![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Tiga bulan berlalu.. Gracela menatap sedih pada sebuah foto yg terpajang di ponsel nya, ia menitik kan air mata nya, sudah tiga bulan sejak Raga pergi, sejak saat itu, dia tidak bisa menghubungi nya sama sekali.. Raga menghilang, tanpa kabar, dan Cela tidak pernah tahu keadaan nya...
Dia merenung seorang diri.. "Apa yg aku nanti selama ini ..? kenapa dia pergi begitu saja.. meninggal kan aku di sini.. tanpa kabar.. aku bahkan tidak tahu tentang nya" batin nya.. ia tertidur di sofa malam itu.
Cela berdiri di sebuah rumah yg sangat besar dan mewah.. ia melihat sekeliling nya.. "aku di mana?" batin nya.. Cela berjalan melalui lorong yg ada di sana.. ia melihat indah nya rumah itu.. ia termenung melihat sekumpulan orang-orang yg mengerubuni satu ruangan di rumah itu..
Cela berjalan mendekati nya. ia melihat Jiwa yg diam terpaku di sana.. "kak Jiwa...!! ada apa..?!" tanya nya.. jiwa hanya menatap nya.. tanpa berkata apa-apa.. Cela terdiam melihat zenasah yg ada di depan nya.
__ADS_1
"Tidak.. tidak mungkin.. Raga...!! ini bukan Raga kan Kak.? aku pasti bermimpi.. ini bukan dia!!" ucap nya, Cela membuka penutup zenasah yg menutupi wajah nya, Cela menangis sejadi nya.. sat dia melihat itu benar-benar Raga kekasih nya..
"Ra..ga....!! tidak Raga.. bangun .. ku mohon Raga bangun.. Ragaaa..." isak tangis nya pecah.. "Tidak mungkin... tidak mungkin Raga... Raga...!!" ucap nya, ia terus memanggil nama nya... Cela terus memeluk kekasih nya itu.. dia tidak percaya dengan semua nya.. "Bangunlah Raga.. bukalah mata mu...!! aku mohon..!" ucap nya...
"Raaaagaaaa....!!!!" Cela menjerit memanggil nama nya.. ia terbangun dari mimpi nya.. ia terus menangis malam itu, dia takut mimpi itu menjadi sebuah firasat untuk nya... "Raga... cepatlah pulang...!! Ragaa..!!" panggil nya.. ia tidak bisa melanjutkan tidur nya.. perasaan nya menjadi tidak tenang karena mimpi itu..
Sejak kepergian Raga,untuk berobat, ia tidak sama sekali menghubungi Cela, entah apa yg terjadi pada nya, Cela juga tidak tahu tentang keadaannya Raga di sana.. ingin menyusul nya, tapi Gracela tidak tahu dimana Raga di rawat..
__ADS_1
"Raga apakah kau baik-baik saja. ? bagaimana keadaan mu.. aku harap kau cepat kembali ke sini..!!" ucap nya sendiri... dengan berat ia menarik nafas nya, seolah ada beban yg di rasakan sendiri..
ia berjalan hampa menyusuri apartemen Raga, sejak kepergian nya, Cela juga meninggalkan apartemen itu, dia lebih memilih mengontrak rumah yg dekat dengan apartemen itu..
"Raga... kenapa kau pergi tidak mengajak ku.. tega sekali.." ia bicara sendiri... Cela terus melalui nya.. Sebuah mobil di belakang nya berhenti di samping nya.. "hei... masih menunggu nya?!" tanya pria itu..
Cela berbalik dan menatap Dani... "Iya, aku masih menunggu nya!! tapi untuk apa kau di sini?!" tanya nya .. Dani tersenyum.. "aku datang untuk menjemput mu" jawab nya.. Cela mengernyit.. "Kau mau bawa aku kemana?!" tanya nya..
__ADS_1
Dani menggegam tangan nya.. "ayo ikut saja.. kau tidak akan menyesal bila ikut dengan ku!!" jawab nya.. Cela terpaksa mengikuti nya
bersambung