DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bab 51: Tidak mungkin


__ADS_3

Flash back.. (Sebelum bertemu Gracela)


Raga berdiri di sebuah gedung rumaah sakit.. ia menatap nanar rumah sakit itu.. "Apa aku harus memeriksa kan diri ku..? tapi jika aku tidak masuk, aku tidak akan tahu kondisi ku.." batin nya..


Ia melangkahkan kaki nya masuk.. mencoba memberani kan diri nya, Dengan sebuah kartu nama di tangan nya, ia hendak membuat janji dengan salah satu dokter yg ada di sana... Raga mendapat kartu nama itu dari teman nya di Ausi...


Suatu ketika, sakit kepala Raga kambuh lagi, saat ia berada di Ausi, ketika dia akan pergi ke indonesia.. saat itulah teman nya memberi kan kartu nama itu, untuk Raga, agar dia memeriksa kan diri nya... sesampai nya di indonesia..


Dengan Ragu Raga masuk ke ruangan Dokter tersebut.

__ADS_1


ia sudah melakukan berbagai tes.. seminggu yang lalu, kali ini dia hanya akan mengambil hasil tes nya itu.. Dengan cemas Raga menunggu dokter tersebut..


Dokter tersebut masuk ke dalam dengan wajah yg sedikit serius.. ia lalu duduk di hadapan Raga, dengan membawa secarik kertas yg dia pegang.. "Begini Raga.. hasil Cek up mu sudah keluar.. tapi saya tidak bisa bilang bahwa kondisi mu baik-baik saja.. Dari gejala yg kamu alami dan hasil pemeriksaan ini, Kamu mengidap Leukimia.. atau Cancer darah ... dan Cancer itu sudah memasuki Stadium tiga... seperti nya, kamu sudah sering mengalami mimisan.. dan kamu membiarkan itu... Raga kau harus menjalani perawatan..!! untuk menjinak kan sel Cancer yg ada di tubuh mu.." jelas nya.. .


Bagai petir di siang bolong, Raga terkejut mendengar ucapan dokter itu.. ia. terpaku dan tidak bisa bicara apa pun lagi... "Tidak mungkin...!!!" ucap nya sendiri.. ia tidak percaya dokter itu.. Raga berdiri dan meninggal kan ruangan dokter tersebut..


Ia berjalan gontai menyusuri lorong rumah sakit itu.. "Kenapa harus aku..!! Tuhan tidak pernah adil pada ku.. tidak cukup kan Ayah ku dulu.. kenapa harus penyakit yg sama dengan nya.. Kenapa!! dan kenapa pada ku!! bukan Jiwa..?" ucap nya sendiri..


Raga pulang dengan perasaan bingung, dia terkejut dan juga takut.. saat pertama kali menginjak kan kaki nya di rumah itu.. ia menatap wajah bunda nya yg semakin menua.. entah dia siap atau tidak, jika tiba-tiba saja terjadi sesuatu pada nya, dia tahu penyakit nya, bisa kapan saja merenggut nyawa nya..

__ADS_1


Raga kembali ke kamar nya, Ia melihat Jam tangan yg di beri kan Jiwa pada nya, "Gracela... aku ingin melihat mu lagi.. bertemu dengan mu.. sebelum penyakit ini membawa ku pergi dari dunia ini'' ucap nya sendiri..


Raga mengemas pakaian nyaa, ia berniat kembali ke Ausi ke'esok kan hari nya. setelah meminta izin dari Bunda nya ia akan segera pergi dan meninggal kan indonesia, untuk menyembunyikan tentang penyakit nya..


Pagi itu di bandara, Raga sudah bersiap untuk berangkat, dia sengaja meminta, tidak Ada yg mengantar nya pergi..mata nya menerawang, ketika dia mengingat Gracela.. "aku tidak punya kesempatan untuk bertemu dengan mu" batin nya ..


Raga melihat seorang gadis yg mirip dengan wanita pujaan hati nya itu.. dia mengikuti nya, dan ternyata gadis itu memang Cela.. wanita yg selama ini dia rindu kan.. ia menghampiri nya,


"Jangan menangis.." ucap nya pada gadis itu.. Raga tersenyum ketika mata mereka saling bertemu....

__ADS_1


Flash back off


Bersambung


__ADS_2