![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Raga kembali ke kamar perawat Cela ia tidak menghirau kan lagi sasa yg masih berada di atas atap rumah sakit itu... Raga membuka pintu kamar itu wajah nya terlihat lelah karena tadi mengejar sasa..
Ceklek.. Ia membuka pintu itu,, dia terkejut saat melihat Alis yg sudah berada di dalam kamar itu.. "Bunda..!! sedang apa bunda di sini..?!" tanya nya heran... Alis hanya tersenyum.. "Bunda membawa kan mu makanan.. Kau pasti belum makan kan..? Ya ampun Raga kau kurus sekali.. Sini makan dulu.. Kau tidak boleh sakit juga kan, kau harus kuat menunggui istri mu yg sedang terbaring sakit di sini.. Jika nanti istri mu sadar kau harus sehat, tidak mungkin nanti gantian kau yg sakit...!!" ucap nya...
Raga terkejut mendengar ucapa. Bunda nya tersebut... "Apa bunda masih belum menerima pernikahan kami..? Apa bunda masih menginginkan aku menikah dengan orang lain..? Bun aku tidak akan meninggal kan Cela.. Tidak akan pernah.. Tolong restui kami... Tolong bun Aku sangat mencintai nya, aku tidak bisa bila dia tidak ada di sisi ku..!!" ucap Raga... Alis hanya terdiam..
"Bunda akan mencoba menerima nya, bunda akan mencoba merestui kalia .. Kau dan Gracela harus bahagia.. Maafkan bunda karena sikap egois bunda, semua itu bunda lakukan demi kebaikan mu.. Tapi kini bunda sadar, Apa yg menurut bunda baik belum tentu baik untuk mu...!! Maafkan bunda nak... Kau sudah menderita selama ini... Jagalah istri mu dan berbahagia lah bunda berdoa untuk kebahagian kalian berdua" ucap nya.. Raga memeluk alis..
__ADS_1
"terima kasih bun... Terima kasih karena telah merestui kami.. Sayang kau dengar bunda sudah merestui kita, cepatlah sadar Sayang.." ucap Raga ia langsung menghampiri Gracela..
Tiba-tiba saja Ke dua mata gadis itu terbuka perlahan dia menatap sekeliling nya.. Raga terkejut melihat nya.. "Ya tuhan terima kasih.. Sayang kau mengenali aku...!! Cela...!!" ucap Raga senang alis tersenyum melihat Cela telah sadar...
"Cepat panggil dokter Raga..." ucap nya Raga bergegas memanggil dokter yg ada di sana, Cela hanya menatap kosong pada alis kesadaran nya masih belum stabil,.
"Tikaman nya memang mengenai organ vital nya kita akan meninjau lebih dalam lagi jika dalam seminggu ini keadaan nya semakin baik maka pasien di bolehkan untuk pulang" ucap para Dokter yg baru memeriksa Cela...
__ADS_1
Alis tersenyum melihat Cela... "Selamat datang lagi menantu ku... Kau harus segera pulih.. Kami semua menunggu mu..." bisik nya... Alis menghampiri Raga.. "Bunda pulang dulu.. Mungkin besok bunda ke sini lagi bersama jakak mu.. Jiwa pasti senang bila mengetahui istri mu sudah siuman.." ucap nya...
Raga hanya mengangguk ia mengantar kan alis ke luar ruangan itu... "Sudah masuk sana temani istri mu, jangan membiarkan nya sendirian..." ucap nya Raga tersenyum ia memeluk bunda nya "Terima kasih bunda" ucap nya...
Raga kembali ke dalam ia langsung menggegam erat tangan istri nya itu.. "Terima kasih sayang karena sudah bertahan dan tidak meninggalkAn aku.. aku mencintai mu.. Bertahan laah, Dokter bilang jika kondisi mu membaik kau bisa pulang dalam minggu ini.." ucap nya, namun Cela hanya terdiam.. Ia masih sangat lemah...
bersambung
__ADS_1