![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Cela memandang lemah pada putri kecil nya yg terbaring sakit... Tiba-tiba saja malam itu keadaan Qinara kritis.. Dokter tengah berupaya untuk menolong nyaa, celaa hanya bisa pasrah melihat putri nya yg terpasang beberapa alat medis di tubuh nya, "Ya Tuhan baru satu bulan saja kau titip kan putri kecil ini pada ku, kenapa kau harus mengambil nya kembali..." ucap Cela... Ia menangis sendiri di samping putri nya..
Sementara itu Raga, ia terdiam melihat wanita yg selalu ada di fikira nya itu bersedih.. Ia menghampiri Cela dan duduk di sebelah nya... "Beri tahu ayah bayi itu... Setidak nya dia haarus tahu tentang kondisi bayi nya, aku tahu kau tidak ingin lagi bersangkut paut kan dengan dia, tapi setidak nya dia tahu jika dia punya anak atas semua kesalahan nya, aku tahu semua nya dan siapa ayah bayi itu,, beri tahu Dani..." ucap Raga pelan..
Cela hanya terdiam... "Tidak Qinara anak ku.. Dani tidak boleh tahu tentang nya aku tidak mau memberi tahu nya, aku ingin merawat dan membesar kan nya sendiri, sekali pun Dani ayah biologis nya aku tidak ingin jika Andini tahu tentang Qinara.. Aku takut jika dia akan mencelakai anak ku... Raga kau juga tahu bagaimana Andini.. Dia bisa tega pada ku dan putra nya sendiri apalagi Qinara, cukup kau saja yg tahu tentang anak itu dan tentang ku, cukup mereka tahu jika aku sudah mati dalam kecelakaan itu, aku tidak mau mereka tahu jika aku masih hidup.." jawab Cela.. Raga hanya terdiam..
__ADS_1
"Bagaimana jika terjadi hal buruk pada Qinara? Kau akan tetap menutupi nya..?" tanya nya lagi.. Cela hanya mengangguk... tidak menjawab apa pun .. Raga merangkul bahu Cela..
"Aku akan ada di sini bersama mu.. Jangan usir aku lagi, jangan menyuruh ku pergi lagi, aku tidak akan meninggalkan mu dalam keadaan. Apa pun.. Aku akan tetap di sisi mu.." ucap nya Cela hanya mengangguk .
Tiba-tiba saja para dokter yg sedang menangani bayi Qinara keluar menemui Cela dan Raga.. Cela langsung beranjak dan menghampiri para dokter itu..
__ADS_1
Air mata Cela tidak bisa tertahan kan lagi dia menangis sejadi nya.. Dia bergegas Masuk ke dalam kamar perawatan bayi nya.. Seluruh air mata nya tumpah saat melihat Bayi nya sudah tertutup dengan kain putih..
"Qinaaraaa..." teriak nya tangisan nya pecah saat melihat tubuh bayi nya membeku tidak bergerak seluruh tubuh nya berubah pucat.. Air mata nya tumpah tidan bisa ia bendung lagi.. Raga memeluk nya dari belakang..
''Ya Tuhan kenapa cobaanmu begitu berat untuk ku..! Kenapa mengambil nya lagi Tuhan.. Aku baru saja sebentar merawat nya... Ya Tuhan Qinara.. ibu menyayangi mu nak.. Ibu mencintai mu.." ucap Cela.. Ia menggendong jenasah bayi itu Dan langsung memakam kan nya...
__ADS_1
Raga merasakan apa yg Cela rasakan saat itu dia tidak pernah pergi meninggal kan nya Raga selalu berada di dekat nya... Dia beruntung karena Tuhan memberi nya jalan untuk menuntun nya bertemu dengan gadis yg selalu di cintai nya itu..
Bersambung