![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Cela membantu Raga untuk duduk.. ia melupakan segala nya.. Raga tersenyum.. "Aku senang, karena ada kau di sini.. saat aku seperti ini, aku terbiasa sendiri... tidak ada yg tahu kondisi ku..'' ucap nya, Cela mengernyit..
''Kan ada kak Jiwa, ada bunda juga.. mana mungkin mereka tidak tahu..'' jawab Cela.. Raga menunduk.. "Mereka memang tidak tau.. aku tidak pernah memberitahu mereka.. Beberapa waktu lalu bunda terlalu sibuk mengurusi Kak Jiwa yg sakit, aku tidak pernah memberi tahu nya, karena bunda pasti akan repot mengurus kami..'' jawab nya
''Ketika Kak Jiwa sembuh, aku semakin sering merasakan sakit, dan sering seperti ini, tapi aku menyembunyikan nya,dan lebih memilih menghindar dari mereka.. Cela, sebenar nya kita selama ini telah di bodohi oleh Jiwa.. entah apa alasan nya, dia berbuat seperti itu, entah untuk mendapat perhatian mu, entah bunda..." ucap Raga..
"maksud mu..? kita di bodohi.. bagaimana ..?'' jawab Cela...
"Jiwa tidak pernah sakit, dokter salah mendiagnosa penyakit nya, dan itu alasan Jiwa selalu menekan ku, untuk menjauhi mu.. karena dia memiliki perasaan pada mu.. dia. meminta ku, untuk berjanji untuk tidak pernah mendekati mu.. dan bodoh nya aku, aku percaya dengan itu..'' jelas Raga ..
__ADS_1
"Ya memang Jiwa melakukan pengobatan, tapi itu untuk sebuah benjolan yg ada di leher nya, itu tidak berpengaruh pada ingatan atau nyawa nya.." ucap Raga.. Cela terlihat berfikir..
"Tega nya kak Jiwa melakukan itu.. hanya untuk memisahkan kau dan aku.. dan tidak memberi kita kesempatan.. dan kau memaafkan dia? dengan segala perbuatan nya?'' tanya Cela... ia membantu Raga membersihkan darah pada hidung nya
"Kepala mu masih sakit..? apa kita perlu ke dokter ..?.' tanya Cela... Raga menggeleng, "Tidak perlu, aku tidak apa-apa.. aku sudah terbiasa, sebentar lagi sakit nya juga hilang'' jawab nya..
Cela masih terlihat khawatir..
Raga tersenyum .. "Aku..!! aku melihat diri ku, aku melihat hati mu..!!aku masih menemukan diri ku di mata mu..'' jawab nya, Cela menunduk.. "Apa guna nya? jika kau tahu hati ku, kau tidak seharus nya melakukan itu??'' jawab nya
__ADS_1
Raga menyentuh Dagu Cela, mereka kini saling menatap.. Raga tersenyum.. Cup... dia mencium Bibir Cela.. Cela terpaku melihat Raga melakukan itu.. "Ra-ga.. itu... itu...'' ucap nya gugup.
Raga terdiam.. ia heran melihat respon Cela, Raga memeluk nya.. "kenapa..? maaf jika aku lancang, tapi aku sudah lama menahan nya... aku menahan hasrat ku selama ini..'' ucap nya.. Cela memegangi bibir nya.. "Tapi itu yg pertama, kau yg pertama...'' jawab nya Malu..
Raga tersenyum .. "Aku tahu, aku ingin menjadi yg pertama, yg pertama mencintai mu, yg pertama mencintai ku, yg pertama mencium mu.. yg pertama menggegam tangan mu.. aku ingin jadi yg pertama, dan tidak ada yg terakhir.." ucap Raga..
"Apa kau mau memulai nya? memulai kembali yg tertunda, memulai kembali apa yg kita pendam.. memulai kembali cinta yg seharus nya mekar...'' ucap Raga... "Aku tidak akan pernah meninggal kan mu lagi.. aku akan berada di samping mu'' ucap nya lagi, Raga menatap Dalam Cela..
Cela terdiam.. Ia belum menjawab semua pertanyaan Raga...
__ADS_1
bersambung