![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Cela terbangun dari pingsan nya. Ia melihat Dani di samping
nya.. tubuh nya terasa sangat lemah.. ia melihat selang infusan yg terpasang di
tangan nya. “aku kenapa.? Bagaimana Raga..?” batin nya, ia bertanya-tanya
sendiri.. Dani terbangun “kau sudah bangun..? bagaimana keadaan mu..?” Tanya
nya. Cela hanya menatap nya.. “aku tidak apa-apa.!! Bagaimana Raga..?” Tanya
nya.. Dani menyentuh dahi Cela.. “tubuh mu masih demam.. mungkin karena kau
kelelahan.. kau jadi pingsan, Raga masih kritis.. dan jiwa masih dalam
pemerisaan semoga saja tulang sumsum nya cocok untuk Raga..! sehingga raga bisa
di selamat kan.. kau tenang saja ya, sekarang kau beristirahat saja..” jawab
Dani. Cela terdiam. Ia tidak menjawab
apa-apa.. “tidurlah. Besok pagi kita akan menemui Raga..” ucap Dani.. Cela
mengangguk..
Ia menatap Dani.. “kenapa kau baik sekali pada ku…? Aku
sudah jelasa-jelas tidak bisa membalas perasaan mu.. tapi kau masih
memperhatikan aku.. bila sikap u, terus seperti ini.aku semakin merasa bersalah
__ADS_1
pada mu.. dan ayah mu, pasti marah pada mu, karena kau tidak menuruti keinginan
nya.. karena aku, kau jadi bermasalah dengan ayah mu..” ucap Cela..
Dani terdiam.. “masalah apa..!! pertunangan kita..? ayah mu
dan juga sudah membatal kan pertunangan kita.. lagi pula, aku tidak bissa hidup
dengan wanita yg tidak punya perasaan pada ku.. aku mencintai mu.. tapi aku
tidak bisa memaksa mu, untuk berada di sisi ku.. dan Raga.. dia juga lebih
membutuhkan mu.. aku belajar, untuk tidak memaksakan keinginan ku.. untuk
memiliki mu.. sekarang aku mengerti jika cinta tidak harus saling memiliki..
semua nya.. jika Raga yg terbaik utuk mu.. aku rela melepas mu.” Jawab nya..
Cela menangis mendengar nya.. ia tahu Dani sangat tulus pada
nya. Ia tidak pernah akan melupakan nya.. “semoga kau mendapat kan wanita yg
juga mencintai nya kelak..” ucap nya.. Dani tersenyum. “semoga saja.. walau pun itu sulit, aku tidak akan bisa
mencintai wanita lain, seperti aku mencintai mu..” batin nya.. mata nya
menerawang
Sementara itu, Jiwa berjalan gontai.. perasaan nya tidak
__ADS_1
menentu, ia melihat Alis, yg duduk sendirian menunggui Raga di sana.. ia
menghampiri nya.. “Dimana Cela..?” Tanya
nya.. Alis terdiam.. “tadi dia pingsan, dan dia di bawa ke ruang perawatan oleh
laki-laki yg dating bersama nya tadi.” Jawab nya.. Jiwa terdiam. Sebenar nya ia
mengenal Dani,. Karena selama di ausi Raga sudah menceritakan tentang nya..
Tapi mereka tidak memberi tahu alis tentang dani..
Alis Nampak kesal melihat kedekatan Cela dengan nya,. “apa
cela pantas untuk Raga..? di saat dia kritis Cela malah dating dengan pria
lain..? apa dia sungguh mencintai Raga..?” ucap alis.. jiwa terdiam. “bunda.. bunda tidak boleh bicara seperti itu pada
Cela.. dia sangat menderita melihat raga seperti ini,.. mereka sudah saling
mencinti, sejak dulu.. bunda tidak bisa berfikir seperti ini pada nya..
aku tahu Cela dan aku mengenal nya..”
jawab Jiwa..
Alis terdiam.. "Bila dia mencintai putra ku.. dia tidak akan mudah dekat dengan pria lain.. di saat Raga tengah. berjuang antara hidup dan mati.. untuk nya ." batin Alis...
Bersambung..
__ADS_1