DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bab 133: kita sudahi saja.. [bag 1]


__ADS_3

Tiga hari berlalu.. Gracela masih belum menunjukan kesadaran nyaa.. Dia sudah melewati masa kritis nya, Tapi dokter blum bisa memasttikan keadaran gadis itu..


Sementara itu Raga hanya bisa mennggu nya sepanjang harI.. dia tidak mau meninggal kan gaadis itu sedetik pun.. Sehigga membuat Jiwa kembaali dari liburan nya, untuk mengurus peerusahaaan merekaa..


Raga termenung sendiri.. Ia menatap hampa pada gadis itu.. Sudah beberapa kali ia menghela nafas nya.. "jadi begini, rasa nya menunggu..!! Mungkin kau dulu juga seperti ini saat menjaaga dan menunggu ku membukaa mata..!! Aku kini mengerti rasa nya menunggu.. Rasa khawatir dan rasa takut kehilaangan beradu menjaadi satu..!! Aku takut Cela.. Aku takut kehilangan mu.. Aku taakut kau tidak ada di sisi ku.. Aku takut kau tidak bisa bertahan aku takut kau pergi meninggaal kn aku sendiri..!! Jikaa itu terjaadi, aku harus mencari mu ke mana..? Bertaahan lah, aku mohon jangan pergi.." uccap nya..


Raaga menggegam erat tangan gadis itu, tiba-tiba sajaa, jaari jemaari Gracela bergerak Raga melihat nya, ia terkejut sesaaat ketika melihat ke dua mata gaadis itu terbukaa..

__ADS_1


"Cel... Kau sadar.. Akhir nya..!! Tunggu aku, aku aakan memanggil kan dokter untuk mu..!!" ucap nya.. Raga segera meninggal kan kamar tu untuk mencari dokter di luar ruangan nya..


Beberapa saat kemudian para dokter itu dataang dan memeriksa keadaan Gracela.. "Syukur lah keadaan nya udah mulai membaaik, nonaa Gracela bertahaan dengaan sangaat baik, kini hnya perlu pemulihan untuk nyaa saja.. Walau pun ada rasa sedikit traumaa di otak nya, tapi itu tidak akan berpengaaruh terlALU sIGNIFIKAN.. kami akan terus memerikssa nya.." ucap dokter tersebut.. Raaga hanya mengangguk..


Raga tersenyum melihat gadis nya itu siuman, namun Gracela hanya terdiam.. Ia tidak bicara apa-Apaa.. "Sayang, kau harus cepat pulih dan keluar dari sini..!! Maaf kan aku karena aku tidak bisa menjaga mu.. Mulai sekaarang, aku tidak akan meninggal kan mu sendiri lagi.. Aku akan terus berada di sini bersama mu.." ucap nya..


Satu minggu berlalu, Cela msihterus diam.. Para dokter mengatakan jika Raga tidak bisa memaksa nyaa untuk bicara, cela mengalami trauma yg sulit untuk di lupakan, walau pun raga sendiri tidak tahhu apa penyebab nyaa..

__ADS_1


Hari ini dia sudah di izin kan pulang, CCela hanya menurut dan mengkuti Raga kemana dia membawa nya pergi.. "ita kembalike apartemen saja ya Cel.. Aku tidak akan pergi ke kantor aku akan terus di sini..!! Menjaga mu..!! Cel sampai kapan kau akan terus diam..? Sebenar nya apa yg terjadi pada mu..?" tanyaa Raga..


Namun gadis itu tetap diam.. Dia tidak menjawab semua pertanyaan Raga.. Graccela hanya terdiam dan menghabis kan waktu nya di dalam kamar.. Dia tidak bicccara, tidak bersuara, walau pun Raga terus bicara pada nya..


Malam itu Raga menatap nya, melihat gaadis itu tertidur, "sebenar nya apa yg terjadi pada mu.? Sehinggaa membuat mu seperti ini..? Aku merindukan suara mu senyyuman mu dan semua tentang mu..!!" ucap nyaa sendiri..


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2