![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Cela berjalan seorang diri, ia tidak membawa ponsel nya.. sepanjang jalan itu dia menangis.. ia sudah kehabisan kata-kata untuk membujuk Raga agar dia mau melakukan pengobatan itu.. bukan hanya Raga yg putus asa, tapi Cela juga.. selama ini dia berusaha untuk menyembunyikan ketakutan nya.. menyembunyikan kegundahan nya, ia sudah tidak tahu lagi, apa yg di lakukan, agar kekasih nya itu mau melakukan penobatan nya..
ia terus berjalan tidak tentu arah dan tujuan.. Ccela ingin berlari sejauh mungkin, dia ingin menghindari rasa sakit nya, tapi semakin dia mengingat Raga yg berusaha menahan apa yg dia rasa kan semakin hancur perasan nya.. Cela terus menangis mengingat nya.. "kau tidak pernah mencintai ku..? kau rela menyiksa diri mu sendiri, dan kau juga tega memperlihat kan nya pada ku.. jika kau mencintai ku, kau tidak akan semudah itu menyerah.. aku hanya ingin kau sembuh.. walau pun kesempatan itu kecil, tapi jika kita berusaha, Tuhan mungkin akan mendengar doa-doa kita. Tuhan mungkin akan menyembuhkan mu.." batin nya, semakin dia memikirkan itu, semakin sakit hatinya.. Cela menatap langit yg gelap malam itu.. "aku tidak tahu lagi harus berbuat apa pada mu Raga.." ucap nya sendiri..
__ADS_1
Raga terlihat menghubungi Cela beberapa kali, tanpa dia tahu, jika Cela tidak membawa ponsel nya.. ia nampak khawatir pada gadis itu.. ia melihat jam di dinding nya, sudah pukul 12.30 malam.. tapi Ccela tidak juga pulang ke sana.. "kemana kau Cela..? kenapa kau tidak mengangkat telepon mu..?" batin nya.. Raga membuka kamar Cela, ia melihat posel yg Cela simpan di atas meja rias nya.. "ya ampun Cela.. kau tidak membawa ponsel mu..!! kemana kau pergi Cel..?" batin nya.. Raga berlari keluar, ia hendak mencari Gracela..
Raga terlihat menghubungi seseorang, ia henak meminta bantuan orang itu, agar dia juga bisa ikut mencari Cela.. tidak lama kemudian sebuahh mobil datang menghampiri Raga malam itu.. ia membuka mobil itu.. "Ada apa..? kemana Ccela..? kenapa dia bisa pergi..? sudah menghubungi ponsel nya..?" tanya nya. Raga terdiam.. "Dani benar-benar khawatir pada Cela.." batin nya.
__ADS_1
Dani melihat Raga yg terlihat pucat.. "Raga.. kau harus menjalani pengobatan itu.. jika kau mencintai nya.. tapi jika kau tidak mencintai nya, lakukan sesuka mu.. kau yg akan menyesal nanti nya, Cela sangat mecintai mu.. dia sanggup menunggu mu bertahun-tahun.. untuk bisa memiliki mu.. apa kau tega meninggalkan nya..!! Raga semua penyakit ada obat nya, Cela hanya ingin kau sembuh.. itu saja.. keajaiban akan datang pada orang yg percaya akan ada nya tuhan.." ucap Dani,.. Raga hanya terdiam.. ia tidak menjawab nya..
Raga menatap Dani.. "tolong jaga Gracela, jika sesuatu terjadi pada ku, besok aku akan pergi menjalani pengobatan ku, tapi aku tidak mau jika Cela mendampingi aku.. aku tidak ingin melihat nya sedih, jika aku mati nanti.. tolong jaga dia untuk ku.." ucap nya.. Dani terdiam.. ia tidak menjawab nya..
__ADS_1
bersambung