DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bb 36: pertemuan yg tidak sengaja


__ADS_3

Raga bergegas masuk ke bandara, ia akan kembali ke Ausi, karena urusan nya di Indonesia sudah selesai, ia hanya menghadiri pernikahan Jiwa, dan sekarang ia harus kembali ke sana,


Raga berjalan santai, menyusuri bandara itu, Di depan nyaa terlihat Cela dan Dani yg baru saja keluar dari pesawat yg mereka naiki.. Cela nampak sibuk mencari sesuatu di tas nya.. "tidak aada, seperti nya tertinggal..!" ucap nya sendiri..


Dani hanya melirik nya, "apa yg tertinggal..? kau itu mencari apa..?" tanya nya, "Jam tangan ku..!! ish kau si, terburu-buru, karena mu, jam tangan ku tertinggal di hotel..!!" jawab nya kesal,


Dani terdiam... "Jam buluk itu, sudah lah, nanti aku belikan lagi yg baru, kita harus bergegas, Ayah menunggu ku di rumah sakit,.. kau tidak mungkin kan kembali ke sana.." ucap nya, Wajah nya nampak sedih,.. "tapi itu pemberian Raga.. hanya itu yg aku punya.." jawab nyaa pelan.. ia menghentikan langkah nya..


Dani sudah jauh meninggal kan nya di depan. Cela terdiam menunduk.. menahan tangis nya, tiba-tiba saja, seseorang berdiri di depan nya, "Jangan menangis..!! kau masih secengeng dahulu.." ucap orang itu..

__ADS_1


Cela menengadah, iaa melihat asal suara itu.. Pria itu tersenyum.. "Apa kabaar..?" tanya nya, ingin rasa nya ia memeluk nya.. "Ragaa..!!!" ucap Cela terkejut.. Raga tersenyum.. ia menarik tangan nya..


Raga memeluk nya erat.. Cela hanya terdiam, untuk beberapa saat mereka berpelukaan.. Dani melihat nya, ia sama terkejut nya, melihat Cela yg di peluk oleh Raga.. "aku merindukan mu.." bisik Ragaa, Cela terkejut mendengar nya..


"GRACELA.." panggil Dani berteriak, ia tidak rela, melihat nya, Cela terhentak, terkejut, ia lupa, jika ia sedang bersama Dani,.. Cela dengan cepat melepas kan pelukan itu.. Raga menoleh ke belakang, mata nya beradu dengan mata Dani, Hati nya bergetar, ia tidak tahu, Dani itu siapa..


Cela segera menyusul Dani, ia berjalan menjauh.. Raga terdiam, perasaan nya bingung dan juga terkejut.. Raga meremas tiket yg dia pegang.. ia berlari, mengejar Cela ia mencari nya,


Ragaa berhasil mengejar Cela yg belum terlalu jauh, ia menarik tangan nya,.. Cela terkejut melihat nya, "ikut aku.." ucap nya, "Tapi aku harus..!!" Cela menghenti kan ucapan nya, Dani hanya melihat nya..

__ADS_1


"Tunggu Raga..!! lepas kan aku,.. aku tidak bisaa ikut dengan mu.!!" ucap nya, Raga menghentikan langkah nya, Cela melepas kan tangan nya, "aku tidak bisa pergi, aku tidak bisa ikut dengan mu..!!" ucap nya


ia menatap Dalam mata Raga,.. Cela berbalik dan meninggal kan nya, ia menyusul Dani.. tapi Dani sudah pergi dari bandara itu.. ia hanya mengirim pesan pada Cela.. "Selesai kaan dulu urusan mu, dengan dia,.. jangan kembali, jika belum selesaii.." tulis nya,


Cela menghela nafas panjang.. ia kembali ke sana, di mana Raga berada.. ia menatap nya.. Raga terduduk di lantai.. dan menundukan kepala nya.. entah kenapa kepala nya teras berat..


Cela berdiri di depan nya, ia menatap sedih pada nya, Cella berjongkok, dan menatap nya.. "Ayo bangun.. semua orang memperhatikan mu sekarang.." ucap nya.. Raga menatap nya, Cela membantu nya berdiri.. mereka pergi dari tempat itu..


bersambung

__ADS_1


__ADS_2