DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bab 45: Gracela


__ADS_3

Dani kembali  ke hotel seorang diri.. ia begitu kecewa, melihat Cela lebih memilih Raga.. ia kembali ke kamar nya dengan sebotol Wine di tangan nya.. "begini kah rasa nya di campakan..? aku tidak memiliki hubungan dengan nya, tapi melihat nya pergi dengan yg lain, itu membuat ku terluka.. bukan nya itu bagus, Cela telah menemukan Cinta nya yg hilang..!! mungkin aku bisa bahagia melihat nya.. tapi aku tidak suka.. aku marah,.. dia tidak memilih ku.. dia lebih memilih si Raga.. dari pada aku.." ucap nya sendiri..


Dani meminum Wine yg di pegang nya.. "DIA MEREBUT HATI KU, TAPI KINI DIA YG MENUSUK KU DI SINI..!! aku terluka, dan dia tidak peduli.. dia pergi, meninggal kan aku.." ucap nya, tatapan nya terlihat kosong, Dani melewati Kresna, Kresna menatap aneh pada nya, ia tidak pernah melihat Dani mabuk seperti  ini.. ia menghampiri nya.


"pak Dani kenapa..? ayo saya bantu ke kamar.." ucap nya


Kresna membantu Dani berjalan dan menuntun nya ke kamar nya..

__ADS_1


Ia terlihat menghubungi Cela.. "Bukan nya tadi pak Dani pergi bersama Cela..? tapi kemana dia sekarang..?" kresna bertanya-tanya sendiri.. Sambungan telepon itu tidak ada yg mengangkat nya, Kresna tidak tahu, jika Cela tidak membawa ponsel nya, ia meninggalkan nya di kamar nya.. "kemana anak itu..?" ucap nya sendiri.. Kresna menghampiri Dani..


Ia membantu melepas ka pakaian Danui.. Sementara Dani terlihat mabuk.. "om kresna.. apa aku tidak pantas untuk gracela..? aku memiliki segala nya, tapi dia lebih memilih laki-laki itu.." ucap Dani meracau. Kresna terdiam.. ia terkejut dengan ucapan Dani.  "Jadi pak Dani seperti ini karena Gracela..!! apa yg dia lakukan pada nya, Dani seperti nya sangat terluka.." ucap nya


"Anda tidak kurang apa-apa pak Dani, lebih baik pak Dani istirahat saja... nanti biar saya yg bicara pada Gracela.." ucap Kresna.. ia nampak nya tahu, jika Dani memiliki perasaan untuk putri nya itu.. Kresna membiarkan Dani tidur malam itu, ia menunggu Cela pulang malam itu di lobi hotel tersebut..


Beberapa saat kemudian Cela datang, ia di antar oleh Raga.. Cela melihat mobil Dani sudah terparkir di bestment hotel itu, hati nya sedikit tenang, karena Dani sudah pulang lebih dulu. "Aku masuk dulu ya, nani aku lansung menghubungi mu.." ucap nya pada Raga.. Raga menganguk.. "baiklah, kau langsung beristirahat saja ya.." jawab nya, Cela mengangguk.. ia langsung masuk ke dalam..

__ADS_1


"pak Dani sudah pulang..? di mana dia sekarang..?" tanya nya,.. Cela bergegas ia masuk dan mencari Dani ke dalam kamarnya, Krresna tidak bertanya lebih jauh lagi, putri nya kini sudah dewasa, ia tidak bisa memarahi nya.. Cela membuka pintu kamar Dani, ia terkejut melihat Dani dalam keadaan mabuk


"Ayah, tidak tahu, masalah mu dengan nya, tapi cela jangan melibat kan perasaan pada pekerjaan.. kau harus profesional.. jika tidak ingin melihat pak Dani seperti ini lagi.." ucap Kresna kesal..


Cela menunduk lemah, ia merasa bersalah..


"maafkan aku ayah, aku tidak akan mengulangi nya.." jawab nya..

__ADS_1


Cela kembali ke kamar nya dan beristirahat..


bersambung..


__ADS_2