![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Tiga hari kemudian gracella mendatangi sebuah hotel di Jakarta ada seseorang yang mesan 1 buah gaun dari butiknya dan orang itu meminta nya untuk mengantarkan langsung gaun tersebut padanya di sebuah hotel yang tidak jauh dari perusahaan yang raga Pimpin sekarang
gracella nampaknya tidak tahu jika Hotel itu berdekatan dengan perusahaan mantan suami nya itu saat cela tengah menunggu wanita yg membeli gaun nta tersebut ia tidak sengaja melihat Raga yg tengan berjalan keluar dari hotel itu juga, Cela terkejut di buat nya, ia langsung memakai sebuah kaca mata hitam dan menundukan wajah nya, kala Raga melewati diri nya, beruntung Raga tidak melihat dan memperhatikan wanita yg ada di hadapan nya, laki -laki dengan jas hitam dan kaca mata bening nya itu terlihat sangat kurus di mata Cela, belum lagi ke dua mata nya yg sayu seperti nya ia kurang dalam beristirahat..
Cela memperhatikan nya dari jarak yg lumayan dekat wajah nya yg tadi nya ceria kini berubah menjadi sedih karena bertemu dengan laki - laki yg masih memenuhi hati dan pikiran nya itu.. "Seperti nya dia baik-baik saja, sukurlah jika dia memang baik- baik saja, aku tidak perlu lagi menghawatir kan dia jaga diri mu Raga" batin nya, ia menghapus air di wajah nya , perasaan yg berdebar saat bertemu dengan laki -laki itu tidak pernAh berubah seperti dulu, rasa itu masih sama..
__ADS_1
Cela telah memberikan gaun itu pada pemilik nya, ia bergegas pulang dan kembali ke Bandung, namun ketika dia hendak menaiki mobil nya, ia melihat Raga yg masih berbincang di seberang jalan itu.. Sekilas Cela memperhatikan nya, dan kini ia larut dalam kenangan nya bersama laki-lAki itu.. "Aku merindukan mu Raga.. Ingin rasa nya aku memeluk mu, tapi aku tidak bisa" batin nya..
Sementara itu Raga dia di sibuk kan dengan pekerjaan nya, kini dia tengan berbincang dengan sekertaris nya mengenai kerja sama di hotel yg tidak jauh dari kantor nya, saat dia berjalan keluar dari hotel itu, dia sekilas melihat wanita dengan kaca mata hitam dan berambut panjang itu sedang memperhatikan nya dengan sebuah gaun yg di pegang nya
"Agh..." rintih nya, seseorang yg ada di seberang nya memperhatikan dia Cela menjadi sangat khawatir, "dia pasti melupakan makan siang nya," batin nya, namun Cela yg melihat itu tidak bisa berbuat apa-apa selain hanya bisa memperhAtikan nya dari kejauhan saja
__ADS_1
RagA melihat jam di tangan nya "Ah pantas saja, ini sudah lewat jam makan siang dan lagi -lAgi aku melupakan makan siang ku" bAtin nya tanpa fikir panjang ia langsung menuju mobil nya dan pergi dari tempat itu mencari sebuah restoran dan makan di sana
Raga dan juga Cela di satu tempat yg sama, tapi cela tidak mendatangi nya bahkaan Raga sendiri pun tidak menyadari wanita yg selalu ada di hati nya berada dekat di samping nya saat itu
Bersambunga
__ADS_1