DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bab 184: kanada..!!


__ADS_3

Ragaa dan Gracela kini berdiri di sebuah bangunan tua, yg mereka sangat kenal sejak mereka di masa sekolah dulu.. Raga memandang pada istri nya itu.. ia lalu menggegam erat tangan istri nya.. "kau siap bertemu dengan bunda.?" tanya nya... Cela hanya mengangguk.. mereka lalu melangkah bbersama memasuki rumah itu.. entah apa yg ada di fikiran gadis itu.. perasaan Cela sangat berdebar debar.. ada sebuah ketakutan di benak nya, ia takut jika Alis menolak nya lagi.. walau pun Raga sudah mengatakan jika kini bunda nya itu sudah menerima dan merestui mereka..


Sementara alis sudah menunggu kedatangan mereka ia sangat menyambut baik ketika Raga membawa istri nya pulang untuk pertama kali nya, "Raga cela selamat datang..!!" ucap nya tersenyum saat melihat Raga telah memasuki rumah itu.. wannita paru baya itu langsung berhambur memeluk putra nya dan juga tidak lupa pada Gracela.. "syukurlah cel kau sudah sehat sekarang.. buda sangat berterima kasih dan juga ingin meminta maaf pada mu,.. bunda harap kau mau memaaf kan bunda dan menerima ku sebagai ibu mertua mu.. bunda tidak akan lagi menghalangi kalian.. kalian harus bahagia dan tidak boleh terpisah kan.. sudah banyak kejadian yg hampir saja memisah kan kalian..  tapi Tuhan menyatukan lagi kalian.. takdir kalian memang harus bersama.. berbahagia lah raga dan Cela.. doa bunda akan selalu menyertai kalian.." ucap nya..

__ADS_1


Cela menangis haru mendengar nya.. "terima kasih bun.. aku akan menjaga dan mencintai suami ku seumur hidup ku, bahkan jika aku harus mati  aku akan mencintai nya.. dia adalah laki-laki pertama ku dan akan menjadi yg terakhir untuk ku.. dia juga laki-laki yg  tidak akan pernah aku gantikan oleh siapa pun.." jawab nya.. Alis memeluk nyaerat.. Raga hanya tersenyum mendengar nya.. ia mendekati Cela dan bunda nya itu dua wanita yg sangat berarti di hidup nya..


setelah adegan yg mengharu biru itu kini Raga mulai bicara dan mennnyampai kan niat nya.. jika mereka akan pergi ke kanada dan menetap di sana. "Bunda... sebenar nya kedatangan kami ke sini untuk meminta izin sekaligus berpamitan pada bunda dan kak jiwa.. kami akan tinggal di kanada dann mengurus perusahaan yg aku buka dulu di sana.. kini perusahaan itu membutuh kan aku di sana.. dan aku pun sudah menyerah kan segala urusan yg ada di sini pada kak jiwa.." jelas Raga..

__ADS_1


"tapi baaiklah.. iika itu sudah keputusan kalian.. bunda tidak bisa menghalangi kepergian kalian.. tapi kalian harus berjanji jika nanti kalian kembali lagi ke sini.. kalian  harus sudah memberi bbunda cucu ya.. kalian harus pulang membawa cucu yg lucu-lucu untuk  bunda.." cap nya.. Cela mencoba untuk  tersenyum.. "Baiklah bunda kami janji kami akan pulang membawaanak-anak yg lucu untuk bunda.. sampai hari itu tiba bunda harus sehat agar bbunda bisa bertemu dengan cucu bunda kelak.." ucap Cela..


Alis tersenyum.. "baiklah.. bunda akan menunggu kalian datang kembali ke sini.. raga dan juga cela kalian harus menjaga kesehatan kalian di sana, kalian juga harus saling menjaga satu sama lain.." jawab nya.. Cela dan Raga hanya mengangguk bersamaan...

__ADS_1


bersambung


__ADS_2