![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Satu minggu kemudian keadaan Cela sudah nampak jauh lebih sehat, luka bekas operasi nya pun sudah perlahan mengering ia hanya tinggal berobat jalan saja, hari ini Gracela sudah di izin kan untuk pulang ke rumah, Raga juga sudah mempersiap kan semua nya, kini ia tengah mengurus Adrimitasi nya, Cela di minta nya untuk menunggu di kamar nya..
Raga tengah bicara pada Dokter yg selama ini merawat istri nya itu Dokter itu memperingatkan pada nya, jika Cela tidak boleh terlalu banyak fikiran dan Raga sebagai suami nya harus menjaga dan bila dia sudah siap dengan keadaan istri nya, Raga mau tidak mau harus memberi tahu kondisi Cela yg sesungguh nya pada Cela, karena wanita itu harus tahu apa yg terjadi pada diri nya sendiri..
Raga berjalan gontai saat keluar dari ruangan itu.. Tapi dia berusaha untuk tetap menutupi nya, ia tahu kondisi istri nya itu belum sembuh total, maka dari itu Raga akan membawa nya ke Kanada untuk melakukan pengobatan di sana dan juga akan memberi tahu semua nya bila dia sudah berada di kanada..
Ceklek ia membuka pintu kamar itu.. Cela tersenyum melihat ia berjalan menghampiri walau pun sedikit tertatih.. "Apa semua nya sudah selesai..? Apa bisa sekarang kita pulang?!" tanya nya Raga mengangguk ia memeluk Cela..
__ADS_1
"Iya kita bisa pulang sekarang.. Kau hanya tinggal berobat jalan saja dan tiga hari lagi kita perlu ke sini lagi untuk mengecek kondisi dan luka mu.. Setelah itu selesai kita bisa langsung ke kanada" jawab nya, Cela hanya mengangguk..
"Ayo sekarang kita pulang.. Aku akan mengambil dulu barang-barang kita" ucap nya Raga berjalan menjauh ia mengambil sebuah tas yg berisi pakaian milik nya dan nuga cela selama dia di rawat...
Raga sedikit memapah istri nya itu.. "Apa kau kuat berjalan..? Mau aku pinjami kursi roda untuk mu..?!" tanya nya.. Cela menggeleng.. "Aku kuat kok sayang.. aku ingin berjalan di samping mu.. lagi pula yg nama nya penyakit tudak boleh di manja, karena itu akan menghambat kesembuhan.." jawab nya, Raga tersenyum..
Csla terdiam saat dia sudah masuk ke dalam mobil itu.. "ada apa! Apa ada yg sakit?!" tanya Rafa.. Cela menggeleng.. "Tidak ada kira pulang ke apartemen kan? bukan ke rumah bunda?!" tanya nya..
__ADS_1
Raga mengelus rambut istri nya itu.. "tadi nya jika kau tidak keberatan kita akan ke sana... Tapi seperti nya kau tidak nyaman.. Jadi kita akan langsung saja ke apartemen kita" jawab Raga..
Cela memandang nya.. "Bukan nya tidak nyaman... Tapi aku hanya tidak siap saja Raga.. Maaf kan aku.." jawab cela.. Raga mengerti dia mengelus punggung tangan Cela... "Aku mengerti, aku tidak akan memaksa mu untuk menemui ibu ku jika kau memang benar belum siap.. Aku akan menunggu itu.." jawab nya.
Cela tersenyum.. ia menggegam erat tangan suami nya itu.. "terima kasih Raga kau selalu mengerti aku., aku akan mempersiap kan diri ku mulai sekarang..." ucap nya... "Tidak perlu memaksa kan diri sayang, aku tahu itu butuh waktu yg sangat lama.." jawab nya...
Bersambung
__ADS_1