DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bab 209: aku telat


__ADS_3

Beberapa jam sebelum kedatangan Raga ke apartemen itu..


Stefany terus saja memuntah kan isi perut nya, ia juga tidak mengerti apa  yg terjadi pada nya beberapa hari ini.. ia


selalu saja muntah dan mual di pagi hari, bahkan sudah beberapa hari ini ia


tidak bisa mencerna seluruh  makanan nya,


karena dia terus memuntah kan nya Stefany terdiam. Ia melirik kalender yg


tertempel di dinding nya, ia terkejut, karena dia belum juga datang


bulan..  “apa ini..? sudah tanggal


segini,naku belum datang bulan juga..? aku telat..!! tidak mungkin kan jika aku


hamil..?” batin nya. Ia keluar dan menghampiri Dani yg tengah asik dengan


ponsel nya.. “Dani.. aku telat…!! Bagaimana ini..?” ucap nya panic. Dani


mengernyit kan Dahi nnya.. “telat bagaimana.? Memang nya kau mau kemana..?


bukan kah hari ini kita tidak ada rencana..?” Tanya  nya tidak mengerti.. Stefany melempar nya


dengan bantal kursi yg ada di sebelah nya.. “aku telat datang bulan Dani.!! Seharus

__ADS_1


nya aku sudah datang bulan minggu ini..!! tapi hingga hari ini aku belum juga


datang bulan. Apa jangan-jangan aku hamil..? aku hamil anak Raga..” ucap nya


tersenyum sumringah.. “dani cepat antar kan aku ke rumah sakit..! aku harus


memeriksa nya,. Aku ingin segera tahu reaksi Cela jika benar aku hamil anak


dari suami nya itu..” ucap nya.. Dani terdiam.. ia juga tidak percaya dengan


ucapan Stefany.. “jika benar dia hamil.. mungkin Cela akan pergi meninggal kan  Raga.. dan itu semakin mempermudah semua nya..”


batin Dani.. ia beranjak dari tempat nya dan mengambil kunci mobil nya, “ayo


dingin.. Stefany mengangguk pasti.. “iya lah Dan, aku Cuma melakukan nya hanya


dengan Raga, dan aku  sengaja tidak


memakai pengaman hari itu.1! setelah aku memasukan obat perangsang itu, aku dan


Raga benar-benar melakukan hubungan itu.. jadi aku yakin jika benar aku hamil..


anak ini  pasti anak Raga.. dan jika itu


benar, aku akan mudah untuk merebut hati keluarga nya bukan..? seperti yg kau

__ADS_1


bilang, ibu nya Raga tidak menyukai Cela, dan pasti sekarang amplop itu sudah


berada di sana, dan pasti ibu nya pun sudah melihat nya, aku yakin jika


sebentar lagi mereka akan hancur” jawab nya penuh kemenangan.. Dani hanya


terdiam.. “apa kan yg aku lakukan ini sudah benar..?” batin nya, ia mulai ragu


untuk melanjut kan rencana nya..  Stefany


bersiap untuk pergi memeriksa kan diri nya,.. satu jam sebelum Raga datang ke


sana, mereka pergi ke rumah sakit untuk memeriksa kan kondisi Stefany..  tidak butuh waktu yg lama hasil tes itu sudah


keluar, dan benar saja Stefany benar-benar hamil saat itu..  kemenangan terlihat dari wajah nya,.. dengan


senang ia keluar dari rumah sakit itu. Dani bingung harus berbuat apa.. ia


mungkin akan menghancurkan gadis itu untuk ke dua kali nya


"Aku sudah tidak sabar untuk melihat reaksi Gracela saat tahu aku hamil..!!" ucap nya Dani hanya terdiam ia tidak mengerti dengan apa yg ada di fikiran nya saat ini..


Sesaat ketika mereka kembali ke apartemen itu, mereka di kejutkan oleh kedatangan Raga di sana, dan langsung memukul wajah dani saat itu juga.. "Permainan baru saja di mulai Raga" ucap stefany sesaat setelah Raga meninggal kan apartemen itu


bersambung

__ADS_1


__ADS_2