![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Cela termenung sendiri malam itu,.. ia berdiaam diri ditaman yg berada di apartemen itu, menatap langit-langit yg gelap gulita, hanya
di terangi oleh cahaya bulan yg temaram di sana.. ia mengingat sosok suami nya
itu, Raga.. ia sangat merindukan laki-laki itu, namun setiap kali dia mengingat
nya perasaaan nya terluka.. ia tahu pasti saat ini Raga sangat membutuh kan
nya, tapi kini Cela sudah tidak bisa berbuat apa –apa lagi.. mereka berjauhan dan laki-laki itu pun tidak pernah tahu jika sebenar nya dia masih hidup… semua itu dia lakukan untuk kebaikan
Raga, ia ingin Raga bisa melupakan nya, lagi pula mungkin perasaan nya
lama-kelamaan pun akan mati.. Cela tidak bersembunyi, ia hanya ingin menenang
kan diri.. jika dia kembali pun pada laki-laki itu, dia tetap tidak akan bisa
membahagia kan dia.. “aku berharap kau
bisa menjaga diri mu sendiri..!! dan kau bisa melupakan ku..” batin nya, air
mata nya menitik keluar dari sudut mata nya.. Evan melihat wanita itu dari
__ADS_1
kejauhan.. ia menghampiri nya dan membawa kan nya segelas teh hangat.. “sedang apa di sini..? apa kau masih
mengingat nya..? jika perasaan mu tidak bisa lagi kau bohongi, kenapa kau tidak
memberikan nya kesempatan sekali lagi..” ucap Evan pada Cela, gadis itu
tersenyum..ia menggeleng, “hubungan ku sudah terlalu rumit bersama nya, dari
awal pun aku tidak bisa menjelas kan nya, aku sejujur nya sudah melupakan dan
memaaf kan kesalahan nya, tapi jika aku
kembali pada nya pun, ibu nya tidak akan pernah suka dan mungkin akan tetap memisah kan kami.. kau Tau van, aku
fikiran ku,hanya dialah dunia yg ku punya.. aku tidak akan pernah bisa tanpa
nnya, sampai kedatangan ibu nya dan menyuruh ku berpisah.. aku nekat
menenggelam kan diri ku.. di tambah lagi kesalahan nya, dan juga kekurangan diri
ku.. ke egoisan ku untuk hidup nya dan mungkin dengan cara itu aku bisa melepas
__ADS_1
nya,.. sebelum aku di sini pun kami sudah bercerai.. aku sudah menanda tangani
surat itu, menuruti permintaan ibu nya, dan kata-kata nya memang benar.. aku
bukan lah wanita sempurna, yg bisa memberi nya keturunan.. dan ketika itu, aku
menyadari.. jika Raga terus bersama ku.. dia tiddak akan pernah bisa bahagia..
dan aku kini sudah melepas nya, anggap saja Gracela yg dulu sudah tenggelam dan
menghilang..” jawab nya… Evan terdiam.. “sebegitu penting nya keturunan, untuk
keluarga itu, hingga mereka bisa melukai hati orang lain, dan juga tentu hati
anak nnya sendiri.. bukan hanya kau yg terluka dan hancur, tapi Raga juga.. dia paling hancur
saat ini.. dan tentu nya dia yg paling tersiksa..” jawab Evan…
Cela terdiam.. "Aku tahu dia tersiksa, tapi aku juga tidak bisa mementingkan ego ku, mungkin saja, nanti dia bisa menemukan kebahagian nya sendiri, tampa ku.." jawab nya..
"tapi apa kau yakin jika Raga akan bahagia? Apa bisa dia melupakan mu..? dan apa bisa kau juga bahagia tanpa dia..? Kau di sini hanya untuk menyiksa diri mu sendiri dan juga semua perasaan mu tentang nya" ucap Evan.. Cela terdiam... Mungkin yg evan katakan itu semua benar
__ADS_1
Bersambung