![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Tiga hari berlalu Cela kini berjalan sendiri ke rumah sakit untuk memeriksa keadaan nya, Raga tidak bisa mengantar nya karena dia harus meeting bersama klien di perusahaan nya, Raga juga sedang mempersiap kan keberangkatan mereka ke Kanada...
Cela kini sedang menunggu di ruangan dokter nya, ia harus memeriksakan kondisi nya dan juga bekas luka nya, Setelah menunggu lama akhir nya dokter itu datang dan Mulai memeriksa Cela..
"Jadi bagaimana Dok keadaan ku..? Apa aku sudah sembuh total..? Aku dan suami ku berniat terbang ke kanada apa tidak apa jika kami melakukan perjalanan Jauh..?!" tanya nya..
__ADS_1
Dokter wanita itu terlihat berfikir... "seharus untuk kondisi ibu cela yg seperti ini belum di anjurkan untuk pergi terlalu jauh.. Apalagi jika harus ke luar negri... Karena luka dalam yg ibu derita belum sembuh total, hanya luka luar nya saja yg terlihat sembuh tapi luka dalam akibat tikaman itu belum sepenuh nya pulih.. Seharus nya pak Raga memberi tahu keadaan ibu seluruh nya pada ** cela, tapi saya Rasa bu cela belum mengetahui nya.. saya sebagai dokter bu cela, sebenar nyA belum boleh mengizin kan ibu untuk pergi.. Tapi jika memang harus pergi, maka ibu harus bisa menjaga kondisi ibu dan langsung cek up sesampai nya di sana" jawab nya..
Cela terdiam.. "Jadi sebenar nya apa yg terjadi pada ku? Terjadi sesuatu kan pada ku? Tolong dok beri tahu aku, aku tahu suami ku menyembunyikan nya dari ku.. Tolong dokter saja yg beri tahu aku, agar aku bisa menjaga kondisi ku nanti nya" tanya Cela penasaran...
Terjadi percakapan yg sangat panjang di antara dokter dan pasien nya itu. Setelah satu jam berlalu.. Cela keluar dari ruangan itu dengan perasaan yg campur aduk semua rasa di hati nya beradu menjadi satu.. Ia berjalan gontai sembari memegangi tembok di sebelah nya, ingin rasa nya ia tidak percaya , tapi ini kenyataan nya..
__ADS_1
Cela berdiri di ujung pintu loby rumah sakit itu dia menunggu kedatangan suami nya yg akan menjemput nya.. "Aku akan pura-pura tidak tahu saja, jika Raga menyembunyi kan nya untuk menjaga ku, aku lebih pura-pura tidak tahu tentang kondisi ku.." batin nya.
Cela menghapus air mata nya saat dia melihat kedatangan mobil sport warna biru itu menepi.. Raga jeluar dari dalam nya.. "Maaf sayang aku tidak bisa mengantar mu .. Bagaimana Dokter berkata apa?!" tanya nya..
Cela tersenyum.. "kondisi ku sudah baik-baik saja kok.. Tidak apa jika kita akan ke kanada, tapi sesampai nya di saba kita harus langsung cek up di sana" jawab nya..
__ADS_1
Raga tersenyum.. "Baiklah kalau begitu.. Dua hari lagi kita bisa pergi.. Dan sesampai nya di sana kita bisa langsung memeriksa kan kondisi mu.. Tapi sebelum kita pergi bisa kah kita berpamitan dulu pada bunda?" tanya Raga.. Cela hanya mengangguk perlahan...
Bersambung