![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Ke'eokan pagi nya, Jiwa terbngun, dari tidur nya, setelah pergulatan panjang mereka tadi malam.. ia menatap sendu istrinya yg masih tertidur pulas. ia tersenyum, melihat wajah cantik Erina, "setiap pagi, aku akan melihat pemandangan indah seperti ini.." batin nya
Ia bangkit dari tempat tidur nya, menghampiri jendela besar yg ada di depan nya,.. ia teringat pada Cela.. "Gracela tidak datang kemarin.." batin nya, Jiwa menghembus kan nafas kasar..
"Seandai nya, aku dulu lebih mengalah pada Raga, mungkin sekarang, Raga dan Cela sudah bersama.. Raga sudah berusaha untuk menepati janji nya, hingga saat ini, dia tidak pernah mendekati Cela, Aku yg egois, aku tidak pernah memikirkan perasan mereka..!!" batin nyaa,
Jiwa melangkah pergi ke toilet, tidak sengaja ia menyenggol tote bag hitam,, yg di berikan penjaga tamu sore itu,.. tote bag itu terjatuh, membuat isi nya ikut terjtuh berantakan.. Jiwa memungut nya dan membereskan nya..
ia melihat sebuah kotak, jiwa membuka nya perlahan.. "Hadiah dari siapa ini...? sepertinya aku pernah mengenal barang ini.." batin nya, Jiwa membuka kotak itu, kotak yg berisi sebuah jam tangan,
"Jam ini,.. sama persis seperti jam tangan ku dulu.. yg Cela rusak.. aku ingat dia dulu sempat membawa nya untuk di perbaiki, dia menangis saat itu.." batin Jiwa.. ia tertwa mengenang masa kecil nya
__ADS_1
Jiwa membalikan jam itu.. "ini persis sama,.. jika dulu punya ku, di balik nya akan ada inisial nama ku.. JK.." batin nya.. Jiwa tertegun melihat nya.. "JK.. ini memang jam tangan ku.." ucap nya sendiri..
Jiwa melihat kembali isi kotak itu,. ia menemukan kartu ucapan di sana.. "Selamat Kak Jiwa.. maaf aku tidk bisa bertemu dengan mu, aku sudah memperbaiki jam tangan mu, yg dulu ku rusak, janji ku sudah aku tepati, aku sudh mengembali kan jam itu,, aku berdoa semoga Kak jiwa bahagia selalu.. GRACELA.." tulis nya di kartu itu
Jiwa membaca nya.. "Dia datang.. tetapi dia tidak menemui ku, atau Raga, dia hanya menitip kan ini.." ucap nya sendiri.. Jiwa terdiam.. wajah ny berubah menjadi sedih.. "kenapa kau tidak menemui kami dulu Cela.." batin nya..
Jiwa menyimpan Jam itu, ia segera bersiap ingin segera memberi tahu Raga.. ia bergegas ke toilet.. untuk membersih kan tubuh nya..
Jiwa keluar dari dalam toilet, ia telah selesai mandi, ia melihat istri nya yg tersenyum sendiri, Jiwa menghampiri nya, dann memeluk nya dari belakang.. "Selamat pagi sayang.." ucp nya, Erina bergelayut manja..
"pagi juga sayang.. apa tidur mu nyenyak..?" tanya nya, Jiwa mengangguk.. "sangat nyenyak.. berkat dirimu.." jawab nya, Jiwa mencium mesra bibir erina.. "Ayo bersiap, kita akan sarapan hari ini, setelah itu, kita pergi jalan-jalan.." ucap Jiwa..
__ADS_1
Erina tersenyum, ia mengangguk lalu meninggal kan jiwa untuk mandi.. Jiwa menatap kotak jam itu, "aku akan memberikan nya pada Raga.. mungkin dengan ini, sedikit bisa mengurangi rsa rindu nya pada Cela.." batin nya..
Jiwa membungkus kembli kotak itu, "aku akan langsung memberikan nya, mudahh-mudahan Raga masih ada di sini.." ucap nya sendiri..
Jiwa keuar dari kamar nya, ia mencari Raga.. ke kamar nya.. bellum juga ia sampai, mereka sudah bertemu di lobi hotel itu.. "Gaa.." panggil Jiwa, Raga menoleh.. ia sendiri sedang sarapan di lobi hotel itu, Jiwa langsung menghampiri nya.
"Ada apa kak..?" tany nya setelah jiwa ada di meja nya.. "Cela.. di kemari, kemarin, dia menitip kn ini untuk ku..!! tapi ku rasa, kau lebih membutuhkan itu.." ucap nya, Jiwa memberikan jam tangan itu..
"itu dari Cela.. ia menitip kan pada seseorang kemarin.." ucap Jiwa.. Raga terdiam..ia mengambil kotak itu dari jiwa.. llu membuka nya..
bersambung
__ADS_1