DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bab 169: aku tidak bisa


__ADS_3

Cela bangkit dari dan menjauh dari Raga ia berdiri dan meninggal kan pria itu.. Raga mengejar nya . "Cel kenapa apa aku salah bicara..? aku sudah mengatakan yg sebenar nya.. kenapa kau pergi dan lagi-lagi meniinggal kan aku..? apa salah ku..? aku menerima mu Cel.. aku tidak mengikuti keinginan bunda..' ucap nya berupaya mengejar wanita itu.. Raga menarik tangan gadis itu.namun cela menghempas kan nya..


"lepas kan aku.. aku minta lepas kan aku.. apa kau tidak mengerti../ sudah berulang kali aku katakan pada mu kenapa kau terus mencari aku.. dan kenapa masih menungu ku.. kau tidak lihat aku.. aku sudah punya anak.. dan bunda pasti tidak akan menyukai nya.. benar yg bunda katakan pada ku, jika aku terus bberada di dekat mu, aku hanya akan menyusah kan mu saja.. aku dan anak ku.. aku tidak dan anak ku tidak ingin menyusah kan mu.. kau mengerti tidak.. jaangan terus mengejar aku.." ucap Cela.. ia pergi meninggal kan Raga yg terpaku..

__ADS_1


ia sendiri tidak tau lagi bagaimana menghadapi pria itu.. "aku mohon raga pergi lah dan tinggal kan wanita hina seperti  ku.. aku tidak pantas untuk mu.. aku sudah tidak bisa bersama mu.. harus kemana lagi aku pergi jika terus kau temukan.. aku harus bersembunyi di manan lagi.. jika kau terus mengikuti aku.. aku tidak bisa melupakan mu.. aku  juga mencintai mu.. aku juga tidak bisa pergi.. tapi aku harus meninggal kan mu walau pun terpaksa.. aku harus mengorban kan perasaan ku sendiri.. semua itu demi kebaikan mu Raga.. Mengertilah..!! Aku kini tidak sendiri lagi ada Qinara di hidup ku.. Jika aku kembali pada mu ibu mu pun tidak akan menyukai nya.. dan akan ada penolakan lagi untuk ku..." batin nya. Cela menangis sendiri di sana..


Ia berbalik melihat Raga, pria itu tidak mengejar nya lagi.. ia kembali ke kamar putri nya.. Ia menatap hampa pada anak pertama nya itu.. Demam nya sudah sedikit turuh kini bayi Qinaea tertidur pulas, terpasang di tubuh mungil nya beberapa selang yg tertempel di tangan dan di kepala bayi itu..

__ADS_1


Tiba-tiba saja pintu kamar itu terbuka.. Cela terkejut Melihat nya.. "Terima kasih dok biar aku yg bicara pada nya, dan tolong berikan yg terbaik untuk anak kami.." ucap Raga.. Cela mengernyit kan dahi nya, dia berfikir jika Raga sudah pulang..


Cela mengangguk.. "ada apa.. ? Tolong ceritakan pada ku.. Qinara kenapa..!!" ucap Cela Lirih, Raga menarik nafas panjang "Baiklah aku akan menjelas kan nya tadi aku sudah bicara pada Dokter dan dokter berkata putri mu menderita penyakit menginitis... Meningitis adalah infeksi pada lapisan tipis yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang Ada dua hal yang menjadi penyebab meningitis yaitu bakteri dan virus, dan dokter bilang jika bisa bertahan putrimu akan sembuh.. Tapi hal buruk yg terjadi adalah kematian...! Kita berdoa semiga putri mu bisa bertahan dan kuat melawan penyakit nya" ucap Raga...

__ADS_1


Cela tidak percaya dengan ucapan Raga.. ia menangis mendengar nya,. "Nak kenapa kau hanya sebentar saja di hidup bunda..." ucap nya pelan


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2