![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Raga menatap Cela yg kini duduk di hadapan nya, kini mereka berad di kafetaria dekat dengan Bandara di sana, Cela hanya terdiam,. ia melihat jam yg di gunakan Raga.. "bukan nya itu milik kak Jiwa,.? aku yg memberikan nya..!!" ucap nya
Raga menoleh dan meliht ny, "Jiwa memberikan nya pada ku, kata nya aku lebih membutuh kan nya,..!!" jawab nya, Cela terdiam, ia bingung mau bicara apa.. Jantung nya berdegup kencang, masih sama seperti dulu, saat dia beradaa di dekat Raga..
Raga tersenyum.. "apa kabar mu..? kenapa tidak menemui ku, waktu itu,.? kenapaa kau hanya menitip kan ini..?" taany Raga.. menunduk.. Cela terdiam.. "Aku memang tidak berniat bertemu dengan mu, atau kak Jiwa,.. aku datang karena aku ingin memberikan jam itu saja" jawab nya
"Tapi aku menunggu mu..!! aku menunggu kau datang.. aku berharap bisa bertemu dengan mu, terlalu banyak yg ingin ku kata kan pada mu.." jawab Raga.. Cela menghembus kan nafas kasar..
__ADS_1
"Iya sudah, sekarang kita sudah bertemu, katakan saja apa yg ingin kau katakan pada ku, aku akan mendengar nya, akan aku jawab semua pertanyaan mu..!! tapi setelah itu, aku harap kita tidak bertemu lagi.." ucap Cela purau, ia menahan perasaan nya..
Raga terdiam.. "Kau membenci ku..? apa kau sudah melupakan aku..? kenapa kau tidak mau menemui kami kemarin..? kau sengaja menghindari ku..? dan... siapa laki-laki tadi yg bersama mu..?" tanya Raga ragu..
Cela mengusap air di wajah nya.. ia mulai menata perasaan nya.. "Raga, ku rasa semua pertanyaan mu itu, bukanlah urusan mu, tapi aku akan menjawab nya.. pertama Aku tidak membenci mu, aku hanya menghidari perasaan ku, aku,. aku tidak mu membebani mu lagi, aku sudah berjanji pada diri ku sendiri, aku tidak akan menemui kalian lagi, jadi aku sengaaja menghilang, dan menghindari kalian berdua..." ucap nya
"Dan Dani..!! dia..!! dia itu bos ku.. aku bekerja dengan nyaa.. sudah puas..? aku bisa pergi sekarang.. ?" tanya nya, Raga terdiam mendengar jawaban Cela, ada sedikit kelegaan di wajah nya..
__ADS_1
Cela berdiri ia hendak meninggal kan Raga.. Raga mengegam tangan nya,. "Jangan pergi lagi....!! tetaaplah di sini.. aku tidak memiliki hubungan apa pun dengan Sasa, hubungan kami sudah lama berakhir, dan Sasa pun akan menikah sebentar lagi.. bisa kah kau di sini..!! jangan lari lagi dari ku..!!" ucap nya
Cela terdiam.. "Kau hanya bisa membuat ku bingung, aku tidk akan lagi tertipu dengan sikap mu, yg seolah-olah kau jug memiliki perasaan yg sama dengan ku, kita sudah dewasa kita bukan anak SMA lagii Raga.. kau tidak bisa mempermin kan aku lagi.. aku masih ingat dengan ucapan mu dulu, kita kau dan aku, tidak bisa bersama.. kau tidak pernah merasakan apa yg aku rasa selama ini, Aku mencintai mu selama bertahun-tahun, dan kini aku sadar, Cinta ku pada mu hanya sepihak.. kau dulu dengaan jelas mengatakan kau tidak pernah mencintai ku, kau menolak ku.. kini semua keputusan ada di tangan ku, aku sudah melepas semua nya.. perasaan ku pada mu.." ucap Cela
ia berusaha agaar tidak menangis.. Ia meninggaal kan Raga yg terpaku mendengar semua yg Cela jawab.. "kau telat Raga.. semua nya sudah berakhir.. hati ku, bukan permainan yg seenak nya kau mainkan.." ucaap Cela
bersambung
__ADS_1