![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Raga dan Dani menunggui Cela di rumah sakit. mereka bisa sedikit lega, karena luka nya tidak terlalu dalam.. Dani merasa bersalah pada Cela dan juga diri nya sendiri.. jika saja ia tidak memberi taahu Cela. mungkin ia tidak aka melakukan hal bodoh seperti ini.. Raga terdiam.. ia memandang gadis nya, ia sama teibak rkejut nya dengan Dani.. yg tidak pernah berfikir cela bisa mengambil tindakan senekat itu..
Dokter berkata, jika kondisi nya sudah baik-baik saja, untung saja mereka tidak telat membawa Cela ke rumah sakit.. "Dia itu tidak pernah bisa di tebak jalan fikiran nya.. aku tidak habis fikr.. bagaimana jika terjadi hal mengerikan itu..? dia tidak pernah memikir kan perasaan orang lain.." batin Dani ia menatap nanar pada cela yg masih terbaring lemah..
Cela membuka mata nya, ia melihat Raga dan Dani yg menunggu nya, Raga menatap nanar pada gadis itu, entah apa yg ada di fikiran nya.. Dani menghampiri nya, "Kau sudah bangun.. bagaimana keadaan mu?!" tanya nya khawatir..
__ADS_1
Cela menggeleng.. "Aku tidak apa-apa!!" jawab nya lemah dengan suara serak nya... Raga ikut menghampiri nya, kini dia berdiri di sebelah Dani... ia terlihat kesal dan juga sedih... "Apa kau fikir melakukan hal itu bisa menghentikan pertunangan itu? bagaimana bila kau mati? kau tidak memikirkan perasaan kami? kau tidak memikirkan bagaimana khawatir nya kami pada mu? kau gila .. aku tidak habis fikir dengan mu.. bisa- bisa nya kau melukai diri sendiri seperti itu?!" ucap Raga marah..
Dani mengerti yg di rasa kan Raga, ia juga sama seperti Raga, menunggu wanita nya sadar,. dengan perasaan harap-harap cemas.. tapi dia tidak bisa bicara apa-apa... "Aku tidak pernah tahu apa yg ada di fikiran mu.. aku tidak pernah tahu masalah mu... kau selalu membuat kejutan untuk ku..!! kenapa tidak memberi tahuku tentang ini...!! kita bisa mencari jalan keluar nya bersama, dan bukan jalan keluar seperti ini" ucap Raga kesal.. Dani menghampiri Raga..
"Sudahlah.. dia baru saja sadar.. kau sudah memarahi nya.. biarkan dia istirahat.. setelah itu, kalian bisa membicarakan ini lagi..." ucap Dani.. Raga terdiam.. ia kembali ke sofa, untuk meredam emosi nya.. Cela tahu apa yg Raga rasakan dan dia lebih memilih diam..
__ADS_1
"Aku pulang dulu.. aku harus membereskan ini semua.. Raga kau jaga Cela di sini.. mungkin nanti aku akan datang lagi.." ucap Dani.. Raga mengangguk.. "baiklah Dan.. hati-hati" jawab nya.. Dani mengangguk.. ia pergi meninggal kan Cela ..
Raga menatap tajam pada Gadis nya "Kau berhasil membuat jantung ku berdetak karena khawatir... kau fikir tindakan mu itu benar?" ucap Raga.. Cela terdiam.. "Maafkan aku.. aku tidak bisa berfikir jernih dan mengambil jalan itu" jawab nya Raga tidak menjawab..
"Tapi Aku dapat melihat nya.. Dani benar-benar tulus mencintai Cela.... jika sesuatu terjadi pada ku, aku bisa pergi dengan tenang.. Karena Dani benar-benar mencintai Cela..." batin nya...
__ADS_1
bersambung