DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bab 214: Aku tidak bisa..!


__ADS_3

Seminggu kemudian Cela sudah di izin kan pulang ke rumah, namun sikap nya berubah menjadi lebih murung, dia sering mengunci diri nya di kamar Raga dan juga Cela tidak saling bicara, mereka berdua sudah tidak pernah duduk bersama hanya untuk sekedar makan bersama, Sementara jiwa ia sudah kembali ke Indonesia, dia yakin jika keadaan adik -adik nya itu sudAh baik saja, namun dalam perasaan mereka menyimpAn sejuta kesakitan dan juga kebingungan yg menyelimuti hati dan perasaan mereka berdua..


Satu hari Cela tengah sendirian di rumah itu, tiba-tiba saja bel pintu rumah itu berbunyi ia segera membuka nya dan terkejut nya dia saat melihat seseorang yg berdiri di hadapan nya,

__ADS_1


"Bun.. Bunda..! Ayo masuk bun.. Kenapa bunda tidak mengabari kami jika bunda akan ke sini.? Jika tahu bunda akan datang, aku akan menjemput bunda di bandara!" ucap Cela, betapa terkejut nya dia saat Alis sudah berada dii hadapan nya..


Wanita paru baya itu masuk ke dalam tampa menjawab seluruh ucapan Cela tadi.. Cela segera berlari ke sapur nya untuk menyiap kan makanan untuk ibu mertua nya itu, sementara Alis ia melihaat-lihat rumah itu..

__ADS_1


"Cel, bunda datang ke sini jauh-jauh bukann tanpa tujuan, bunda ingin bicara pada mu.. Aku sudah mengetahui semua nya, tentang penyakit mu dan juga kemandulan mu. Juga tentang qanita yg bernama stefany itu.. Bunda bahkan sudah bicara dan menemui wanira itu,. Jadi aku tidak akan basa basi lagi.. Tinggal kan Raga .. Kau juga sudah tau apa kekurangan mu bukan..! Untuk apa anakk ku bertahan dengan wanita yg tidak bisa memberi nya anak.. Ya walau pun. Kau sempat hamil kemarin.. Tapi kau kehilangan nya, kau juga tahu masalalu mu.. Dan bunda tidak pernah menerima itu..! Sekarang ada waniita yg jelas sedang mengandung anak Raga! Dan itu jelas darah daging nya, kau juga tidak bisa membiarkan anak itu lahir dan tumbuh tampa ayah kan..!! Dan aku yakin kau sudah mengerti maksud ucapan ku.. Raga harus bertanggung jawab dan menikahi wanita itu, dia ayah dari anak yg di kandung stefany..!! Bunda sudah menyiapkan surat perceraian kalian.. Kau tinggal menandatangani nya, dan kau harus pergi meninggal kan Raga" ucap nya, ia menyimpan surat itu di meja Cela terdiam, ia terkejut saat mendengar ucapan alis, hal yg selama ini dia takuti terjadi, akhir nya terjadi dan dia harus siap menerima itu..


Tanpa menunggu jawaban alis Cela ke kamar nya, ia membenahi barang nya dan pergi dari rumah itu, dia melepas kan cincin yg Raga berikan pada nya, dan menyimpan seluruh benda yg raga pernah berikan pada nnya, dia hanya membawa uang yg dia punya saja, dan juga baju-baju nya.

__ADS_1


Alis tersenyum saat melihat Cela pergi meninggal kan rumah itu, tanpa memikir kan perasaan nya.. "Maafkan bunda Raga, aku tidak bisa membiarkan mu hidup dengan wanita seperti dia, untuk apa menikah dengan wanita yg tidak akan bisa memberi mu keturunan" ucap nya sendiri.. Ia mengambil surat cerai itu san menyimpan nya, ia terdiam di sana dan menunggu kedatangan Raga..


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2