![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
flash back on..
"Tdak.. tidak .. tidak lepas kan aku.. tidak jangan lakukan itu tuan.. tidaaak..." teriak seorang gadis yg menjerit jerit dan meronta meminta di bebas kan dari kungkungan tuan nya wanita itu tidak bisa melawan nya, tidak bisa melepas kan diri nya, ia hanya bisa pasrah saat tuan nya menjamah tubuh nya.. air mata nya tidak isa berhenti keluar.. dia terus menangis di sudut ranjang itu. tanpa sehelai benang pun yg menutupi tubuh nya.. ia menatap benci pada tuan nya itu..
sementara laki-laki yg tidak jauh dari usia nyaa itu tersenyum menyeringai, saat menikmati tubuh wanita itu.. "tuan itu sudah beristri dan memiliki anak.. dan aku juga sudah bersuami.. kenapa tuan tega pada ku.. aku bukan seperti wanita-wanita itu.. aku memiliki harga diri.. walau pun aku hanya seorang pembantu.." teriak nya.. namun laki-laki itu hanya tertawa ia tidak mendengar kan celotehan gadis itu..
__ADS_1
"kau itu hanya butuh uang kan..!! aku akaan memberi nya pada mu. aku akan memberi berapa pun yg kau mau..!! aku tahu di otak mu itu hanya uang.. uang dan uang..!!" ucap nya.. ia melempar kan segepok uang pada wanita itu.. melempar kan nysa pada wajah perempuan itu.. lalu perggi meningal kan kamar itu.. "ingat yah,.. kau tidak boleh memberi tahu siapa pun tentang malam ini.. kita sama-sama menikmati nya.. kau juga tidak terpaksa melakukan nya bbersama ku tadi.." ucap nya sebelum pergi.. Gadis itu hanya menangis..
Sementara itu laki-laki itu meninggal kan nya sendiri di kamar hotel itu.. dengan perasaan yg hancur dia beranjak dan memunguti pakaian nya, ia termangu melihat diri nya di depan ccermin,. "ya tuhan aku kotor.. aku hina, bagaimana aku menjelas kan nya pada mas kresna.. aku tidak bisa menghadapi nya.." ucap nya sendiri.. lagi-lagi air mata nya menetes dengan sendiri nya..
ia berjalan perlahan meninggal kan hotel itu dengan uang yg dia pegang penampilan nya berantakan.. ia tidak tahu arus kemana dia pergi.. di tepian jalan itu, dia melihat kresna yg terduduk sendirian seperti orang bingung. ia menghampiri nya dan berusaha untuk menutupi perasaan nya sendiri. ia tidak ingin jika suami nya itu mengetahui kejadian yg baru saja menimpa nya..
__ADS_1
bagai di sabar petir Andini terduduk lemas.. baru saja laki-laki itu menodai nya dan kini dia mendengar diaa membawa kabur uang perusahaanyg baru saja di rintis oleh suami nya.. Andini terdiam ia tidak bisa berkata-kata lagi. ia berlari dan menyusul Samy dan keluarga nya, tidak mungkin jika Samy dan juga istri nya begitu cepat pergi..
ia kini berada di depan rumah laki-laki yg menodai dan membawa kabur uang itu.. ketika dia menunggu laki-laki itu keluar dia melihst gracela kecil yg bermain sendirian di taman rumah itu.. anak itu nampak sudah berpakaian rapi.. tanpa fikir panjang Andini mendekati gadis kecil itu. menggendong nyaa dan membawa nya pergi.. ia hanya menulis surat untuk laki-laki itu.. "kembalikan uang kami. jika tidak anak mu yg akan aku celakai dan aku akan mengatakan semua yg anda lakukan pada ku tadi.." tulis nya.. sebelum dia pergi dari tempat itu dengan membawa Gracela..
laki -laki itu hanya tersenyum licik saat membaca surat itu.. "kau tidak akan mendapat kan apa yg kau mau.. tidak akan pernah.." ucap nya sendiri ia lalu merobek kertas itu.
__ADS_1
bersambung