DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bab 120: Aku di sini..


__ADS_3

maalam itu Cela tertidur di kamar nya, sejak pertengkaran itu dia tidak lagi berbicara pada raga.. Sementara Raga, ia pun ikut tertidur di sofa, mereka sama-sama kelelahan..


Pagi itu Raga terbangun karena sinar matahari yg menyilaukan mata nya masuk melalui celah jendela.. Raga terjaga dan langsung mengetuk kamar gadis pujaan hati nya itu..


"Cel..!! Cela.. Kau sudah bangun..? Boleh kah aku masuk..?!" teriak nya.. namun gadis itu tidak menjawab nya, Rasa penasaran Raga semakin menjadi ketika gadis itu tidak menjawab panggilan nya..


Raga membuka pintu kamar itu perlahan, "Cel.. Kau masih tidur ..?!" ucap nya pelan, Raga semakin masuk ke dalam kamar itu, betapa terkejut nya dia saat melihat kamar itu kosong tidak berpenghuni..


"Cela... Gracela.!! kau di mana?! Cel...!!!" teriak nya, ia berlari mencari gadis itu.. Fikiran nya sedikit kacau ia takut jika Gracela kembali ke Amerika tanpa memberi tahu nya, seperti yg dia ucap kan semalam..

__ADS_1


Raga nembuka pintu apartemen nya berniat mencari gadis itu namun ketika dia membuka pintu itu Cela dudah berdiri di depan nya dan akan segera masuk ke dalam..


Ia menatap aneh pada laki-laki di depan nya itu, Raga terkejut dan langsung memeluk nya.. "Astaga cel.. kau dari mana? Aku fikir.. Aku fikir...!!" dia tudak menerus kan kata -kata nya


Cela tersenyum.. "Kau fikir aku akan pergi dan kembali ke Amerika begitu.. Tidak Raga, Aku di sini, aku hanya pergi ke luar untuk membeli bahan makanan, karena di kulkas mu itu kosong tidak ada apa-apa.." jawab nya, Sambil menyodor kan kantong plastik yg dia bawa...


"Aku melihat mu tertidur sangat pulas sekali.. Jadi aku pergi sendiri karena tidak tega membangun kan mu..!!" ucap nya Raga tersenyum lega.. Ia memeluk gadis itu dari belakang..


Raga menarik tangan gadis itu, sehingga membuat gracela terjatuh di pelukan nya, ke dua mata mereka kini beradu satu.. "apa kau tidak merindukan aku.? Kau tidak rindu jika bermesraan dengan ku? Kau menghilaang dan berpura-pura meninggal, kaau fikir aku tidak gila karena kehilangan mu..!!" ucap nya..

__ADS_1


Cela tersenyum.. "Aku sama seperti mu .. Aku pun gila tiak ada diri mu di sisi ku.. Tapi..!! Tapi aku terpaksa, jika aku tidak begini, aku tidak akan psrnah tahu cerita sesungguh nya" ucap cela ..


Raga hanya tersenyum.. "Sudah.. semua sudah berakhir kaau harus melupakan semua nya..!! Jangan lagi mengingat kejadian yg sudah lalu" jawab Raga cela hanya mengangguk..


Raga mendekat kan wajah nya pada gadis itu dia mencium mesra bibir mungil gracela Dua insan itu meradukan kerinduan mereka.. cela membalas ciuman mesra pria di depan nya itu.. "Aku mencintai mu .." Bisik Raga... Cela tersenyum. "Aku juga mencintai mu" jawab nya..


Tiba-tiba saja pintu apartemen itu terbuka cela dan Raga terkejut di buat nya, "Raga.. Siapa diaa!! Kau bermesraan dengan siapa?!" ucap jiwa terkejut.. Semakin terkejut nya diia saat melihat cela di depan nya.. "Haaanttuu!!" teriak jiwa...


dia tidak tahu jika gracela masih hidup...

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2