![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Jiwa menatap lekat pada Cela.. ia menarik nafas panjang.. "aku tidak menemukan cinta di mata mu, aku tidak melihat diriku ada di sana.. jangan paksakan diri mu, jika aku tidak pernah ada di hidup mu, jika aku tidak pernah menyentuh hati mu, jaangn di paksa untuk menerima ku, aku tahu, kau menerima ku, karena kau kasihan pada ku, bukan karena cinta di sana, di hti mu, di mata mu, hanya ada Adik ku, aku mengerti sekarang, betapa tersiksa nya, jatuh cinta pada orang yg salah.. aku slh telah mencintai mu, aku salah telah berharap pada mu,.. jika kau ingin pergi, pergi saja.. seperrti, kau mmeninggal kan aku malam itu, jangan menoleh ke belakang, jika kau menoleh, kau bukan hanya menyiksa ku, tapi juga diri mu sendiri,.. aku tidk mau hidup dengan anita yg masih memiliki cinta di masa lalu nya, terlebih itu adik ku sendiri.. Cela pergi lah, jangaan pedulikan aku.." ucap Jiwa..
Cela menunduk, ia menggigit bibir nya, menahan tangis, Cela bangkit dri kursi nya, ia menyimpan piring makanan itu di atas nakas.. ia berjaln mundur, "Aku minta maaf, mungkin lebih baik, ku yg pergi dari kehidupan kalian,,.. aku hanya bisa membut kalian bingung, dengan persaan kalian pada ku, aku tidak akan munccul lagi, di dean kak Jiwa dan juga Raga.. aku akn pergi meninggal kn semua nya, luka ku, dan kenangan ku bersama kalian berdua.." ucap nya..
Cela menunduk ia berjalan mundur, lalu pergi meninggal kan kamar itu.. ia berlari keluar.. Dei melihat heran pad nya... "Cel tunggu gue..!!" teriak nya mengejar.. Alis pun terpaku melihat kepergian Gracela yg mendadak..
__ADS_1
"Cel.. tunggu gue.. Cellaa.." teriak nya, Desi berhasil mengejar nya, dan menarik tangan nya.. "Tunggu gue..! lu kenapa sih..? apa yg terjadi di dalam.." tanya nya, nafas nya terengah-engah..
Cela memeluk saahabat nya itu,.. "Gue harus pergi, gue harus menghilsng, dari Jiwa dan Raga.. gue hany bikin mereka ingung dengan perasaan mereka ke gue.. gue aakan memulai hidup bru gue, gue akan coba lupain Raga.. dan Jiwa juga harus bia lupain gue.." ucap nya..
"Gue gak bisa buka hati gue untukk orang lain, gue udah coba tadi, tapi itu bukan cinta.. gue hanya kasihan sama Kak jiwa.. apa yg di katakan nya benar, jika gue paksakan perasaan gue untuk menerima nya, itu hanya akan menyiksa ku, dan dia..!! aku tidak bisa.." ucap Cela..
__ADS_1
"Cinta memang tidak bisa di paksakan.. gue tahu, perasaan lu, meski pun terasa sulit, untuk melupakan Raga, tapi gue yakin, lu bisa lupain dia.. dan gue juga berdoa, semoga kak jiwa juga bisa lupain perasaan nya ke lu.." ucap Desi..
"Sudah, lebih baik, sekarang kita pulang, lu harus tenangin diri lu.. gue ga mau sahabat gue sedih.. seperti ini.." ucap Desi.. Cela mengangguk.. mereka prgi dari rumah sakit itu..
"Aku tidak akan memiliki siapa pun atau di miliki siapa pun.. entah itu Raga, atau Jiwa.." batin nya, Mata nya menerawang..
__ADS_1
"Aku benar-benar, akan pergi meninggal kan kota ini, dan tidak akan pernah kembali lagi ke sini.." batin nya
bersambung