DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bsb 38: Cela tunggu..!!


__ADS_3

Cela terdiam.. ia hanya memperhatikan Raga.. yg masih terpaku, mendengar jawaban nya.. "Kenapa.. kau menyesal..? aku begini, karena ucapan mu..!! aku menuruti keinginan mu,.. kau tidak ingat apa yg kau ucap kan dulu..? itu semua menyakiti ku,.. kau menyuruh ku untuk melupakan mu, kau menyuruh ku, untuk mencari seseorang yg akan membalas perasaan ku,!! kau mengatakan itu semua tanpa memikir kan bagaimana perasaan ku saat itu, kita bahkan belum pernah memulai nya, tapi kau sudah menjatuhkan ku berulang-ulang..!! kau bahkan yg lebih dulu pergi, kau selalu pergi menghindari ku, kau yg pergi, kau yg menjauh dari ku..!! Karena apa..? Jiwa..? karena jiwa yg sakit saat itu..? kau membodohi perasaan mu..? kau menipu diri mu sendiri? kita sudah jatuh cinta, kita sudah memiliki perasaan yg sama, sejak kita pertama kali bertemu, tapi kau tidak pernah mengakui itu.. kau selalu pergi tiba-tiba kau berulang kali meninggal kan ku.. dan kau juga kembali sesukamu, mengetuk lagi perasaan ku yg sudah ku kunci rapat untuk mu..!! sikap mu yg seperti ini yg membuat ku muaak. kau fikir perasaan ku, bisa kau permainkan terus..? kenapa kau tidak bisa tegas dengan diri mu sendiri.. aku lelah Raga.. aku tidak bisa lagi berharap.. aku tidak bisa.." ucap Cela.. ia berdiri dan hendak meninggalkan Raga di tempat itu.


"Cel tunggu.." ucap Raga masih menundukan kepala nya.. "Aku memang bersalah pada mu, aku yg meninggalkan mu lebih dulu, aku memang pengecut yg tidak bisa mengakui semua yg aku rasa kan selama ini, aku mengorban kan hati ku, untuk orang lain, tanpa memikir kan mu, aku memang bodoh, demi Jiwa aku memendam perasaan ku, iya kau benar, Demi Jiwa... aku berjanji pada nya, untuk menjauhi mu,.. Demi jiwa aku tidak pernah bisa memiliki mu.. au sudh menepti jnji ku selma ini, ku selalu pergi, menghindari mu, karena aku tidak mau menyaakiti Jiwa.. dan aku malah lebih menykiti mu, membuat kau bingung dengn kami.. kau yg kami seret dalm situasi ini.. aku mengerti kau berhak membenci ku, melupakan ku, aku yg salah selama ini.. baik lah, jik ku ingin pergi, pergilah.. aku tidak kan menhan mu lagi, aku menghargai keputusan mu, luka mu, kren ku, mungkin akan ada orng yg bisa membalut nya.. aku kan tetap menyimpan persaan ini, untuk mu.. dan menikmati kesendirian ku.. aku tidak akan menerim siapa pun di sini.. selain kau.." ucap Raga..

__ADS_1


Cela terdiam.. ia menahan tangis nya,. Cela sudah tidak bisa lagi berkata-kata.. ia menunduk sedih tidak bisa menatap dalam Raga.. Raga berdiri dan menyentuh bahu nya.. "tapi izin kan aku memeluk mu..!! jika kau ingin pergi aku ingin memeluk mu sekai saja.. kita mungkin tidak akan bertemu lagi.." ucap nya


Raga memeluk Cela, ia hanya terdiam.. entah kenpa kepalaa nya terasa berat, Raga berusaha menahan nya... "Jaga diri mu, jangan pernah menyakiti diri mu sendiri, crilah seseorang yg tidak seperti aku, keputusan mu benar, melupakan laki-laki seperti ku, akU Memang terlalu jahat pada mu.." ucap Raga..

__ADS_1


Tiba-'tiba saja Ada darah yg keluar dari hidung Raga, dia mimisan.. Cela terkejut, ia langsung mengambil tisyu dan menghapus darah nya, "Kau masih sering mimisan..? kau kenapa..? apa kepala mu sakit? aku tahu semua tentang mu.. Raga kau memeriksakan diri mu..'' ucap Cela khawatir..


Raga tersenyum.. "Tidak usah menghawatirkan aku.. aku tidak apa-apa..." ucap nya, tapi Cela tidak mempercayai nya...

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2