![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
hari terus berganti terlihat Stefany yg sibuk mempersiap kan segala nya, tapi berbeda dengan Raga, dia nampak cuek dan acuh pada pernikahan ke dua nya itu, Alis juga nampak mempersiap kan segala nya walau dia tidak membicarakan nya dulu pada Raga..
Seperti hari ini ia memperlihat kan setelan toxedo pada putra nya itu dan juga gaun pengantin yg dia pilih kan untuk stefany.. "Coba kau lihat.. Apa kah bagus jika kau memakai jas putih ini..? Atau yg hitam saja!!" tanya nya pada Raga namun Raga tidak menjawab nya
Raga sama sekali tidak melihat nya, ia bersikap dingin dan acuh dan dia malah menyibukan diri nya denga. Pekerjaan di sana.. "Bun jika sudah selesai, silaahkan pergi dari kantor ku.. Aku sibuk bun..! Sebentar lagi aku harus meeting.." ucap nya tanpa menoleh sedetik pun pada wanita yg ada di samping nya itu
__ADS_1
Alis juga terlihat kesal saat Eaga bersikap seperti itu pada nya "Setidak nya kau juga harus memilih baju pengantin mu dulu Raga" ucap nya, Raga menarik nafas panjang.. "Baik .. Baik tapi setelah itu bunda harus pergi dari sini..." ucap nya sambil menunjuk pada satu gambar jas dan gaun hitam..
"Hitam...!! Kau mau menikah Raga..!! Bukan mau menghadiri pemakaman.. Masa iya kau menikah dan memilih baju hitam.." ucap nya.. Raga terdiam.. "Ya memang kita akan menghadiri pemakaman, jasad istri ku saja masih belum di temukan... Masa aku sudah harus menikah lagi.. Kalau begitu terserah.. Aku tidak akan memilih apa pun. Pernikahan. Ini mau bunda, bukan maau ku.." jawab Raga..
Raga mengerutkan dahi nya.. "Sebegitu ingin nya kau punya cucu dari ku.! Hingga mengorban kan orang lain, melukai orang yg aku cinta? Segitu penting nya cucu untuk mu, hingga kau jauh -jauh datang kemari dan menyuruh ku bercerai dan karena perbuaatan mu itu istri ku nekaat mengakhiri hidup nya, pernah kah bunda memikirkan aku..!? Perasaan ku yg hancur aku berduka, jika saja bunda tidak ikut campuur dalam urusan runah tangga ku, gracela masih di sini sekarang, dia tidak akan pergi, dia tidak akan mungkin meninggal dan menenggelam kan diri nya, bahkan di hati mu tidak ada rasa kehilangan atau pun penyesalan karena telah berbuat seperti itu pada nya,... Seperti nya kau juga lupa, jika tidak ada dia mungkin aku sudah mati, bunda lupa siapa yg memberikan sum sum nya untuk ku... Itu Grace, saudara kembar istri ku, dia berkorban demi melihat adik nya bahagia bersama ku tapi bunda menghancurkan nya begitu saja" ucap Raga dengan mata yg berjaca-kaca menahan sakit hati nya
__ADS_1
Ia lebih memilih pergi meninggal kan Alis yg terdiam, dia tidak menjawab apa pun dan membiar kan putra nya itu pergi meninggal kan nya...
"Kau bahkan tidak memeluk dan menghibur putra mu sendiri yg berduka, kau sibuk memikir kan cucu .. Cucu.. Dan cucu..!! jika saja kau bukan ibu ku, aku sudah sangat membenci mu..." batin Raga...
Bersambung
__ADS_1