DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bab 249: Bunda....


__ADS_3

Angin berhembus pelan ketika Raga dan Cela memasuki rumah sakit bersama - sama dengan bergandengan tangan, Raga tidak pernah memberi tahu pada Jiwa jika istri nya telah kembali, mereka menjalani hubungan suami istri dengan ketenangan tanpa ada urusan campur tangan keluarga, terutama Alis ibunda Raga..


Dengan menguatkan hati mereka berdua berjalan menuju ruang perawatan Alis, Raga berhenti melangkah ketika melihat beberapa dokter yg sedang mencoba untuk menolong bunda nya itu, selama ini Raga tidak pernah tahu penyakit apa yg di derita Alis..


Terlihat Jiwa yg memandang khawatir dari balik jendela yg langsung menghubungkan pada ruang perawatan itu.. Dengan hati yg gelisah, Raga menghampiri kakak laki -laki nya itu..


"Kak Jiwa... Apa yg terjadi pada Bunda..?" tanya nya bingung.. terlihat ada kelegaan di wajah jiwa, ketika melihat Raga yg akhir nya datang ke sana, dan juga terkejut karena melihat Cela yg kini berdiri di belakang Raga.. Cela mencoba untuk tetap tenang di saat kondisi seperti ini, diia juga tahu ada beribu pertanyaan untuk nya di benak Jiwa saat ini saat melihat diri nya..

__ADS_1


"Syukurlah Raga kau benar -benar datang ke sini.. Keadaan bunda tiba-tiba saja kritis setelah melakukan kemo terapi yg terakhir tadi.. Dan sekarang dokter sedang menangani nya" jawab Jiwa panik..


Raga terkejut mendengar nya.. "Kemo..? Kenapa bunda harus di kemo..? Sebenar nya bunda sakit apa? Kenapa tidak ada yg memberi tahu ku..?" tanya Raga mulai panik.. Cela menghampiri nya.. Ia mencoba untuk menenang kan Suami nya itu..


"Bunda terkena penyakit kanker payudara Raga dan sudah memasuki Stadium Akhir, kami semua sudah berusaha untuk menolong nya, aku pun baru mengetahui jika bunda sakit beberapa bulan yg lalu, dan dia terus meminta ku untuk membawa mu ke sini, dia sangat ingin bertemu dengan mu Raga.." jelas Jiwa..


Raga terduduk di kursi tunggu yg ada di sana, dia tidak percaya dengan semua nya,. Cela menghampiri dan Langsung memeluk nya, "Temui bunda, dan minta maaf lah pada nya, kau juga harus bisa memaafkan kesalahan Bunda..." ucap nya.. Raga hanya melirik nya, ia beranjak dan mulai masuk ke ruang perawatan Alis di sana.

__ADS_1


Raga memandang lemah pada perempuan yg kini ada di depan nya,, tidak bisa di pungkiri jika perasaan Raga juga hancur ketika melihat wanita yg melahirkan nya itu terbaring tidak berdaya..


Ia meraih tangan wanita paru baya itu.. Mencium nya dan menangis di sana... "Bunda... Maafkan aku karena aku datang terlambat... Maafkan Aku bun..! Maaf kan semua kesalahan ku selama ini... Aku mungkin belum menjadi anak yg berbakti pada mu bun..! Tolong bertahan lah, dan maafkan semua yg aku lakukan pada mu, maafkan ke keras kepalaan ku selama ini" ucap nya lirih..


Raga menangis di samping bunda nya itu.. Tiba-tiba saja suara nyaring terdengar dari alat pacu jantung yg terpasang di tubuh Alis.,. TIIIIIIIIIIIIttttttt,.. Suara nyaring dan juga keras membuat semua orang yg mendengar nya teriris hati nya, Raga kehilangan wanita yg melahir kan nya, Alis meninggal dunia tepat sesaat Raga datang dan meminta maaf pada nya...


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2