![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Sasa memandangi Raga dan Cela dari kejauhan.. ia masih memakai gaun pengantin nya... "Apa ini.. Tante Alis menyuruh ku untuk.menikah dengan nya hari ini tapi Raga malah datang dengan cela dan malah nereka yg menikah... Dari dulu gracela memang selalu merebut apa yg seharus nya milik ku.. Aku selalu kalah dari nya.. Aku sudah malu sekarang di hadapan banyak orang kalian berdua mempermalukan aku.. Apa lagi kau raga,.. Kau tidak bisa menerima ku.. Aku menunggu mu selama ini dan saat tante alis menyuruh dan meminta ku untuk menjadi pengantin mu aku berfikir penantian ku tidak sia-sia dan ini kesempatan ku untuk memiliki mu tapi apa..! Gadis itu selalu menghalangi ku... Lagi-lagi dia yg merebut mu dari ku.. Apa kurang ku Raga... Kita bahkan bahagia sebelum kau bertemu lagi dengan Gracela.. Namun setelah kehadiran nya kau lebih memilih nya dari pada aku.. Kehadiran ku tidak pernah berarti di hidup mu Raga.. Aku sudah terlanjur ada di sini Aku anan menebus rasa malu ini pada kalian .. kalian tidak bisa hudup bahagia..." batin nya..
Sasa perlahan mendekati Cela dari belakang, ketika Raga dan cela sibuk berbicara pada jiwa.. Ia mengambil satu buah pisau kecil yg berada di meja tidak jauh dari tempat nya..
__ADS_1
Sasa perlahan mendekat.. SREEET.... SRETT.... SREET.... Ia menusuk pinggang Cela. Wajah gracela terkejut merasakan sakit di punggung nya namun ia coba bertahan dia tidak ingin memperlihat kan nya pada Raga... "Jika aku tidak bisa memiliki Raga kau juga tidak bisa.. Selamat tinggal cela, kali ini kau tidak akan selamat dari kematian lagi.. Aku sudah menusuk organ vital mu.." bisik Sasa ... Ia lalu pergi meninggal kan cela yg masih berusaha untuk menahan rasa sakit nya..
Ia memandangi Raga, "Aku mencintai mu... Aku sungguh mencintai mu aku ingin selama nya bersama mu.. Tapi Raga..." ucapan nya terhenti nala darah terus mengucur dari punggung dan pinggang nya.. wajah nya berubah pucat..
__ADS_1
Raga terkejut "Kau kenapa? kau kenapa Cel..?!" ucap nya Cela masih berusaha untuk tersenyum.. "Maaf kan aku..." ucap Cela ia terjatuh di. Samping Raga... Raga dan jiwa terkejut melihat nya, Raga langsung memegangi punggung nya berniat menggendong nya,. Namun betapa terkejut nya dia saat melihat Darah yg membasahi tangan nya...
Fikiraan Raga sudah tjdak bisa di kendalikan lagi.. Ia terus menarik nafas panjang berusaha untuk menepis semua fikiran buruk nya. . "Maaf kan Aku, aku tidak bisa menjafa mu.. Maaf kan aku..!!" ucap nya berulang..
__ADS_1
Jiwa memandang iba pada adik nya itu "kenapa selalu begini tuhan.. Tolong selamatkan Cela da. Biarkan mereka bahagia..." batin nya... "Kau syami nya, kau harus tenang.. Gracelaa pasti bertahan aku ajan mencari pelakunya hingga tertangkap... Kau juga varus kuat Raga demi istri mu..." ucap Jiwa
Bersambung
__ADS_1