![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Raga membawa Cela ke kamar nya, nia merebah kan nya di
sana.. Ia terkihat khawatir pada nya..
Gadis yg dia cintai kini terbaring tidak sadarkan diri di hadapan nya.. “Ada apa sebenar nya..? kau datang pada ku
dengan permasalahan mu sendiri.. dan sekarang, Aku malah menjadi beban mu..”
ucap nya.. ia menggegam tangan nya..
“Bukan nya aku tidak memberi tahu mu.. aku hanya menunggu waktu yg tepat untuk
mengatakan nya pada mu.. agar kau tidak terkejut seperti sekarang..” ucap nya
Raga terus berada di sissi Cela menunggu nya hingga ia Siuman..
Bebrapa saat kemudian Cela membuka mata nya.. ia melihat
Raga di samping nya.. Cela terdiam.. ia
mengingat yg terjadi.. Raga tersenyum. “kau sudah sadar..? ini minumlah dulu..!” ucap nya.. ia menyodorkan gelas berisi air pada nya..
Cela meminum nya, ia duduk di pinggir kasur itu.. ia menatap bola mata
Raga.. “Ada apa..? jujurlah pada ku Raga..!! apa yg ku dengar
itu benar..?” tanyaa Cela.
__ADS_1
Raga terdiam ia melihat wajah sendu gadis itu.. ia mengangguk perlahan. “semua yg kau dengar
itu benar..!! Aku menderita leukemia..!! penyakit yg sama seperti ayah ku
dulu.. Dokter bilang.. kanker itu sudah
memasuki stadium tiga.. dan mereka meminta ku, untuk segera kemo terapi..” ucap
nya.. Cela terdiam. Ia tidak bisa lagi
berkata-kata..
Air mata nya membasahi pipi nya.. ia memeluk Raga.. “Aku
mohon Raga.. lakukan Pengobatan itu.. demi aku.. demi kita.. kau
mau terjadi apa-apa pada mu..” ucap
nya.. Raga terdiam ia menatap bola mata gadis yg ia cintai itu..
“Aku belum mengambil keputusan.. sejjujur nya aku takut..
kemo terapi bukan pengobatan yg ringan.. dahulu ayah ku, melakukan nya, dan dia
tidak tertolong.. aku berfikir, utuk menikmati sisa hidup ku. Bersama mu..
hanya engan mu..!! aku tidak peduli jika akhir nya, aku harus mati karena
__ADS_1
penyakit ini..!! yg terpenting aku bersama mu..” jawab nya.,.
Cela terdiam.. ia menangis sejadi nya.. “Aku tidak mau mendengar
nya.. aku tidak mau kau mengatakan itu.. semua penyakit ada obat nya. Kau tidak
boleh putus asa.. aku di sini.. aku akan mendampingi mu..!! aku yakin kau
sembuh.. kau pasti sembuh.. aku tidak mau mendengar nya lagi, apa dengan kau
pergi, nanti aku bisa bahagia..? tidak
Raga. Aku akan menyusul mu.. ke mana pun kau pergi..” ucap Gracela..
Emosinya memuncak.. ia tidak tahu lagi apa yg ada di fikiran nya sekarang. Pertunangan nya.. dan penyakit Raga.. dia lelah menghadapi ini
semua.. ia terus menangis.. Raga menghampiri nya.. ia memeluk nya. Mengelus
rambut nya.. “baiklah.. aku akan
melakukan pengobatan itu.. untuk mu.. dan demi kita..!! Aku akan berusaha dan berjuang untuk sembuh.. kau harus berjanji kau jangan menangis lagi.." ucap nya..
Cela memandang nnya.. "aku benar-benar tidak mau kehilangan mu.. aku bisa gila bila kau tidak ada..!! Raga berjanji lah.."jawab nya Raga mengangguk.. mereka saling berpeluka.. "Aku berjanji akan bertahan.. untuk mu.." ucap Raga.. Mata cela menerawang.. "Bagaimana dengan Dani..?! Aku akan mencoba bicara pada Ayah.. mungkin dia bisa bicara pada tuan Geral nanti.. aku tidak bisa bertunangan dengan Dani.. aku mencintai Raga.." Batin nya.. ia semakin erat memeluk Raga..
Raga menatap nya aneh.. "Ada apa..? apa terjadi sesuatu pada mu..?" tanya nya.. . Cela menggeleng.. "tidak ada.." jawab nya berbohong..
bersambung
__ADS_1