DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bab 103:Aku Grace..


__ADS_3

Raga terpaku melihat wajah wanita itu mata nya sampai tidak bisa berkedip karena terkejut..  tubuh nya seolah kaku ia terdiam begitu lama saat wanita yg mirip dengan kekasih nya itu muncul  di hadapan nya. "apa yg kau mau lakukan sebenar nya..? kau mau mengakhiri hidup mu..? atau apa..?!! kenapa .fikiran mu begitu sempit sekali Raga..? memang nya denan cara itu kau bisa membuat adik ku senang..? dia tidak akan memaaf kan diri nya, karena ulah  mu yg gila ini.." teriak Grace..


Tangan nya masih dia genggam erat.. untuk beberapa saat akhir nya Raga tersadar "si.. siapa kau..? dan apa maksud mu..? kenapa kau begitu mirip dengan Gracela..? siapa kau sebenar nyaj.." tanya Raga ia menghempas kan tangan Grace.. Grace pun mundur beberapa langkah  "aku... Aku Grace.. aku saudara kembar Gracela..!! kami sudah terpisah kan sejak kami kecil.. karena orang tua kami becerai.. dan aku tinggal bersama ibu ku.. dan Cela.. ia tinggal bersama ayah.." jawab nya..

__ADS_1


Raga terdiam.. ia berjalan mundur dan pergi meninggal kan Grace.. "Aku tidak percaya ini semua..! Cela tidak pernah mengatakan jika dia memiliki  saudara kembar... selama ini aku tidak pernah tahu apa-apa tentang nya..!!" ucap nya sendiri..  Grace mengejar nya. "Raga tunggu. kenapa kau pergi.!! Raga aku mengatakan yg sebenar nya.. Aku dan Cela memang saudara kembar.."  teriak nya.. ia terus mengejar Raga di belakang nya.


Raga terdiam ia berbalik.. "lantas jika kau venar saudara kembar nya Cela.. untuk apa kau mengejar ku hinga ke sini..? untuk apa kau mencari ku...? untuk apa kau menemui ku..?melihat wajah mu saja membuat ku terluka.. wajah itu.. aku berusaha keras untuk melupakan nya.. jadi jangan mengikuti ku.. pergi dan tinggal kan aku...!" teriak nya.. Grace terdiam..

__ADS_1


Raga terdiam.. ia  tidak menjawab nya.. Grace berjalan mendekati nya.. ia memeluk laki-laki itu yg kini terpaku melihat nya.. "aku ada di sini.. kau kini tidak endirian lagi Raga..." ucap nya... dengan Ragu Raga memeluk kembali Grace.. ia menangis di pelukan wanita itu.. "Aku merindukan nya.. aku benar-benar merindukan nya.. biarkan aku memeluk mu, untuuk melepas kan semua nya.. perasaan yg menyiksa ku selama ini.." ucap nya.. Grace hanya mengangguk.. mereka berpelukan di tepian pantai itu.. Raga menutup kedua mata nya . "bahkan jika ini adalah sebuah mimpi aku tidak ingin bangun lagi.." batin nya..


bersambung

__ADS_1


__ADS_2