![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Acara perpisahan sekolah Cela berjalan lancar, semua nampak senang dan sedih, mereka harus saling berpisah dengan semua teman satu sekolah itu, setelah tiga tahun menuntut ilmu bersama..
Cela menatap bintang di langit yg gelap.. "iya cinta pertama ku, berakhir di sini..!! semua nya sudah berakhir, tanpa ada yg memulai nya, aku harus melupakan nya,. untuk apa beharap jika dia tidak pernah membalas nya.." batin nya, dengan kasar Cela menelan Saliva nya, semua beban yg dia rasakan, ia tinggal kan di sekolah ini, semua tentang Raga.. dan perasaan nya, dia kubur bersama semua nya berakhir di sini..
"Celaa...!!" panggil seorang pria di belakang nya, ia membawa buket mawar putih, bunga yg Cela suka.. Cela segera menghapus air mata nya,.. ia menoleh ke asal suara itu..
"Kak Jiwa.." jawab nya,, tersenyum.. Walau pun Cela memaksa kan senyuman nya..
Jiwa memberikan Bunga itu pada Cela.. "selamat ya.. kau lulus dengan hasil terbaik.." ucap nya,, Cela mengangguk.. "terima kasih kak..!!" jawab nya, Cela mencium bunga itu.. ia kembali tersenyum..
__ADS_1
"Kakak datang ke sini untuk bertemu dengan ku..? atau mencari Raga..?" tanya nya.. Jiwa tersenyum.. "Tidak aku sengaja datang untuk mu.. raga baru saja terbang ke Ausi.. jadi kakaak juga yg mewakili nya.." jawab nya..
Cela terkejut mendengar nya.. "Ausi..? jadi Raga sudah pergi.." batin nya, tubuh nya terasa lemas, tapi ia mencoba menahan nya, "dia benar-benar pergi.. dan lagi-lagi dia meninggal kan aku.." batin nya
Cela menangis.. di depan Jiwa.. ia tidak bisa lagi menahan nya.. Jiwa mengerti perasaan Cela.. "Jangan menangis Cel.. kau menangisi siapa..? Raga....? dia sudah pergi.. dia tidak akan kembali..!!" ucap Jiwa..
"Ada aku..!! Cela sebenar nya..!! sebenar nya, aku menyukai mu.. aku sudah lama mencintai mu..! di banding Raga.. perasan ku pada mu, tulus.. tidak kah kau melihat nya,.? tidak kah kau merasakan nya..?" ucap Jiwa..
Cela menatap nya, dia melepas kan tangan Jiwa.. "Tidak... aku tidak bisa.. aku tidak pernah menyukai mu.. aku mencintai Raga.. Bukan kak jiwa.. aku tidak bisa.." jawab Cela.. ia menghempas kan tangan Jiwa..
__ADS_1
ia berlari, hendak meninggalkan Jiwa.. jiwa menatap nya.. "Aku sakit Cel..!! aku sakit parah..!! aku tidak tahu, sampai kapan aku bisa mengingat mu.. aku ingin bersama mu, selama sisa hidup ku.. aku ingin bersama mu, selama ingatan yg aku miliki tidakk menghilang, selagi aku masih bernafas, aku ingin ada di dekat mu.." teriak nya..
Cela terdiam. ia tidak percaya dengan yg di ucap kan Jiwa.. Cela menunduk sedih.. "Aku tidak bisa.. Aku tidak bisa kak jiwa.." jawab nya, Celaa menjatuh kan Bunga nya.
ia meninggalkan Jiwa di taman malam itu, "tidak semua nya bohong.. semua yg ku dengar itu bohong.." ucap nya sendiri.. Cela pergi dari tempat itu.. ia menangis dalam diam..
"Kak Jiwa bohong.. dia sehat, dia baik-baik saja.. aku tidak percaya pada nya.. ia haanya ingin aaku bersamaa nya, hanya ingin memisahkan aku dari Raga.. aku tidak percaya.." ucap nya sendiri..
bersambung
__ADS_1