![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Satu minggu berlalu Cela mengantar kan kepergian Evan di bandara... Cela menatap mata laki -laki itu lekat.. kini dia melangkah lebih dulu dan memeluk laki -laki itu... "Van maaf kan aku, dan terima kasih karena telah menolong ku, merawat dan menjaga ku.. Maaf kan aku karena aku tidak bisa membalas semua perasaan mu untuk ku... Van kau harus bahagia, kau harus bisa membuka hati dan menjalani hidup mu di saba, jaga diri mu Van..." ucap Cela..
Evan tersenyum mendengar ucapan nya.. "Yg harus nya bahagia itu kau...! Cel aku sudah menerima semua keputusan mu, aku tidak bisa memaksakan perasaan mu untuk membalas cinta ku juga kan.. Aku akan baik -baik saja di sana, tidak usah menghawatir kan aku.. Cel jika perasaan itu menyiksa mu, temui Dia, dan kembali pada nya, hubungan itu kalian yg menjalani nya , jangan menyiksa diri mu dengan terus bersembunyi.. Lagi pula sekarang, kau dan Raga, ada di satu langit yg sama, mubgkin bisa saja jau bertemu dengan nya secara tidak sengaja seperti kemarin kan.. Jangan membiarkan duda tampan itu di rebut orang, yg nanti nya jau yg akan menyesal.." jawab Evan memberi nasehat..
Cela tertawa... "Cih duda tampan.. Aku tidak pernah keberatan jika dia menjalani hubungan dengan orang lain dan melupakan aku, aku ganya ingin melihat nya bahagia, sudah jelas aku tidak bisa membahagia kan nya.." jawab Cela mengelak..
__ADS_1
Evan berdecih.. "Kau itu tidak bisa berbohong Gracela.. Aku bisa melihat nata mu itu selalu bersibar dan berbinar bila kau membicarakan Raga" ucap nya, Cela tertawa...
Tidak berselang lama, Evan pun berangkat pesawat nya sudah lepas kandas dan pergi meninggal kan indonesia, ada perasaan sedih saat melihat kepergian nya itu, tapi juga ada perasaan lega, saat mereka sudah bisa membereskan perasaan mereka masing - masing..
Cela menaiki mobil nya dan berniat kembali ke apartemen nya, namun di tengah perjalanan ia melihat seseorang yg mirip dengan Dani.. Cela terdiam saat pria yg mirip dengan Dani itu nenaiki taksi di depan nya itu.. "Dani..! Itu benar dia, tapi siapa wanita yg ada di samping nya?!" batin nya, Cela larut dalam lamunan nya, ia tidak tahu jika Dani datang bersama Stefany saat itu..
__ADS_1
"Kau bahkan tidak tahu, jika pernah mempunyai seorang putri..! Kau nampak hidup dengan baik, dan kau melupakan semua perbuatan mu pasa ku dulu.. Nau benar-benar brengsek Dani" ucap nya, Cela dengan cepat membawa mobil nya pergi
"Beruntung aku sekarang tidak tinggal di jakarta, aku lebih suka jauh dari mereka semua, aku tidak ingin lagi melihat dan bertemuu dengan Dani dan keluarga nya, apa lagi Kresna.." batin nyaa..
Di perjalanan menuju bandung, fikiran Cela terus di penuhi dengan Dani.. Rasa sakit hati dan juga dendam nya tiba-tiba saja muncul.. dan merubah nya menjadi amarah, namun ia tidak bisa berbuat apa-apa.. Ia sadar bahwa dia tidak bisa melawan Dani dan keluatrga nya, bahkan jika Dani tahu tentang mendiang putri nya, itu belum tentu dia akan peduli, terlebih Qinara juga sudah lama meninggal... Tentu saja Dani tidak perduli.. Bahkan mungkin dia juga tidak perlu tahu tentang putri nya itu...
__ADS_1
Bersambung..