany adalah anak dari pembunuh orang tua nya.


Ketika Viany membalikkan badannya dan hendak masuk ke dalam kamarnya ia terkejut dengan keberadaan Gustian yang sudah berdiri di sana lalu mereka pun saling bertatapan.


"Bagaimana dengan keadaan mu, apakah masih demam.."Tanya Gustian memecahkan keheningan mereka setelah beberapa saat mereka saling bertatapan.


"Aku sudah baikkan,, bagaimana dengan mu."Tanya balik Viany juga dan itu membuat Gustian senang mendengarnya.


"Aku baik-baik saja...Istirahatlah jangan sampai demam mu naik lagi dan...Jangan terlalu lama berdiri di luar sana ,cuaca sudah mulai dingin."Ucap Gustian tetapi Viany hanya diam menatapnya dan entah kenapa Gustian tiba-tiba merasa tatapan itu ada sesuatu yang sedang Viany pikirkan.


"Baik-baiklah jaga diri mu jangan sampai melewatkan makan mu lagi,jika tidak enak badan jangan memaksakan diri mu untuk bekerja tetapi istirahat lah."Ucap Viany dan entah kenapa Gustian merasa tidak enak setelah mendengarnya.


"Tidurlah di sini...Malam ini Aku akan tidur di kamar tamu."Ucap Viany lagi lalu ketika ia berjalan melewati Gustian, Gustian menahannya dengan memegang lengannya dan Viany pun berhenti melangkah.


"Viany..." Panggil Gustian.


"Istirahat lah..."Ucap Viany lalu melepaskan tangan Gustian dari lengannya dan berjalan keluar dari kamar Gustian.


.

__ADS_1


.


Keesokan harinya Viany bangun pagi seperti biasanya dan membuat sarapan pagi untuk Gustian dan Gibran setelah menyelesaikan tugasnya masak memasak di dapur Viany pun segera membersihkan dirinya, setelah membersihkan dirinya dan sudah berpakai rapi Viany pun segera menuju ke meja makan.Saat sampai di meja makan Gustian dan Gibran sudah duduk di sana menikmati sarapan yang di buat oleh Viany tadi dan juga sudah berpakain rapi dengan baju kerja mereka.


"Selamat pagi,,Vian."Ucap Gibran dan langsung mendapat tatapan tajam dari Gustian.Tetapi Gibran mengabaikan tatapan Gustian ia tahu kakaknya tidak senang ketika ia tidak menyebut Viany dengan sebutan kakak ipar.


"Pagi."Balas Viany lalu duduk di dekat gustian dan berhadapan dengan Gibran.


"Bagaimana dengan keadaan mu,Vian." Tanya Gibran lagi.


"Gibran.."Panggil Gustian menatap Gibran dan Gibran pun menoreh ke arahnya.


"Jangan tidak sopan."Ucap Gustian lagi dan tentu saja Gibran mengerti apa maksud dari kakaknya ini.


"Ya..Hari ini Aku mulai masuk kerja,Gi."Ucap Viany.


"Jika masih kurang sehat jangan memaksakan diri mu untuk bekerja."Ucap Gustian lagi.


"CK... Sungguh pandai menasehati orang tapi bodoh menasehati diri sendiri."Ledek Gibran kepada Gustian lalu ia pun langsung dapat tatapan tajam Gustian lagi.


"Aku baik-baik saja."Ucap Viany dengan tersenyum melihat tingkah Gibran kepada Gustian.


"Kalau begitu nanti kita berangkat bersama ya kakak ipar."Ucap Gibran.


"Apakah kamu tidak punya mobil, Gi."Tanya Gustian.


"Punya,,tapi rusak."Ucap Gibran dengan asal karena ia mulai kesal dengan sikap kakaknya ini.


"Rusak.."

__ADS_1


"Ya rusak..Gak pa-pa kan kakak ipar Ku Kalau Aku ikut mobil mu."


"Hm..Tentu saja boleh."Ucap Viany


"Terima kasih, kakak ipar ku yang tercinta."Ucap Gibran dengan tersenyum.


"Gibran.."Panggil Gustian lagi dengan nada agak tinggi tetapi Gibran hanya mengakat kedua bahunya dan mengabaikan tatapan tajam Gustian lagi karena Gibran tahu kakaknya cemburu.


Setelah selesai sarapan mereka pun masing-masing bersiap-siap untuk berangkat ke tempat kerja mereka masing-masing.


Entah kenapa Gustian tiba-tiba merasa perasaannya tidak enak lagi ketika melihat Viany dan Gibran berangkat bersama.. Apakah karena ia cemburu.


"Semoga semuanya baik-baik saja."Ucap Gustian sebelum berangkat kerja.


.


.


Hai... Author Ada novel baru lagi ni...Baca Yokk...Mana tau kalian suka juga dengan novel baru author ini "Cinta Kita Dan 1 Milliar."


Hmmm...Karena Author tiba-tiba punya ide baru jadi Author coba lagi deh dengan novel baru Author ini walaupun tidak semua novel Author itu seru tapi entahlah Author suka tulis saja apa yang ada di otak Author 😁😁😁... Semoga aja ya novel baru author itu seru dan banyak yang menyukainya 😇😇😇.


Di bawa ini link nya novel baru author ya.. Silakan di klick saja .. Terima kasih. 🙏🙏🙏


Cerita ini tentang sang wanita lebih memilih 1 Milliar yang di belikan oleh ibunya sang pria lalu sang wanita itu meninggalkan sang pria yang sangat mencintainya,,Suatu hari mereka bertemu kembali di sebuah toko Wedding Organizer karena sang pria itu akan menikahi dengan seorang wanita yang di jodohkan oleh ibunya dan kebetulan sang mantan nya bekerja di WO yang di pilih oleh ibunya sang pria.Sebenarnya sang pria itu tidak menyukai calon istrinya ,sang pria itu masih sangat mencintai mantan kekasihnya itu.Terus apa yang akan terjadi saat sang pria itu bertemu kembali dengan sang mantan kekasihnya itu apalagi sang mantan kekasihnya itu yang akan bertanggung jawab atas semua persiapan pernikahan sang pria itu.Yukkk simak cerita selanjutnya di app NV ini .


Rekomendasi Novel yang sangat bagus untukmu, Cinta Kita & 1Milliar, di sini dapat lihat: https://noveltoon.mobi/id/cinta-kita1milliar?content\_id\=2384053


__ADS_1


__ADS_2