![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Raga terbangun dari tidur nya ke esokan pagi nya, ia terkejut saat mendapati dia tidur bukan dengan istri nya semalam.. ia mencoba mengingat apa
yg terjadi pada nya malam itu, namun dia tidak ingat apa-apa.. Raga hanya bisa menutupi
mata nya, tatkala melihat Stefany yg berada di samping nya dan bukan nya Gracela. “apa yg aku lakukan semalam..? tidak mungkin aku menyentuh wanita yg bukan istri ku..!!” batin nya, ia mencoba bangkit dari tempat nya dan pergi
dari kamar itu, namun tiba-tiba saja Stefany terbangun dari tidur nya dan melihat Raga yg sedang memakai pakaian nya “kau sudah bangun Raga..?” Tanya nya..
namun laki-laki itu tidak menjawab ia masih terlihat sangat bingung saat itu..
Stefany bangun dan menghampiri Raga di depan nya, ia memeluk punggung laki-laki itu.. “kau tidak ingat dengan apa yg kau lakukan dengan ku semalam..? kau akan pergi begitu saja, tanpa menjelas kan apa-apa pada ku..?” Tanya Stefany.. Raga berusaha menahan diri nya dan juga emosi nya, dia juga masih berusaha mengingat apa yg terjadii dengan mereka..
“Stef.. aku tidak bisa bicara dengan mu sekarang, aku butuh waktu untuk berfikir, jika terjaadi
sesuatu pada kita semALAM aku pasti
bertanggung jawab, tapi aku butuh waktu untuk mencerna semua ini.. aku akan pergi dan kembali ke kanada, dan aku minta pada mu untuk merahasia kan ini dari siapa pun.. sampai aku mengingat jelas yg aku lakukan dengan mu..” jawabnya.. Raga langsung saja keluar dari
kamar itu, dia segera membereskan barang nya dan pergi dari hotel itu, Raga baru saja melihat ponsel nya, sudah ada banyak panggilan tidak terjawab dari istri nya itu.. “ya tuhan apa yg aku lakukan.. bagaimana jika Cela tahu,.. dia
__ADS_1
pasti akan sangat terluka.. aku harus bagaimana..?” batin nya..
tanpa fikir panjang Raga segera mengirim pesan pada istri nya tersebut.. “Aku akan segera pulang
sayang, dua jam lagi aku sampai di rumah, tunggu ya aku akan segera pulang..” tulis nya, namun pesan itu tidak di balas oleh Gracela.. Raga terdiam .. dalam hati nya bertanya-tanya “apakah Cela marah pada nya, karena telepon nya
semalam tidak di jawab oleh nya.. atau ada hal lain yg membuat nya kesal padaku..?” batin nya Raga bergegas pergi ke bandara untuk mengejar pesawat menuju kanada pagi itu..
Sementara itu Gracela,
mencoba menahan air mata nya sendiri.. entah siapa yg mengirim kan foto-foto mesra Raga bersama Stefany pada nya itu, tapi Gracela tahu semua yg terjadi malam itu.. ada seseorang yg mengirim kan foto-foto itu pada nya, namun Cela
tidak mengenal nomor itu,.. nomor ponsel yg mengirimi nya foto-foto raga bersama Stefany..
nya Cela berulang kali mmenghubungi nomor telepon itu, tapi tidak ada yg mengangkat nya, sudah semalaman ia mencoba menghubungi nomor itu dan juga menghubungi Raga, untuk memastikan jika foto itu tidak lah benar, tapi Raga malah tudak menjawab telepon nya, yg membuat Cela yakin Raga tengan melakukan hal lain bersama Stefany malam itu..
Flash back
Malam itu Raga sangat menikmati tubuh Stefany, mereka beradu padu menyatukan hasrat terlarang itu, Setelah selesai melakukan nya Stefany memfoto seluruh nya dari tubuh mereka berdua, dan mengirim kan foto-foto itu paza seseorang...
__ADS_1
Sementara Gracela malam itu dia sibuk mengurus diri nya sendiri, sejak kepergian Raga siang itu dia tidak bergenti muntah-muntah, sehingga membuat nya lemas dan terpaksa harus pergi ke sebuah klinik yg tidak jauh dari rumah nya seorang diri
Pada Awalnya dia sama sekali tidak mencurigai Raga dan juga Stefany, namun tiba-tiba saja, ponsel nya berdering saat dia sedang menunggu hasil sesudah dia di periksa oleh seorang dokter yg ada di klinik itu..
beberapa foto terkirim ke ponsel nya, ia membuka foto-foto itu dan betapa terkejut nya dia saat melihat Raga yg tertidur dengan tidak memakai satu helai pakahan pun bersama Stefany di sebelah nya, ada juga foto dan juga vidio yg memperlihat kan Raga tengah melakukan hubungan suami istri bersama Stefany saat itu.
Bagaikan tersambar petir Gracela menangis saat melihat itu semua, dia pergi begitu saja meninggal klinik itu dan meninggal hasil tes yg tadi dia lakukan dokter di sana pun keheranan melihat Cela yg tiba-tiba saja berlari meninggal kan klinik itu tanpa melihat hasil tes nya..
Di tengah perjalanan pulang Cela berupaya untuk menghubungi Raga malam itu, namun laki-laki itu tidak menjawab nya, sudah berulang kali ia menghubungi nya, namun Raga tetap mengabaikan panggilan telepon dari nya itu.
Kaki gracela sudah tidak bisa menahan lagi berat tubuh nya, ia ambruk saat berada di depan rumah nya, beruntung Deren berada tidak jauh dari rumah itu, dia sengaja datang untuk mengantarjan Cela makanan malam itu, dan betapa terjejut nya dia saat melihat Gracela pingsan tepat di hadapan nya, ia segera berlari menghampiri dan langsung menolong nya...
"Bu... Bu cela..." ucap nya terkejut dia langsung menggendong nya dan membawa nya masuk ke dalam rumah itu... Deren terlihat sibuk menghubungi Raga, tapi Raga tidak juga mengangkat nta malam itu,. Hingga pagi menjelang, Raga masih belum juga bisa di hubungi... Deren sudah berulang kali mengirim kan pesan pada nya, tapi Hingga pagi itu datang raga masih belum membaca pesan itu... Deren terpaksa menginap di rumah itu untuk menjaga Gracela yg masih belum sadar kan diri nya pagi itu..
Flash back off..
Dua jam berlalu.. pesawat.Raga sudah mendarat di bandara internasional di kanada, dengan membawa mobil nya cepat ia segera pulang ke rumah nya, ketika di perjalanan pulang Daren masih berupaya untuk menghubungi Raga, dan kali ini Raga langsung mengangkat nya..
"Ya Tuhan pak Raga, syukur lah akhir nya bapak bisa di hubungi... Ibu Cela pingsan semalam dan sampai sekarang masih belum juga siuman...!!" ucap Deren... Raga terkejut mendengar nya... "Apa pingsan..!! Sekarang posisi kalian di mana?" tanya nya
__ADS_1
"Kami di rumah pak, saya sudah menjaga bu cela dari semalam di sini.. Apa saya harus membawa bu cela ke rumah sakit pak?" tanya nya... "Tidak... Tunggu saya di perjalan pulang sekarang, saya yg akan membawa nya ke rumah sakit sendiri, Deren tunggu aku sebentar lagi.." jawab nya, Raga mematikan ponsel nya, ia membawa mobil nya cepat..
Bersambung