![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
"Tampan sekali..." ucap beberapa orang yg melihat nya.. di sana berdiri seorang pria, memakai jas putih, ia berdiri mentap diri nya di depan cermin.. wajah nya yg putih bersih, dan hidung nya yg mncung, menambah ke tampanan nya, siapa saja yg melihat nya pasti jatuh hati pada nya..
Pria itu tersenyum.. "Bagaimana..? aku cocok memakai yg mana? yg hitam atu yg putih..?" tanya nya, wanita yg ada di samping nya tersenyum.. "Kau bagus memkai yg putih.. itu lebih cocok untuk kulit mu..!!" jawab nya..
Pria itu terlihat berfikir.. "hmm baiklah, kalau begitu, yg htam ini, aku akan membelikan nya untuk adik ku..!! malam ini dia pulang dari Ausi." jawab nya.. Gadis itu tersenyum.. "Aku senng, Raga bisa menghadiri pernikahan kita.." ucap nya..
Jiwa tersenyum.. matanya menerawang.. "Mungkin dia masih salah phm padaku, aku terlalu banyak membuat nya kecewa.. karena ke egoisan ku dulu.. mudah-mudah, momen inii, bisa menyatukan kembli hubungn ku dan dia yg merenggang.." jawab nya,.
Gdis itu tersenyum.. "Aku, memng tidak tau, ada perrmasalahan apa antara kau daan dik mu, tpi aku berdoa, semog dengann ini, hubungan mu dan dia membaik.." jawab nya Jiwa tersenyum,,
__ADS_1
"Kau sudah menemukan Gadis itu..? apa kau bisa menghubungi nya..?" tanya nya.. Jiwa menggeleng "Aku tidak pernah lagi bertemu dengan nya, setelah pertemun terakhirr kita di rumh sakit itu, Gracela menghilang, bahkan teman-teman nya pun tidak ada yg tahu, dia pergi.. dia membuktikan ucapan nya, dia akan menghilang dari kami berdua.." jawab nya.. Wanita itu mengelus pundak Jiwa
Raga kembali menginjak kan kaki nya di Indonesia.. setelh tiga tahun berlalu.. ia berjalan santai, di loby bandara.. terlihat dri kejuhn Cela berlri memba tiket pesawat ia menyyusul Dani yg ada di depan nya..
"DAAANIIII TUNGGUU,,," teriak nya.. Raga berhenti, ia mencari asal suara itu.. "Mungkin gue berhayal.. gue terlalu merindukan dia.." batin nya, Raga kembali melanjut kan perjalanan nya..
Dani tertawa melihat Cela yg berlari.. ia berhenti dan menunggu Cela menyusul nya, Cela melewti Raga yg ada di sebrang nya.. "Daniii... kau mengerjai ku..? kurang ajar kau Dani.." ucaap Cel geram.. nafs nya tersenggal, ia kelelahan..
Dani tertawa melihat wajah cemberut Cela.. "makanya setiap pagi itu kau harus berolahraga.." ucap nya.. "Ayo pergi, kau harus ikut dengan ku, kita ada meeting di singapure, setelaah dari singapure, kau harus menrmni ku berlibur ke Amerika..!! setuju..?" ucap Dani..
__ADS_1
Belum sempat Cela menjawab ia sudah di gandeng Dani, dan membeli tiket, untuk mereka.. Cela hanya terdiam.. rasa nya ia lelah untuk berdebat dengan Dani..
Raga menaiki taksi yg sudah di peesan nya, "tidak mungkin itu Cela.. untuk apa di sini..? bukan kah dia besok dia dan kak jiwa akaan menikah..!!" batin nya, Raga memejam kan mata nya ada luka yg harus dia tutupi di hati nya, tanpa tahu kenyataan nya..
Raga membuka mata nya sesaat setelah supir taksi itu membagun kan nya. Raga perlahan masuk ke rumah itu,.. dan melihat sekeliling nya.. "tidak ada yg berubah, masih sama seperti saat aku tinggalkan.." batin nya
"Ragaa..." panggil Jiwa yg tiba-tiba saja ada di belakang nya,.. Raga menoleh, ia terkejut melihat wanita yg ada di samping Jiwa bukan lah Gracela...
bersambung
__ADS_1