DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bab 253: Itu Cela...!


__ADS_3

Setelah berjam -jam menunggu akhir nya satu buah taksi berhenti tepat di depan apartemen itu, Dani memperhatikan siapa yg turun dari taksi itu. dia terkejut saat melihat seseorang yg turun dari mobil itu..


Gracela datang seorang diri, dia pulang lebih dulu, karena Raga tidak ikut bersama nya, ia tiba-tiba saja ada urusan mendadak di kantor nya , sehingga ia terpaksa pergi ke sana, padahal Raga masih sangat berduka..


Cela turun dari taksi itu, ia segera masuk ke dalam apartemen itu, tanpa melihat apa pun di sekeliling nya, padahal Dani kini sedang memperhatikan dia dari kejauhan...


"Itu Cela.. Benar dia masih hidup..! Syukurlah Cel, syukurlah kau hidup.. Aku tidak bisa membayang kan bila kau sungguh meninggal saat itu.. Rasa bersalah ini akan semaki. Besar seandai nya itu terjadi, aku juga senang kau telah kembali pada Raga.. Aku akan berusaha melindungi mu.. Aku takut jika ibu ku menyakiti mu lagi.." batin Dani..

__ADS_1


Tidak terasa air mata nya keluar sendiri, ada sebuah kelegaan di perasaan nya, Dani memberani kan diri nya, ia turun dari mobil nya dan mengikuti Cela dari belakang nya..


langkah Cela terhenti saat ia menyadari ada seseorang yg mendekati nya, perasaan nya menjadi tidak karuan, Cela berbalik untuk melihat nya.. Namun ia tidak melihat siapa pun di sana...


"Mungkin hanya perasaan ku saja" batin nya, ia melanjutkan langkah nya yg tidak terlalu jauh dari unit apartemen nya, namun saat dia hendak masuk ke dalam..


Semua ingatan yg ingin dia lupakan kembali terbersit di kepala nya.. Cela mencoba untuk mengontrol diri nya.. "Dan...iii..!" ucap nya lirih ada satu ketakutan yg terbersit di mata gadis itu, Gracela mundur beberapa langkah ia menjauhi Dani..

__ADS_1


Dani sadar perubahan sikap Cela itu, ia mengerti dengan semua nya wajar saja jika Cela kini takut pada nya, karena semua perbuatan nya menghancur kan kehidupan gadis itu..


"Un... Tuk apa kau ke sini..?" tanya nya dengan suara bergetar.. Menahan rasa takut nya dan juga tangisan nya.. Dani menghela nafas kasar, "Aku hanya ingin melihat mu, namun jika kau tidak nyaman, aku akan pergi" ucap nya..


Cela hanya diam.. Ia tidak menyangka, jika Dani berani mendekati nya di saat Raga tidak ada bersama nya, "Aku sadar perbuatan ku tidak mudah untuk di lupakan, dan wajar kau kini membenci ku, tapi Cel aku lega kau ada di sini.. Aku lega kau masih hidup.. kau mungkin tidak tahu Apa-apa.. Aku aku bersyukur aku bisa bertemu lagi dengan mu.. Jaga diri mu baik - baik Cela, aku akan pergi..." ucap Dani.. Ia benar -benar pergi dari tempat itu tampa menunggu Cela menjawab nya..


Cela melihat kepergian Dani.. Perasaan nya hancur seketika saat bertemu dengan nya, ia jadi mengingat semua yg di lakukan oleh Dani dulu pada nya, dan juga dia jadi mengingat mendiang putri nya, yg menurut nya Dani tidak mengetahui nya sampai sekarang.. Air mata nya meleleh keluar, "Kenapa kau membuka lagi ingatan yg sudah aku kubur bersama jasad putri mu Dani... Seharus nya kau tidak pernah menghampiri ku seperti ini.." batin nya, ia menyeka airmata nya

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2